Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
kevin


__ADS_3

...di bandara (≧▽≦)....


mereka semua melihat Alex dan ley berbisik sangat rahasia bahkan ayu tak di ijin kan mendengar nya.


" oma kakek salah makan obat ya " kata Farhan. anak pertama Rana dan Ilham.


" iya kayaknya " kata ayu.


" kalok kau ingkar janji awas saja kau" kata Alex.


" tenang nanti ku kasi dua, banyak di rumah ku kalok jenis itu " kata ley.


" besar ngak " kata Alex kembali.


" nanti kau pilih sajalah, tapi ketika kau kesana nanti kau harus minta ijin dulu sama David karna itu kesayangan nya david. bahkan semenjak David merawat mereka mereka semakin banyak dan harganya semakin mahal " kata ley.


" itu kita bicarakan nanti saja lah gampang mah itu " kata Alex.


" kalian berdua bisik bisik apa sih sampai begitu rahasia " kata ayu kesel melihat nya.


" ngak papa " kata mereka berdua secara bersamaan.


" jadi kalian mau datang kapan ku sarankan sih di musim semi saja karena mereka akan terlihat lebih cantik " kata ley.


" siapa yg lebih cantik " kata ayu curiga.


" ngak ada ma udah jangan negatif mulu. ley kalok aku datang musim dingin " kata Alex.


" kalok musim dingin ya di pindahkan ke dalam lah mana ada di luar bisa mati kedinginan " kata ley.


" Daddy kalian mau ngomong sampai kapan udah bicara 30 menit sekarang udah jam 5.30 nanti kita kelamaan sampai sana Haraf ada rapat pagi Daddy " kata Haraf melihat jam.


" kalok gitu kami mau pergi dulu ya anak ku udah ngak sabar mau pulang tu " kata ley.


" iya iya " kata Alex.


" halwa semuanya kami pulang duluya "kata ley.


" hhmm dada kakek " kata David melambaikan tangan nya.


ketika mereka semua sudah masuk kedalam pesawat barulah yg lain berencana untuk pulang.


......keesokan harinya.ಡ ͜ ʖ ಡ.......


mereka semua sudah sampai di Australia. haraf, Hanif dan ley sudah berangkat kerja ketika mereka sampai. Kevin dan Rosa memutuskan untuk libur hari ini dan bersekolah hari Senin saja. kini Kevin sedang membaca di perpustakaan. ada teh dan beberapa buah sebagai cemilan.


" kevinn " kata ava duduk di sofa di depan Kevin.


" iya ma ada apa " kata Kevin.


" coba Kevin pilih dari semua anak perempuan yg ada di sini " kata ava memberikan kertas yg berisi beberapa biodata para anak perempuan beserta fotonya.


" maksud mama apa " kata Kevin membaca semua biodata itu.


" menurut Kevin mama sama papa cocok ngak bahagia ngak " kata ava bertanya.


" mama bertanya jawaban yg mama udah tau kan, sebenarnya ada apa ma jujur aja " kata Kevin manatap ava sambil dia memasukkan beberapa potong buah kedalam mulutnya.


" dulu mama sama papa itu di jodohkan.... " kata ava langsung di potong oleh Kevin


" jadi mama kasi biodata ini untuk Kevin memilih mereka jadi jodoh Kevin gitu, mama mau jodohkan Kevin sama anak perempuan yg ada di sini tanpa mama tau Kevin setuju atau ngak " kata Kevin menatap tajam ava.


" mama hanya mau kau itu bertunangan dengan salah satu dari mereka dan sebulan lagi nanti kalok Kevin umur 18-20 Kevin boleh nentukan kapan ingin menikah dengan nya " kata ava


" Kevin menolak " kata Kevin ngak setuju.


" ayolah Kevin Kevin harus mau lah. Kevin kalok menikah dari mereka karna dulu mama dan papa juga gini kok awalnya emang yaaa sulit menerima tapi seiring waktu mama dan papa menerima dan kamu pun lahir " kata ava dengan senang.


" jadi mama ingin Kevin seperti cerita mama dan papa gitu Kevin ngak mau " kata Kevin.


" ayolah Kevin kalok Kevin menikah dengan mereka perusahaan juga akan berkembang dengan adanya ikatan pernikahan.. " kata ava kembali di potong oleh Kevin lagi.


" mama mau Kevin menikah hanya untuk uang kalok gitu Kevin bisa kerja di kantor papa sepulang sekolah ngak perlu ada pernikahan " kata Kevin.


