
setelah bersiap siap mereka langsung menuju bandara.
di bandara.
" sayang " kata Rani memeluk Rama dan Rama membalas pelukan nya.
" kita jadi pergi kan " kata Rani.
" Tantu saja Ayuk kita langsung pergi saya udah dapat penginapan di sana " kata Rama.
" baik lah " kata Rani.
" sayang pokok nya aku mau ikut " kata Siska.
" tapi kk aku bilang ngak boleh " kata Adit.
" pokok nya mau ikut titik " kata Siska.
" aku ngak mau bikin kk marah " kata Adit.
" ada apa ini " kata Rama.
" gini kk Siska mau ikut kita ke desa tapi kk Rani ngak ijinin " kata Adit.
" kalok gitu Siska ikut ajalah asal ngak bebanin kita kerja saja " kata Rama.
" tapi yank " kata Rani
" ngak papa kok " kata Rama.
" yaudah kau boleh ikut " kata rani.
" terimakasih kk " kata Siska mau peluk Rani tapi Rani menghindar.
" saya ngak suka ya " kata Rani.
" maaf " kata Siska.
akhirnya mereka pergi ke desa yg di maksud perjalanan membutuhkan 4 jam untuk sampai di sana.
di lain sisi.
" halwa aku dapat ikan liat " kata Jamil.
" bagus " kata halwa.
namanya halwa hajar dia seorang yatim piatu sekarang ia duduk di bangku SMA kelas 2 melalu jalur beasiswa. halwa kehilangan ingatan nya ketika terjadi kecelakaan yg membuat seluruh keluarga meninggalkan. tapi yana masih mengingat nama orang tua nya beserta agamanya.
halwa orang nya sangat dingin tak mempunyai daya tarik terhadap lawan jenis nya halwa juga bisa di bilang kutu buku. sepulang sekolah ia bekerja mencuci baju di sungai untuk membiayai kebutuhan sekolah dan hidup nya sehari hari.
" yana liat deh dia anak nya pak kades ganteng kan " kata Siti menunjukkan Poto anak pak kades di hpnya.
__ADS_1
" biasa aja " kata halwa.
" halwa ngak doyan dia sama yg ganteng ganteng gini ti " kata ayu.
" mungkin " kata halwa.
" uden udah dapat belum ikan nya lama amat sih " kata ayu.
" baru 2 ekor mana cukup untuk kita ber6 " kata Udin.
" kita bakar ubi aja " kata kemal membawa ubi.
" wah besar kali ubi nya udah besar panjang lagi puas ini " kata Siti.
akhirnya mereka membakar ubi dan ikan yg di dapatkan dari hasil pancingan.
" oiya kalian tau ngak katanya kelinik yg ada di desa ini akan di renovasi menjadi rumah sakit. dan kelinik akan di pindahkan ke rumah pak kades sampai pembangunan selesai " kata kemal.
" bagus lah kalok gitu setidaknya kita ngak perlu jauh jauh kekota buat berobat " kata ayu.
" betul " kata halwa.
selesai makan kami berjalan menuju rumah masing masing.
" wis bagus kali ini mobil " kata Jamil.
" ialah mil bagus ini mobil " kata mereka melihat mobil nya.
" sombong sekali itu orang kena ajab Baru tau kau " kata siti.
kami berjalan menjauh tapi halwa menampar pipi Siska. membuat semua yg ada di sana terkejut.
" hei " kata Adit mendorong halwa sampai jatuh ketanah.
" halwa " kata mereka membantu halwa berdiri.
" yank sakit sekali " kata Siska drama.
" coba liat sini. aduh.. sampai merah begini " kata Adit melihat pipi Siska.
" halwa kau tak papa " kata mereka membersihkan baju halwa yg kotor akibat di dorong.
" hhmm aku tak papa " kata halwa.
siska menampar pipi halwa dengan sangat kuat hingga bibir halwa berdarah.
" HALWA" kata sahabat halwa panik dan langsung menolong halwa.
" ada apa ini " kata Rama.
" astaghfirullah dek bibir mu berdarah loh ayok ke mobil kk dulu biar kk obatin ya " kata Rani membantu halwa tapi halwa hanya diam.
__ADS_1
" Adit apa yg terjadi " kata Rama.
" dia menampar pipi Siska hingga sampai begini ya Adit ngak suka lah kk " kata Adit.
" tapi dia hanya anak anak Adit ngak seharus terlalu serius dan kau lagi Siska kau harus minta maaf sama dia " kata rama.
" ngak mau. dia yg harus minta maaf sama aku karna dia yg di Luan menampar ku " kata Siska.
" terserah kalian lah " kata Rama yg sudah tau sifat asli Siska.
" udah ngak papa kok. dia yg salah bukan Siska " kata Adit menghibur Siska.
" iya " kata siska.
Rani mengompres pipi halwa yg memerah akibat di tampar Siska.
" sakit tidak " kata rina.
" tidak " kata halwa dengan dingin.
" siapa namanya dek " kata Rina mencoba membaur kan dirinya kepada halwa untuk lebih dekat.
" halwa hajar " kata halwa.
" bagus baget namanya ya " kata Rina.
" kk hamil " kata halwa dengan dingin.
" eh kk ngak hamil dek " kata Rina.
" kk hamil " kata halwa lagi.
" yank kau hamil " kata Rama berharap.
" enggak ah aku ngak hamil " kata Rina bingung.
" terimakasih atas pengobatan nya " kata halwa meninggalkan mereka sumua yg ada di sana.
" halwa tunggu " kata mereka mengejar halwa.
" yank jujur sama aku kau hamil atau tidak " kata Rama.
" kayak nya ngak lah ram. soalnya ngak ada tanda tanda hamil tu.. " kata Rina bingung.
" aku harus singkirkan perempuan itu dan membuat hidupnya hancur kalok ngak dia bisa membahayakan posisi ku " batin Siska.
" ska kok kok bengong sih masih sakit kita pulang aja ke penginapan ya biar di obatin di sana " kata Adit khawatir.
" iya deh yank kita pulang aja ke penginapan " kata Siska membuat seolah olah dirinya sedang sakit.
¥¥¥¥¥¥¥
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya