
akhirnya mereka berdua Adit dan David mandi. selesai mandi mereka makan sarapan mereka yaitu nasi goreng buatan halwa.
" mama kapan David punya adik " kata David yg baru saja menghabiskan susunya.
" tenang aja papa sama mama bakal usahai dalam satu bulan supaya David punya adik tapi papa ngak bisa janji " kata Adit menjawab dengan cepat.
" benarkah " kata David senang.
" iya tapi kalok jadi David sabar aja ya " kata Adit mengelus rambut David.
" baiklah. oiya paa David boleh punya buku ngak " kata David.
" boleh kok, david mau buku apa nanti papa belikan atau david pilih sendiri " kata Adit
" David mau buku braille pa. dulu david udah pernah belajar dari kk Kevin mulai dari braille Hijaiyah, angka, alfabet, Al-Qur'an dan lain lain nya jadi david bisa baca huruf braille " kata David.
" boleh kok nanti papa beli beberapa ya " kata Adit kepada david.
" terimakasih papa " kata david sangat senang.
...siang hari nya(-_- )ノ⌒┫ ┻ ┣ ┳...
" david " kata halwa memanggil David sambil membawa kotak.
" iya ma " kata David yg duduk di sofa sambil bermain dengan kucing kucing.
" lihat buku yg david minta sama papa udah dateng " kata halwa membuka kotak itu lalu mengeluarkan semua buku yg ada di dalam kotak.
David sangat senang karna bukunya sudah ada sekarang ia tak merasa bosan lagi.
" wah ini buku dongeng, ini.. buku sejarah.., ini.. ini buku tentang hewan laut kerenn " kata David meraba buku itu dan semua yg David bilang tepat sasaran.
" wahh david pintar kalok papa tau pasti papa bangga sama david " kata halwa.
" iya dong ma tapi kapan papa kembali " kata David. Adit sedang pergi ke rumah arpin mengambil beberapa berkas berkas penting.
" mungkin sore " kata halwa.
......hari Senin┐( ̄ヘ ̄)┌.......
" David mau homeschooling kan, tapi David harus kesekolah juga hanya sehari kok " kata halwa sedang memakaikan sepatu sekolah David. ya David hari ini akan masuk tk semester akhir.
" cuman sehari kan " kata David.
" iya cuman sehari kok selanjutnya dari rumah " kata Adit yg heran sama David.
" baiklah " kata David terpaksa.
" davit tau ngak anaknya Tante Rani dan Rana di sana loh almarhum Gita juga sekolah di sana bahkan kelas david dulunya kelas Gita " kata halwa.
" benarkah " kata David.
" iya yg mama bilang itu benar david Gita dulu sekolah di sana " kata Adit.
" kalok gitu Ayuk kita kesekolah sekarang " kata David.
akhirnya mereka pergi ke sekolah david.
......TK ♪ヽ(・ˇ∀ˇ・ゞ).......
sekolah itu sangat cantik. TK nya berwarna warni banyak wahana permainan di sana. ketika sampai mereka mendengar suara musik yaa anak anak sedang senam pagi yg di lakukan 3 kali seminggu.
Adit halwa dan david pergi menuju ruang kepala sekolah. ketika mereka masuk kedalam ruangan ibu itu mereka langsung di sambut oleh ibu kepala sekolah dan satu guru di sana.
" ayo duduk ayo duduk jangan malu malu " kata ibu nur kepada mereka. ibu nur adalah kepala sekolahnya.
" terimakasih " kata Adit dan halwa duduk di sofa.
" David ini ibu kepala sekolah di sini namanya ibu nur " kata Adit memperkenalkan.
" selamat pagi. salam kenal ibu nur saya David " kata David.
" selamat pagi selamat pagi sopan banget sih kamu ini david gemes liat nya " kata ibu nur heboh. emang gitu orang nya.
__ADS_1
" saya halwa ibunya David " kata halwa.
" ibu halwa cantek kali lahh. saya udah dengar semuanya dari pak Adit saya juga bisa merasakan apa yg ibu rasakan jadi saya mengijinkan david memakai penutup matanya di sekolah " kata ibu nur.
" terimakasih " kata halwa.
" jadi David apa sudah bisa pakai bahasa Indonesia dengan benar " kata ibu nur.
" lumayan " kata David.
" bagus lah. David walikelas David namanya ibu Caca " kata ibu nur.
" hallo David " kata ibu Caca.
" hai ibu Caca " kata David.
" oiya apa boleh penutup matanya di buka ibu mau ambil foto buat kartu nama David " kata ibu Caca.
" boleh kok " kata David. halwa membantu membuka penutup matanya david.
David membuka matanya lalu melihat kesekeliling di sana berwarna warni tapi David kembali melihat makhluk tak kasat mata lagi. memang makhluk itu selalu ada di mana saja dan kapan saja.
" David ayo senyum " kata ibu Caca yg memegang kemera.
" tak papa sebentar saja kok setelah ini pakai lagi " kata Adit memegang tangan David yg gemetar.
setelah selesai David kembali menutup matanya dan merasa tenang kembali. beberap menit mereka berbicara.
" nah ini tanda pengenal David di sekolah ini jangan sampai hilang ya " kata ibu Caca memakai kalung kartu nama berbentuk harimau imut.
" kalok gitu mama sama papa pulang dulu nanti jam 11 kami jemput " kata adit kepada David.
" apa ngak papa " kata halwa khawatir.
