Queen/Istri Tuan Vampir Season 2

Queen/Istri Tuan Vampir Season 2
67


__ADS_3

Sesuai janji, Angel pulang tepat waktu untuk mengantarkan kepergian Lucas dan Noa ke kerajaan. Walaupun mungkin tempat itu hanya di huni oleh sisa anak keturunan para rakyat yang masih menetap di kota. Lucas tetap akan memimpin dan tidak ingin melakukan kesalahan untuk kedua kali.


Hutan larangan itu masih di jaga ketat oleh beberapa prajurit. Pelindung masih terpasang meski tidak sekuat dulu. Alex sengaja melemahkan pelindung agar para makhluk buruk bisa menerobos keluar.


Setelah memperbaiki pelindung. Mereka melesat menuju kerajaan namun kembali tertahan saat melihat rumah-rumah penduduk yang kembali berpenghuni.


"Bagaimana mungkin." Gumam Lucas turun bersama yang lain.


Apa yang di lihat sangatlah aneh tapi dia masih mengingat wajah-wajah rakyatnya.


"Saya datang ke kerajaan tapi tidak ada orang di sana." Ucap salah satu penduduk menatap ramah ke Lucas dan rombongannya.


"Selama ini kalian kemana?" Tanya Lucas terbata meski bibirnya terlihat tersungging.


"Kami di rumah."


"Berarti Patresia?" Elena bergegas pergi di ikuti oleh Lucas dan yang lain. Mereka melesat menuju rumah Patresia untuk memeriksa apa dia bisa kembali.


Terlihat Pedro duduk di kursi kayu yang terletak di depan rumah. Raut wajahnya terlihat cemas sebab dia tidak mendapati seseorang pun.


"Ayah.." Teriak Andra mendahului yang lain. Dia sangat senang melihat Ayahnya baik-baik saja. Terakhir kali Andra melihat Pedro ketika di bawa paksa oleh Alex.


"Andra." Pedro memeluk tubuhnya dengan kedua manik menatap Lucas dan yang lain." Mana Mamamu?" Sontak raut wajah Elena berubah kecewa saat menerima kenyataan jika Patresia tidak kembali. Pedro bahkan tidak sadar jika dirinyalah yang sudah memangsa tubuh Patresia.


"Terakhir kali aku ke sini. Tubuh Patresia sudah terkoyak tidak berbentuk. Ku fikir dia juga kembali seperti yang lain." Jawab Lucas menjelaskan. Tangis Pedro pecah saat mendengar berita buruk tersebut. Dia merasa tidak berguna karena tidak bisa melindungi Patresia." Bagaimana kamu bisa kembali? Andra melihatmu menjadi salah satu makhluk itu." Tanya Lucas penasaran.


"Kami terbangun di dalam ruang bawah tanah kerajaan yang sudah porak-poranda. Saya hanya mengingat kesadaran saya menghilang saat Baginda menyuntikan cairan pada tubuh saya." Pedro menjelaskannya dengan kepala tertunduk. Dia masih sangat menghormati Lucas sebagai putera mahkota.


"Aku melihat Ayah di kurung. Walaupun bentuk Ayah sangat mengerikan tapi aku masih bisa mengenali." Lucas menarik nafas panjang lalu menatap sekitar.


Dengan kembalinya penduduk. Aku bisa bersemangat untuk menjadi Raja..


"Sebaiknya kamu tinggal di kerajaan bersama Ibu Elena dan kedua anakmu." Pinta Lucas langsung di jawab dengan anggukan.


"Lalu bagaimana dengan Raja Alex. Dia tidak memperbolehkan siapapun tinggal di sana."


"Aku yang memimpin. Kau akan ku angkat menjadi panglima kerajaan. Bantu aku mengatur semuanya dari awal. Kau mau." Pedro tersenyum seraya mengangguk.

__ADS_1


"Suatu kehormatan bagi saya Tuan Lucas."


Walaupun kerusakan parah terjadi di kerajaan. Namun Lucas merasa begitu lega karena kini kerajaan kembali di bawah kendalinya.


🌹🌹🌹🌹


Alexa menoleh cepat saat Nathan melontarkan sebuah pertanyaan yang mengarah pada sosok Angel.


Sikap Nathan yang terasa dingin membuat Alexa menanggapi pertanyaan itu dengan senyuman simpul.


"Tiara? Bukankah Papa mengenalnya?" Terang saja Alexa merasa bingung sebab Nathan sudah pernah mengenal Angel sebelumnya.