" pilih saja kevin nanti mama akan bilang sama papa dan kami akan memberitahukan ke keluarga mereka untuk datang ke mari " kata ava.


" Kevin mau kekamar Kevin. selamat siang " kata Kevin berjalan keluar dari perpustakaan meningkan ava sendiri dan pergi menuju kamarnya.

__ADS_1


" makin sulit ini " kata ava melaporkan kejadian ini pada Haraf supaya Haraf bisa membuat Kevin mengerti.


...dikamar Kevin .·´¯`(>▂<)´¯`·.....


dalam sekejap semua barang yg di sana sudah hancur lebur tidak tersisa. David pergi ke kamar mandi dan berendam di bathtub. entah apa Kevin rasakan di umurnya hampir 12 tahun Kevin harus memikirkan soal pernikahan.


walaupun Kevin orangnya dingin tapi Kevin ngak bisa marah apa lagi membentak kalok itu masalah yg bisa di selesaikan oleh dia sendiri. apa lagi dengan ava Kevin paling ngak bisa marah karna ava lah yg mengandung dia selama sembilan bulan bertarung nyawa demi melahirkan nya.


setelah selesai mandi Kevin memakai bajunya dan mengambil bukunya keluar dari kamar nya itu.


" pelayann " kata Kevin.


" iya tuan muda " kata mereka.


" tolong bersihkan kamar ku ganti semua perabot yg rusak dengan perabotan yg baru dan sama selesai ketika aku kembali nanti " kata kevin berjalan meninggalkan mereka


" baik tuan muda " kata mereka.


Kevin pergi ke halaman belakang untuk membaca buku.


" loh barang barang Kevin kenapa kalian bawa keluar apa Kevin meminta di ganti yg baru " kata ava heran.


" tidak nyonya. ini perabot yg baru yg di minta oleh tuan muda karna semua perabot di dalam kamar tuan muda sudah pecah dan hancur " kata pelayan itu.


" yasudah kalian lanjutkan pekerjaan kalian saja " kata ava berjalan meninggalkan mereka.


ava mencari Kevin di sekeliling rumah tapi tidak menemukan Kevin ava memutuskan untuk bertanya kepada kevin pas jam makan malam.


......malam harinya (´°̥̥̥̥̥̥̥̥ω°̥̥̥̥̥̥̥̥`)......


mereka semua sedang makan malam bersama di meja makan.


" kevin tanganmu kok di perban " kata ava melihat tangan Kevin.


" ngak papa, Kevin sudah selesai makan Kevin kembali ke kamar dulu " kata Kevin.


" tumben cepat sekali balik kekamar nya " kata ley merasakan perubahan sifat Kevin.


" lagi kurang enak badan saja " kata Kevin.


" tak perlu " kata Kevin.


" Kevin papa mau... " kata haraf di potong oleh Kevin.


" perjodohankan, Kevin menolak " kata Kevin meninggalkan mereka semua.


" suamiku lihat Kevin dia bersikeras untuk menolak bahkan dia menghancurkan semua barang di kamar nya dan sudah di ganti " kata ava khawatir.


" nanti aku akan bicara dengannya " kata Haraf.


selesai makan malam Haraf berjalan menuju kamar Kevin.


" di kunci " batin Haraf mau membuka pintu kamar Kevin tapi di kunci " Kevin buka pintu nya papa mau masuk " kata Haraf berkali kali tapi Kevin tidak membukakan pintu.


Haraf terpaksa membuka kamar Kevin dengan kunci cadangan yg iya minta dari pelayan.


" udah bicara sama Kevin" kata ava.


" belum pintunya aja di kunci bagaimana mau masuk " kata Haraf membuka pintu kamar Kevin dan melihat kamar Kevin yg begitu rapi kini sangat beserakan barang barang pecah di lantai dan beberapa serpihan kaca juga ada. sedangkan Kevin sudah tidur.


" Kevin menghancurkan barang barangnya lagi " kata ava khawatir dengan Kevin.


" Kevin cepat keluar dari kamar mandi ada yg mau papa bicarakan " kata Haraf yg mendengar suara air. tapi Kevin tak menjawab.


" buang saja semua yg ada di sini dan ambilkan yg baru bawa beberapa bunga sebagai pengharum ruangan " kata ava kepada pelayan. ava melihat cermin yg pecah dan ada noda darah.


" Kevin ayo keluar atau papa akan masuk " kata Haraf. " ok papa akan masuk sekarang " kata Haraf membuka pintu kamar mandi Kevin.


terlihat Kevin tak sadarkan diri di lantai dengan tangan yg berdarah air bathtub yg belum di matikan shower yg masih menyala. Haraf mematikan semuanya dan mengambil handuk lalu menggendong Kevin menuju tempat tidur nya.


" astaghfirullah Kevin bangun nak bangun " kata ava menangis melihat kondisi Kevin. tubuh Kevin sangat panas sampai wajahnya memerah. sedangkan Haraf menelpon dokter untuk segera datang. ava memakaikan baju Kevin agar dia tidak kedinginan.


" apa yg terjadi Kevin kenapa " kata ley masuk kedalam kamar kevin.


" Kevin ngak sadarkan diri di kamar mandi Daddy tubuhnya panas jadi Haraf udah telpon dokter buat ke mari " kata Haraf yg sebenarnya panik tapi dia menyembunyikan nya.


" seperti Kevin terkena demam. kevin untuk sementara di kamar kalian saja dulu atau di kamar tamu soanya di sini belum bersih " kata ley.

__ADS_1


" betul kata Daddy " kata ava.


Kevin di pindahkan di kamar Haraf dan Hanif.


" kk Kevin kenapa pa " kata Kila melihat Kevin di gendong oleh Haraf


" kk sakit sayang jadi di bawa ke kamar papa sama Mama dulu " kata ava.


" mama nangis " kata Kila melihat mata ava memerah.


" ngak kok " kata ava menghapus air mata nya.



kamar Haraf dan ava.


" kk dokter aman udah datang " kata hanif. dokter aman adalah dokter pribadi mereka.


dokter aman memeriksa kondisi kevin. dokter Kevin juga membalut luka Kevin.


" dia cuman terkena demam saja demamnya masih normal kok ketika dia bangun nanti kasi obat menurun panas ya " kata aman.


" syukur lah " kata ava senang karna ini cuman demam biasa.


" kalok gitu aku mau pulang dulu ya " kata aman.


" biar saya antar " kata Rosa


" terimakasih " kata aman.


akhirnya Rosa mengantarkan aman sampai kedepan rumah. kini tinggal Haraf Hanif Kevin dan Kila yg ada di sana.


" Kila mau tidur sama mama papa dan kk " kata Kila memeluk kaki Haraf.


" nanti Kila kena demam juga " kata ava.


" Kila mau tidur sama kalian ngak ada tapi tapian " kata Kila.


" yasudah lah mau bagaimana lagi tempat tidur nya juga besar kok muat untuk kita berempat " kata Haraf.


" makasi papa " kata Kila sangat senang sekali.


akhirnya mereka ber4 tidur bersama sama.


...(*☞゚∀゚)☞**keesokan harinya* ...


" jam berapa ini " kata Haraf bangun dari tidurnya dan melihat jam ternyata sudah jam 6 pagi. Haraf tak melihat Kevin di sana yg ia lihat hanya kila dan ava yg belum bangun.


" apa itu " kata Haraf berjalan menuju cermin karna ada kertas tertempel di sana. harif membaca kertas itu dan ternyata itu adalah biodata anak perempuan yg di pilih Kevin sebagai perjodohannya.


" ini aja " tulisan yg ada di kertas paling bawah. Haraf hanya tersenyum melihat sifat anaknya itu selalu misterius.


...di sisi lain (ノ`Д´)ノ彡┻━┻....


" om ayo bangun David juga ayo bangun sampai kapan kalian mau tidur " kata halwa mencoba membangun anak dan suaminya yg manja itu.


" sebentar lagi " kata mereka berdua secara bersamaan.


" anak sama bapak sama aja, ayo bangun sudah jam 7 loh mau sampek kapan kalian tidur " kata halwa kepada mereka.


" hhmm Tah lah " kata mereka tetap nyaman sama guling yg mereka peluk.


" ayo bangun udah pagi jangan malas malasan " kata halwa membuka gorden nya dan sinar matahari pun masuk menghapad kemereka langsung.


" hhmm" kata mereka berdua masuk kedalam selimut.


" ayo bangun habistu mandi selesai mandi sarapan " kata halwa mengambil selimut mereka


" hhmm " kata mereka dengan mata yg masih terpejam mereka pun duduk mengumpulkan nyawa mereka.


" pagi sayang " kata Adit menarik tangan halwa hingga halwa terjatuh di dalam pelukan Adit dan Adit mencium bibir halwa sekilas.


" jorok ah sikat dulu giginya sana " kata halwa dengan wajah yg memerah.


¥¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.

__ADS_1


__ADS_2