" tenang ibu halwa kami selalu mengawasi anak anak kok bahkan di waktu istirahat kami juga tetap mengawasi jadi apapun yg terjadi di sekolah maka itu tanggung jawab kami " kata ibu nur.
" David ngak papa kok " kata David
" halwa " kata Adit.
" hhmm " kata halwa.
" hei anak kita itu udah besar lagian kita cuman pisah selama 4 jam doang 4 jam ngak lama kok nanti kalok mau jam pulang kita langsung jemput " kata Adit menyakinkan halwa.
" ngak papa kok ma " kata david tersenyum.
" mama sama papa pulang dulu ya " kata halwa seperti nya belum ikhlas.
" assalamualaikum mama papa " kata David.
" waalaikum salam " kata halwa dan Adit keluar dari ruangan itu dan berjalan menuju mobil.
...di mobil.......
" kita mau kemana om " kata halwa memakai sabuk pengaman.
" kita pulang ke rumah " kata Adit menjalan mobil.
" loh ini kan hari Senin om ngak ke perusahaan"
kata halwa.
" kita kan udah ada janji sama Davit kan jadi kita harus menepati janji itu " kata Adit.
" Adit kan di sekolah dan janji apa ya " kata halwa.
" kita kan janji mau bikin adek buat David ya harus kita lakukan dong kasian davidnya " kata Adit.
" tapi tadi malam kan udah loh om capek tau " kata halwa.
" itu kan malam ini pagi belum " kata Adit.
" terus perusahaan... " kata halwa langsung di potong oleh Adit.
__ADS_1
" udah ada arpin di sana jadi jangan banyak alasan nolak permintaan suami bedosa loh " kata Adit.
......di perusahaan............
" memang setan lah di Adit. mentang mentang pengantin baru seenak nya aja ambil libur mana tugas kantor sebanyak ini awas aja kau " kata arpin sengsara dengan tumpukan kertas dan berkas berkas yg menumpuk di meja dan di lantai.
......di kelas TKヾ( ͝° ͜ʖ͡°)ノ♪......
" selamat pagi anak anak ibu " kata ibu Caca.
" selamat pagi ibu Caca " kata mereka semua.
" semuanya ini teman baru kita, ayo perkenalkan diri " kata ibu Caca.
" nama saya David " kata David.
" hallo David " kata mereka.
" David kenapa matamu di tutup apa kau itu buta atau cacat " kata lili yg duduk di meja paling depan.
" HAHAHAHA DASAR BUTA " tawa mereka semua kecuali Rizki dan Farhan serta satu anak perempuan yg bernama Aisyah.
" kalian ngak boleh gitu dia saudara ku menghina saudara ku maka menghina ku juga " kata Farhan dengan tegas karna Farhan adalah ketua kelas.
" betul itu " kata Rizki.
Mereka semua terdiam dan tidak berkutik mereka semua tau kalok ayahnya Farhan adalah seorang kepala polisi jadi mereka semua takut.
" kita mulai saja ya pelajaran nya David duduk di sini ya " kata ibu Caca mendorong kursi roda David menuju meja yg kosong.
pelajaran pun di mulai terlihat David bisa menjawab semua pertanyaan yg di lontarkan oleh ibu caca. tak terasa kini sudah jam istirahat. David ingin mengambil tasnya di tempat menyimpan tas yg ada di kelas itu.
" loh kok ngak ada " batin davit tak menemukan tasnya di dalam sana.
" coba kita lihat apa isi tas David " kata lili mengambil tas David.
" ayo buka apa isinya " kata mereka.
" wah liat botol air minumnya bagus banget dan tempat makannya " kata mereka.
" hei kembalikan tas ku " kata David.
mereka melihat isi kotak makan David isinya ada udang goreng ayam goreng naget sosis puding dan satu kotak susu cokelat.
" aku mau ini " kata mereka menghabiskan semua makanan di dalam kotak makan David tanpa meninggalkan sedikit pun untuk David.
" kembalikan tas ku aku mau makan bekal ku " kata David mendorong kursi roda nya dengan tangan sebelah.
" terlambat sudah habis " kata lili melempar kotak makan David ke lantai.
" kalian kok tega banget sih ngabisin bekal ku " kata David.
" kau pakai bahasa apa sih ngak ngerti tau " kata lili membuka botol air minum David dan menyiramnya ke tubuh David. semua anak di sana hanya tertawa.
" hei " kata David menepis tangan lili yg menyiramnya.
" ngapain sih pakai penutup mata kayak gini kalok buta bilang dong jangan sok sok di tutup " kata lili menarik penutup matanya David lalu membuangnya ke tong sampah.
David melihat mereka yg sedang menertawakan nya dan lili yg sedang membuangnya penutup matanya.
" matanya hijau " kata mereka semua melihat mata David.
" kau pakai softlens kan " kata lili menendang kursi roda David hingga davit terjatuh.
" sakitt... " kata David karna tangan kanannya mengenai lantai dengan kuat.
" woi sok sok an pakai softlens dan penutup mata jadi asal mereka melihat penasaran dan membuka penutup mata mu itu dan melihat bola mata hijaumu kau jadi terkenal kan kotor banget jalan pikiran mu " kata lili menendang David dengan kuat.
David kembali melihat makhluk tak kasat mata lagi dirinya ketakutan bercampur dengan rasa kesakitan.
¥¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.
__ADS_1