"Kalau aku tahu, tidak mungkin aku bertanya." Jawab Nathan ketus.


"Oh Papa masih menginginkan dia?"


"Apa maksudmu dengan masih? Aku baru saja melihatnya pagi ini." Kening Alexa berkerut seraya menatap Nathan bingung.


Aneh sekali? Bukankah Papa pernah bilang padaku akan niatnya menjadikan Tiara sebagai pengganti ku? Apa Papa pelupa? Mustahil? Papa Nathan masih sangat muda. Tidak mungkin dia pelupa.


"Dia sangat cantik." Alexa tidak ingin ambil pusing dan langsung melontarkan tebakan.


"Itu karena Papa bosan padaku."


"Bagaimana tidak bosan jika kau terus saja menduakan ku!!" Alexa terdiam sesaat. Dia mengakui kecurangannya hanya demi membunuh rasa sepinya.


"Aku sudah minta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya. Tapi Papa memperlakukan ku sangat dingin." Nathan tersenyum tipis menatap fokus ke jalanan ramai di hadapannya." Ini terakhir kali aku bertanya. Apa Papa berniat mencari penggantiku atau memaafkan ku? Aku ingin kejelasan hubungan kita." Nathan terkekeh kecil seraya menoleh ke Alexa dan menatapnya rendah.


"Mana mungkin aku menikahi wanita yang masih berusaha mencari kesempurnaan. Kau ku pungut dari sampah dan ku berikan kehidupan layak. Tapi kau menjadi tidak tahu diri hanya karena aku sibuk!!! Bagaimana nantinya jika aku jatuh sakit!!! Mungkin saja kau akan membunuhku lalu mencari seseorang untuk menggantikan posisiku!!!"


Alexa tidak pernah berfikir sejauh itu. Namun dia membenarkan tebakan Nathan yang sebenarnya asal bicara.


"Aku tidak bisa jika begini terus." Niat berubah yang tidak sungguh-sungguh membuat hati Alexa gampang berbelok." Kalau Papa masih mencari pengganti ku, jangan larang aku untuk mencari pengganti juga." Imbuhnya tersenyum simpul.


"Aku sudah tidak perduli dengan hidupmu! Terserah saja jika kau ingin mencari pengganti ku!"


"Tiara memiliki kekasih bernama Daniel. Aku akan membantu Papa mendapatkan Tiara. Tapi, bantu aku lebih dulu. Aku harus bisa mengalahkan kecantikan Tiara agar Daniel bisa ku dapatkan." Nathan tersenyum simpul seraya mengangguk-angguk.

__ADS_1


"Lakukan perawatan terbaik. Akan ku tanggung biayanya."


"Itu tidak akan cukup. Aku sudah mencoba semua perawatan."


"Lalu bagaimana?"


"Aku ingin memakai susuk. Aku dengar ada orang berilmu di daerah K yang bisa membantu. Tapi biayanya sangat mahal." Nathan terkekeh nyaring. Dia tidak pernah percaya dengan hal seperti itu.


"Kau percaya dengan hal seperti itu?"


"Apa salahnya mencoba."


"Seharusnya ini lebih mudah. Aku bisa membunuh Daniel tanpa jejak." Alexa memasang wajah kesal.


"Aku menginginkan Daniel Pa. Anggap saja ini keinginan terakhirku. Setelah itu aku akan pergi selamanya dari hidupmu."


"Oke." Nathan mengulurkan tangannya yang langsung di sambut oleh Alexa." Kau dapatkan Daniel dan aku dapatkan Tiara." Keduanya tersenyum jahat menandakan niat busuk yang bersarang di hati masing-masing.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Hoiii para reader tercinta🥰


Izinkan aku untuk hiatus sejenak sambil menyiapkan alur cerita untuk Queen season 2..


Ceritanya akan ku pisahkan biar bacanya enak🙏


Kalau nanti aku sudah tentukan judulnya..


Aku akan umumkan atau untuk lebih mudahnya, kalian bisa follow akun aku..


Cerita itu akan berfokus pada Angel dan Daniel. Sementara peran antagonis nya Alexa dan Jonathan alias Nathan yang akan di kendalikan oleh Lucifer si iblis terkuat.


Terimakasih atas kerjasama dan dukungannya..


Mungkin ceritaku memang tidak sebagus para senior😁tapi paling tidak bisa menghibur kegabutan atau malah menimbulkan gabut😁


Sampai jumpa di ceritaku yang ke empat🥰❤️

__ADS_1


Love you all bye bye👋


__ADS_2