
Diva tau apa yg sedang terjadi pada David dan diva membaca ayat ayat suci sambil memeluk David sedang Rafi lari dengan sangat kencang sambil mengambil pakaian nya ketika David sudah tersadar kembali David melihat kesekeliling.
" mana pria tadi " kata David pada diva yg sedang mengunakan kemeja David tanpa dalaman karna semuanya sudah robek.
" dia lari kak.. " tangis derai air mata Diva.
" kita pulang ke rumah sekarang, pakai ini sebagai rok mu kemeja itu terlalu pendek " kata David membuka kaos nya dan David telanjang dada tubuh David sangat kekar.
...di dalam mobil (~ ̄³ ̄)~...
" anu kk.. " kata diva di sela sela tangisan nya.
" rahasiakan ini semua dari semua orang " kata David tepat sasaran membuat Diva hanya menunduk dan kembali menangis " Diva.. papa mama pernah bilang kan jangan pacaran nanti ke bablasan dan sekarang terjadi kan Diva nggak pernah cerita ini sama sekali kan.. tau nggak diva masih belum menikah masih tanggungjawab ortu apa yg diva buat di akhirat pasti akan di balas " kata David sambil menangis dengan kondisi ini semua.
" diva bayangin bagaimana kalok papa dan mama tau papa pasti sangat sedih papa pasti berpikir kalok dia sudah gagal menjaga putrinya belum lagi kalok keluarga tau.. Diva taukan keluarga mama sangat ketat dalam urusan ini " kata David memberhentikan mobilnya karna sudah masuk kedalam kawasan rumah.
" maaf maaf diva.. diva salah.. " tangis Diva tidak bisa berfikir bagaimana nasip kedepannya " aku pasti akan di usir dari rumah karna sudah mempermalukan keluarga ku " batin diva yg menangis.
David keluar dari mobil dan kebetulan Devi ada di teras rumah sambil Menganti bunga di dalam vas bunga.
" Devi sini sebentar " panggil David dan Devi langsung menuju David.
" loh kk nangis, kk kenapa nangis ada masalah " kata Devi pada David
" tolong ambil baju diva sepasang saja sama Daleman nya ya bawa kan kemari, ada tamukan " kata David melihat ada mobil yg belum pernah iya lihat sebelumnya.
" eh Daleman untuk apa diva nya mana " kata Devi merasa aneh.
" ambil kan saja dulu cepat sedikit ya " kata David.
" baik lah " jawab Devi masuk kedalam rumah setelah 10 menit iapun keluar dari rumah
" masuk kedalam mobil dan tenangkan diva ya kk mau masuk dulu " kata David pada Devi.
" dalam keadaan telanjang dada ada tamu perempuan itu, ini Devi ambil di kamar kk tadi " kata Devi memberikan pada David dan David memakainya dan berjalan masuk kedalam rumah sedangkan Devi membuka pintu mobil melihat diva yg sudah menangis membuat Devi terkaget.
diva memeluk Devi dan menceritakan semua yg terjadi.
...di dalam rumah (Ó╭╮Ò )...
" assalamualaikum ma pa " kata David menyalami tangan halwa dan Adit.
" waalaikum salam " jawab mereka semua serentak David duduk di sofa di sebelah halwa.
" nah mbak ini anak pertama saya namanya David " kata Adit memperkenalkan David pada mereka berdua dan satu anak kecil yg berumur 3 tahun.
David sudah memakai penutup matanya jadi tidak akan ketahuan.
" saya Adam Al Kausar di samping kanan di saya kk saya nur dan ini anaknya lufi " kata Adam memperkenalkan nya
" nah bujangg jadi Adam ingin melamar Diva sebagai calon istrinya kelak gimana menurut David " kata Adit sudah kebiasaan memanggil David dengan sebutan bujang.
__ADS_1
" berapa umur, pekerjaan nya apa, sudah punya rumah pribadi, apakah pernah berpacaran, pendidikan sampai mana, pekerjaan tetap atau semacamnya, gajinya berapa, apa bisa menerima adek saya apa adanya " pertanyaan David mengalahkan pertanyaan yg halwa dan Adit belum lontarkan.
" umur saya 23, Alhamdulillah pekerjaan saya tetap saya seorang dosen di salah satu kampus cukup terkenal di sini saya belum memiliki rumah pribadi karna saya menempati rumah almarhum umi dan Abi saya bersama dengan kk saya saya belum pernah berpacaran pendidikan terakhir saya S1 di Kairo Alhamdulillah gaji saya lumayan insyaallah saya menerima apa adanya " jawab Adam dengan sangat santai.
" meski diva sudah tak suci dan tidak perawan lagi " pertanyaan David membuat semua orang terdiam.
" David apa maksud mu " tanya adit serius membuat seisi ruangan menjadi merinding sampai ke tulang.
" mas ini hanya pertanyaan, wajarkah saja lah diva kan anak terakhir " kata halwa memenangkan Adit yg sedikitnya emosi.
" saya mencari istri untuk menyempurnakan iman saya melengkapi hidup saya, mau perawan atau nggak mau gadis atau janda tidak masalah bagi saya yg penting akhlak nya mulia " kata Adam pada mereka semua tapi hp Adam berderai
" saya permisi dulu mau angkat telpon " kata Adam kembali.
" silahkan silahkan " jawab mereka dan Adam berjalan menjauh dari mereka dan mengangkat telpon nya setelah 5 menit adam kembali lagi.
" gini Bu pak ada masalah di pesantren jadi kami harus pamit pulang.. " kata Adam pada mereka
" gini aja besok kalian lagi lagi tapi malam hari kebetulan pagi nya kami sedang sibuk berhubungan hari Senin dan untuk lamaran nya kami tak bisa menjawab nya biar diva saja yg menjawab " kata Adit.
