
Mata mereka semua membulat, termasuk Ibnu yang juga terkejut dengan ucapan Nana. Mata nya menelisik kebohongan atau akting gadis itu, namun tetap saja gadis itu tampak murni dan tak ada kebohongan sama sekali.
Tanpa sadar Ibnu melukis senyum kecil di bibir nya.
" Ma' maksud lo? " Tanya orang 2 sudah bergetar ketakutan saat melihat tatapan tajam dari gadis cantik itu.
" Cowok, yang kalian bilang cupu. Sok ganteng, penjilat, itu adalah P A C A R gw! Dan tentunya, kalau kalian berani usik dia, maka kalian juga mengusik gw.. " Ucap Nana menekan kata Pacar di dalam kalimat nya.
Senyum miring dan aura yang gadis itu berikan membuat mereka ber4 ketakutan seakan akan lupa bahwa mereka seorang laki laki dan Nana adalah perempuan.
Yang dimana tenaga perempuan pastinya akan kalah oleh tenaga pria. Terkecuali perempuan itu berlatih khusus dan lawan nya hanya pria biasa seperti mereka.
" Ng' nggak mungkin. Lo pasti bercanda kan? Dia gak ada menarik menarik nya sama sekali, bahkan bagaikan langit dan bumi apa bila di banding kan dengan Rizal. Kenapa lo dengan bodoh nya mau pacaran sama si cupu ini?? " ucap orang 1 masih tak percaya dengan kenyataan yang Nana ucapkan.
__ADS_1
" Lo siapa? Sampe lo harus atur atur hidup gw? Mau gw pacaran sama lintah darat kek, mau pacaran sama depkoleptor pun gak ada urusan nya sama kalian. Dan lagi, bagi gw.. Rizal gak sebanding dari Ibnu cowok gw " Ucap Nana tegas tanpa ragu sedikit pun.
Mata mereka langsung membulat dan kicep, kata kata Nana sungguh sangat tajam dan mampu membungkam mulut mereka semua.
Nana tersenyum miring, lalu melipat tangan nya di depan dada, " Gw beri pilihan sama kalian, mau tebaring babak belur di sini. Atau pergi tapi jangan pernah menampak kan wajah kalian lagi di hadapan gw. Atau kalian tau akibat nya.
Tiga dari mereka memilih untuk pergi, namun satu di antara mereka tampak sinis dan tersenyum miring seakan akan meremeh kan Nana.
Tiga teman nya tadi menatap tak percaya dengan satu teman nya itu.
Yang artinya teman nya itu akan di kucilkan oleh warga sekolah, hingga teman nya itu sendiri yang akan menyerah dan memilih pindah sekolah.
Nana menatap orang 4 dengan senyum remeh, tanpa ba bi bu Nana langsung baju, " Lo yang pilih ini " Ucap Nana dingin.
__ADS_1
Bugh!
Satu tinjuan sudah tepat mengarah ke pipi orang 4, tinjuan tak main main hingga darah mengalir di sudut bibir nya.
Karna tak terima, orang 4 itu mengajukan perlawanan, terjadi lah baku hantam di antara mereka berdua.
4 orang yang melihat itu hanya bisa terdiam cengo tak percaya, ternyata selama ini Nana Queen bullying bisa bela diri, bahkan sangat lincah dan tak terbaca.
Belum 1 menit, rekan mereka itu langsung tumbang dengan wajah babak belur, dan terbatuk batuk. Darah mengalir dari mulut nya.
Membuktikan setiap tinjuan gadis cantik itu tidak main main. Nana tersenyum miring, " Ini hanya awal, setelah ini gw saran kan lo pindah sekolah. Lo tau siapa gw, maaf gw gak semudah itu lo dapat kan, 30 menit dari sekarang lo akan di kucilkan di sekolah ini. Karna nama lo udah gw BLACKLIST! Lo tau kan apa maksud nya itu? " ucap Nana tajam dengan senyum penuh kemenangan.
Orang 4 langsung meneteskan air matanya sambil menahan sakit.
__ADS_1
Dengan cepat tiga teman nya membawa orang 4 untuk pergi dari sana. Berlama lama di sana sama saja mencari mati, sebab aura Nana saat ini masih tampak sangat menyeram kan.
•••