Strange School

Strange School
Ilustasi Tokoh (1)


__ADS_3

Sesuai perjanjian aku, ini diaaaaa ilustrasi tokohnya guuuuyyyysssss...



Airani Bestari


Saat ini aku berumur 17 tahun. Di umurku yang tergolong remaja ini, kepedihan yang telah menimpaku adalah kehilangan ibu. Ya, ibu bukan hanya seorang ibu rumah tangga, bukanlah seorang janda anak satu. Ibu juga bisa berperan sebagai temanku, teman yang menjadi tempat segala keluh kesahku.


Lanjut,


Aku sangat menyukai hal-hal yang berbau nature. Yaaa, walaupun sukanya yang nggak terlalu suka gitu sih. Suka ya, cuma suka aja, nggak tau kenapa.

__ADS_1


Dan, aku ini orangnya paling nggak bisa kalau disuruh diem. Sampai-sampai biar aku nggak diem terus, sering juga ngurusin masalah orang, ikut camput permasalahan mereka. Kayak, ikut bingung sendiri gitu sama masalah mereka padahal yang punya masalah itu santai santai aja. Itupun kalau aku sendiri nggak males ngurusin masalah orang. Kalau aku males ya beda lagi ceritanyaa.


Tapi kalian percaya nggak sih, dibalik rasa keikut campuranku itu, aku termasuk orang yang tertutup kalo sama orang baru?


Gimana ya jelasinnya?


Aku itu kalau ketemu orang baru cenderung diem, malu. Ngomong itu cuma ngomong seadanya. Cuma iya, oh.., nggak, dan kata-kata singkat lainnya. Bukan tipe orang yang ketemu orang baru itu langsung bisa diajak ngomong yang nyambung, yang asyik.


Tapi, semisal nih ya. Aku lagi naik kendaraan umum, aku yang tiba-tiba dieeeeeem aja yang bener bener diam nggak ngomong apa-apa, tapi tiba-tiba aja aku lihat ada orang yang sekiranya nggak beres, kayak mau ngelakuin hal yang "negatif" layaknya pelecehan seksual. Aku langsung nggak bisa tinggal diem!.


Aku itu bisa juga masuk ke orang yang pendiem, bisa juga masuk ke orang yang banyak omong.

__ADS_1


Gimana ya?


Kadang aku suka bingung sama diriku sendiri kenapa aku bisa kayak gitu.


Percaya nggak sih?


Mungkin nih yaaa, mungkin. Kalau sama orang yang sekiranya aku nyaman, aku lebih banyak tingkah, banyak kekonyolan, banyak ngomongnya sampai hal-hal yang nggak penting sekalipun aku ceritain ke orang yang sekira udah bikin aku nyaman. Kayak ibu, sahabat aku, temen-temen aku yang lainnya.


Tapi, kalau sekiranya aku nggak nyaman sama orang itu, aku lebih banyak diemnya. Ngomong juga seadanya. Paling ya kalau mereka cerita ya aku ikut cerita seadanya.


Tapi aku kurang yakin dengan penjelasan tentang diriku sendiri ini sih.

__ADS_1


Yaaa, kan bisa aja kan beda orang beda juga penilaiannya.


Kalau gitu, silahkan kalian nilai sendiri aja deh gimana sesosok Aira ini, hehehe


__ADS_2