Ratu Tapi Selir

Ratu Tapi Selir
Bab 39 Kembali


__ADS_3

Enam tahun telah berlalu...


Di sebuah negara yang memiliki empat musim ada seorang wanita bersama ke dua anaknya yang sangat aktif..


"Kakak adik, ayo cepat turun sarapan, nanti kalian bisa telat loh ke sekolah" panggil Hana pada si kembar..


"Iya mom, kakak lagi mencari buku gambar yang harus di kumpul hari ini" jawab si kakak..


"Ok mom, adik segera turun" kata adik sambil membawa tas yang di seret olehnya..


"Ibu menunggu di meja makan ya" kata Hana lemah lembut..


Yuditha dan Yudhi kini telah berumur lima tahun dan telah bersekolah sedangkan Hana telah bekerja di salah satu butik milik ibu temannya..


Setelah memilih pergi dari kehidupan Yudha, Hana di bantu Sean sama sama membuka usaha kuliner dengan membuka restoran nasional dan internasional..


Memiliki beberapa cabang di benua Eropa, Hana dan Sean bekerja sama mengbangkan usaha mereka..


Siang hari di ruang kerja milik Sean yang berada di Restoran Utama datanglah Hana dengan kembar..


"Daddy, kenapa tidak menjemput kami di sekolah. Apakah pekerjaan uncle lebih utama dari pada kami berdua?" tanya Dit dengan mimik lucu membuat Sean menjadi gemas lalu memangku Dit serta mencium pipi kirinya..


"Yups daddy memang lebih memilih kerjaannya dari kita Kak" kata Dee dengan wajah cuek..


"Hey, youngman!, tolong jangan mengiring opini yang salah" balas Sean pada Dee yang menghasut Dit..


"So?" Dee berkata dengan cueknya..


"Oh God!. Ingat Dee kamu bukan kulkas" kata Sen yang tak habis pikir dengan gaya Dee, biar masih kecil Dee anak yang cuek bahkan tak suka berinteraksi dengan orang lain..


Dit dan Dee nama panggilan Sean buat si kembar anak anak Hana dan Yudha..


Sean dan Hana menjalani peran mereka masing masing..


Sean mengajarkan kembar memanggil dirinya daddy dan mommy kalo sedang berada di luar rumah..


Sedangkan pangggilan ibu tetap Hana gunakan buat dirinya sendiri karena anak anak lebih mau memanggil mommy dari pada ibu..


"Kerjakan PR kalian, bila sudah istirahat. Mommy dan daddy mw kerja dulu ya" titah Hana namun penuh kelemah lembutan..


Melihat itu membuncah perasaanya, berkeinginan memiliki ketiganya..


"Aku baru aja selesai vc bareng mereka bertiga di sana"..

__ADS_1


" Sampai sekarang Yudha dan keluarganya masih mencarimu dan sekarang mereka mencurigai keterlibatan keluargamu"..


"Bahkan tadi Yudha mengatakan kalo sampai memang keluargamu ikut andil dalam persembunyian kamu dan kembar, Yudha akan menghancurkan kerajaan bisnis keluarga kalian" jujur Sean tentang pembicaraan mereka..


"Yudha sekarang terkenal dengan pengusaha muda berhati batu"..


" Stella dan anaknya pun takut bila melihat Yudha, bahkan sekarang anaknya tidak dekat dengan dirinya"..


"Sampai sekarang papa dan mama Yudha masih tetap tidak menganggap Yudha anak mereka, bahkan perkawinan adik Yudha pun mereka bertiga tidak di undang"..


" Lebih parahnya Yudha tidak perduli walau pun sudah menjadi rahasia umum kalo hubungan Yudha dan keluarganya renggang"..


"Sekarang saja bisnis keluargamu yang mulai bergejolak" sambung Sean..


"Apa yang harus Hana lakukan?" Hana berpikir..


"Kenapa laki laki itu semakin gila, apakah tidak cukup Stella dan anak mereka?, kenapa harus ada Hana dan kembar?"..


" Hana takut bila kembar melihat ayah mereka yang sebenarnya dan memberikan penilaian buruk pada Yudha dan akhirnya tidak menganggap Yudha" balas Hana..


"Mungkin sudah saatnya Hana dan kembar kembali ke sana untuk menyelesaikan semua ini!" kata Hana..


Setelah memikirkan hampir seminggu akhirnya Hana memutuskan untuk pulang ke negara asalnya menyelesaikan semuanya dan kembali ke negara yang memberikannya kebahagiaan sekarang ini..


"Hai boy and girl, daddy comes" sapa Sean..


"Welcome daddy, we miss you" jawab kembar kompak..


"Wah, kalian membuat kue ternyata. Daddy penasaran dengan rasanya" ujar Sean sambil mengambil sepotong kue yang masih hangat lalu memakannya..


"Bagaimana rasanya dad?" tanya Dit penasaran..


"Bilang aja enak, gak usah pake drama"" suara Dee..


"Kenapa kau suka sekali merusak situasi sekitar" kata Sean dengan cemberut pura pura..


"Selera kita sama dad" tepat kata Dee..


"Apa kau yakin?" tanya Sean membalik keadaan Dee..


"Terserah lah" kata Dee acuh..


Pecahlah tawa Hana, Dit dan Sean melihat kekalahan Dee..

__ADS_1


"Eehhemm kids, ada yang ingin ibu beritahukan pada kalian. Tapi ibu mohon jangan marah bahkan membenci siapa pun setelah ibu menceritakan keadaan kita ya" kata Hana yang memutuskan menceritakan keadaan yang sebenarnya yang terjadi..


Anak anak dan Sean duduk di lantai sambil melihat Hana dengan serius..


"Tiga hari lagi kita berempat akan ke negara I untuk menemui keluarga besar ibu serta keluarga besar ayah, ada kakek nenek oma opa om tante serta sepupu kalian berdua"..


" Jadi selama ini kita tak sendiri mom dan kita masih punya keluarga?" tanya Dit kaget..


"Iya kita masih ada keluarga"..


" Ibu akan melanjutkan ceritanya tapi kalian jangan memotongnya yah" harap Hana..


Lalu Hana pun menceritakan kisah hidupnya yang sebenarnya tanpa menutupi dari anak anaknya, Hana berkata jujur supaya anak anaknya nanti siap bertemu dengan ayah mereka serta saudari tiri mereka..


Soal di terima mereka atau tidak itu bukan tanggung jawab Hana..


"Kenapa kita bukan anak kandung daddy mom?" tanya Dit merespon cerita Hana..


"Dee hanya mau daddy, bukan ayah atau siapa pun" ucap Dee dengan suara bergetar menahan tangis..


"Maafkan ibu, yang baru bisa mengatakan kebenaran pada kalian, maafkan ibu" kata Hana yang sudah menangis..


"Maafkan daddy juga yang tak jujur pada kalian, jangan marah pada daddy ya" sambung Sean..


Yang sudah memeluk Hana dan kembar yang sudah menangis setelah mengetahui kebenaran..


"Karena kakak dan adik sudah libur sekolah, bagaimana kalo kita ke negaranya mommy, karena mommy mau menyelesaikan segala urusannya di sana" ajak Sean..


"Kita akan kembali ke sini lagikan?" tanya Dee..


"Dit gak mau di sana apa lagi berlama lama" ujar Dit..


"Kita berempat pasti akan pulang ke sini lagi, kalian ikut ke sana biar menjadi penyemangat mommy" terang Sean..


"Ayo kita siapkan diri, tenaga serta pikiran.. Tak lupa kita senang senang, anggap lagi liburan" canda Sean mencairkan situasi yang sempat memanas..


Anak anak pun bersemangat ketika Sean mengatakan berlibur dan mereka pun melakukan persiapan selayaknya liburan sepeti yang di katakan daddy..


Tak ingin membuat kembar kepikiran akhirnya Hana pun melakukan hal yang sama seperti kembar..


"*Semoga kalian berpisah Na, aku telah jatuh ke jurang cintamu dan enggan untuk keluar jurang cintamu. Semoga bila kita kembali ke sana kamu tak berubah pikiran kembali pada Yudha.. Aku mencintai mu dan anak anakmu, kalo aku mengembalikan kalian pada Yudha, apalah artinya diriku"..


" Bang Yudha, Hana akan kembali dan mari akhiri pernikahan tanpa cinta ini biar kita tak lebih terluka*"..

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2