" baik lah " jawab mereka berdua.
akhirnya mereka pulang ke pesantren dan tak lama kemudian Devi dan Diva masuk kedalam rumah dalam keadaan mereka berdua manangis sama sama.
" loh kalian kok nangis apa yg terjadi duduk dulu.. David ambilkan air untuk Deva dan Diva " kata halwa melihat kedua putrinya menangis bersama sama.
" siapa yg buat kalian berdua bilang nangis bilang sama papa " kata Adit pada mereka berdua.
David membawakan air minum untuk mereka berdua berdua dan mereka berdua meminumnya dan mereka lebih tenang.
" bujangg kau itu sudah besar nak.. jangan membuat adek mu nangis sampai matanya bengkak kayak gitu.. jujur apa yg bujangg lakukan " kata Adit pada David.
David menceritakan apa yg terjadi Adit mendengar itu sangat sangat marah.
" berapa kali mama bilang jangan berhubungan sama Rafi tapi Devi tak pernah dengar kata kata mama lihat apa yg sudah terjadi sekarang... " kata halwa sambil menghapus air matanya.
sedangkan Adit langsung melaporkan khasus ini ke pihak yg berwajib.
" diva kenapa rahasiakan ini " kata Adit dengan tajam membuat diva sangat ketakutan.
" diva.. diva.. nggak mau mama papa marah dan nggak merestui hubungan diva dengan Rafi.. " ucap diva sambil menangis.
" kalok udah jadi seperti ini ya pasti marah diva tau nggak perasaan diva papa nggak bisa menjaga putri papa sendiri papa seceroboh sama putri papa sendiri " kata Adit sangat kecewa.
" maaf pa maaf.. " tagis diva sangat menyesal.
" papa nggak tau harus apa, tadi ada tamu yg datang ke mari berniat untuk melamar Diva menjadikan diva istrinya mau diva terima atau nggak itu terserah diva dan satu lagi semua aset yg diva miliki papa tarik semuanya dan nggak boleh keluar rumah tanpa seijin papa " kata Adit berjalan meninggalkan mereka semua pergi menuju kamarnya untuk menenangkan diri.
" iya pa " jawab diva hanya bisa menunduk menerima hukumannya.
" David harus ke perusahaan ada meeting " kata David keluar dari rumah pergi menuju perusahaan.
__ADS_1
" ma maaf kan diva " tangis diva memeluk halwa dan halwa membalas pelukan nya
" nasi sudah jadi bubur mau bagaimana lagi " kata halwa sebenarnya sangat sedih dengan keadaan putri nya ini.
" ma.. bagaimana buat papa dan kk nggak marah lagi.. diva nggak pernah melihat papa dan kk segitu marahnya ma.. " ucap diva di sela sela tangisnya
" gini saja, diva terima lamaran Adam dan menikah dengannya mama lihat papa sangat berharap dengan Adam kebetulan almarhum ayahnya adalah sahabat papa " kata halwa berfikir karna pas bersama Adam Adit merasa sangat senang
" iya ma " kata Diva menyetujui nya.
...keesokan harinya (´-﹏-`;)...
tak terasa satu hari telah berlalu kini Adam dan kk nya beserta keponakan nya itu sedang makan malam bersama di rumah Adit, Adit sangat kecewadengan diva tapi ketika Adit mendengar bahwa diva akan menerima lamaran nya membuat Adit sangat senang.
Adit menceritakan apa yg terjadi pada Diva agar tidak ada kebohongan di antara kedua belah pihak.
" insyaallah saya siap menerima kekurangan yg Diva miliki dan juga saya memiliki kekurangan, mau perawan atau tidak mau janda atau gadis yg saya inginkan akhlak nya yg mulia " kata Adam sambil tersenyum membuat diva langsung terpana asmara.
" jadi gimana " tanya aini kk kandung Adam.
" diva " kata halwa kepada diva yglll berada di samping nya.
" insyaallah saya bersiap menerima lamaran ini dan menjadi istri anda kedepannya " jawab Diva dengan gugub.
" Alhamdulillah "
" nah nak Adam kapan mau ngelamar secara resmi ini " kata Adit sangat senang.
" gini pak Adit, maaf mendadak lusa saya harus pergi ke Kairo Mesir karna ada urusan penting di selama dua bulan jadi.. "
" besok saja " kata Adit dan halwa memotong pembicaraan Adam.
" lusa " kata mereka semua kaget.
" terlalu mendadak pa nggak bisa gitu " kata Adit dengan mata yg masih tertutup.
" hhmm dadakan sih " kata Adit juga berpikir ini terlalu dadakan.
" rencana saya ketika saya pulang dari Kairo esoknya saya menikah, masalah mahar atau yg diinginkan oleh Diva insyaallah bisa saya turutin " kata Adam dengan lembut.
" rencana mau ngundang berapa banyak tamu, modal nikah sudah berapa " tanya halwa pada Adam.
" Rancana saya dan mbak saya sih sederhana saja anggota keluarga, masyarakat setempat dan anak anak di pesantren kira kira seribu lah " jawab Adam sudah memperhitungkan nya.
" maaf ya Adam bukan maksud sombongnya kalok seribu mungkin hanya untuk bagian Adam belum bagian diva tambah lima ribu lagi itu sudah paling sikit " kata Adit sambil tersenyum.
" emangnya sudah punya uang berapa " tanya halwa sambil menginjak kaki Adit membuat Adit jadi kaget.
" saya cuman punya 200 juta untuk
modal nikah kalok untuk enam ribu tamu berarti saya harus nabung lagi berarti " kata Adam tetap tenang.
__ADS_1
" gini nak Adam kami nggak mau semua biaya di tanggung olah nak Adam sendiri kami juga akan membantu nya "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...