Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
halwa


__ADS_3

di penginapan.


Adit sedang tertidur pulas di samping siska karna habis melakukan suatu kegiatan yang panas. Siska berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri. kini ia sedang merendam dirinya.


" haloo " kata Siska.


".... " ?????


" saya punya kerjaan untuk kalian dengan imbalan yg cukup tinggi " kata Siska.


" ..... " ????


" ................. " kata Siska. lalu mematikan telepon nya


" sayang... rupanya di sini tadi di cariin ngak ada taunya di kamar mandi " kata Adit juga ikut berendam.


" udah bangun rupanya ska pikir belum bangun " kata Siska lembut kepada Adit.


" seandainya mereka tau ska kalok kamu sebaik ini " kata Adit memeluk Siska dengan erat.


" iya dit " kata Siska membalas pelukan nya Adit.


" bagus semakin cinta kau kepada ku semakin mudah untuk ku mengambil harta mu " batin Siska.


di sisi halwa.


" halwa kenapa kau tampar nenek lampir itu " kata Jamil heran.


mendengar kata Jamil halwa duduk di salah satu batu besar tersebut sambil memegang kepalanya yg sakit.


" kau kenapa wa ada yg sakit ayo kita ke kelinik itu lagi " kata ayu.


" aku tak papa aku mau pulang saja " kata halwa meninggalkan mereka.


" kenapa halwa jadi kayak pertama kali kita ketemu sama dia " kata Udin.


" kalok yg ku baca baca di novel novel kan seseorang yg hilang ingatan ketika mengingat masa lalu nya yg hilang dia sedikit sakit kepala " kata Siti.


" jangan jangan " kata mereka.


" itu ngak mungkin karna kata dokter untuk mengingat masa lalu nya itu sedikit " kata Jamil.


" iya juga kita pertama kali bertemu halwa itu saat berumur 5 tahun di sungai " kata kemal.


saat itu.

__ADS_1


mereka ber5 sedang mandi sungai bersama sama tanpa sepengetahuan orang tua mereka.


" I beg you help me " kata halwa saat berumur 5 tahun baju dan kepalanya penuh dengan darah sambil memegang boneka harimau berwarna putih.


" AAAAA HANTU LLAARIII " kata mereka berlari keluar dari air.


mereka berlari dengan sangat cepat hingga keluar dari kawasan sungai.


" nah ini dia kemana aja tong ngak nimbul dari pagi " kata ibu nya Udin menjewer telinga Udin.


" kalian juga dari mana aja " kata ibu ibu mereka


" Mak ada hantu Mak di sana hantu kecil badannya penuh dengan darah yg menetes Mak " kata Udin


" iya Mak kami liat dia memengang boneka harimau berwarna putih dengan penuh darah " kata ayu.


" di mana " kata mereka para warga yg mendengar nya.


" di sungai tadi kami Lagi mandi sungai jumpa dia. dia bilang apa itu pun ngak ngerti kami dia pakai bahasa Inggris " kata Jamil


mereka yg mendengar itu langsung menuju sungai dan menemukan halwa yg sudah tak sadarkan diri mereka langsung membawa kelinik.


" siapa nama " kata perawat yg ada di kelinik tersebut.


halwa melihat mereka semua yg ada di sana dan tak mengerti bahasa yg mereka pakai.


" halwa hajar " kata halwa.


" anak bule ternyata dia " kata mereka semua.


akhirnya halwa di rawat oleh seseorang nenek tua yg janda tak memiliki anak dan kebetulan dia mengerti bahasa Inggris dengan fasih. selama halwa di rawat sama nenek tersebut hawa di ajari bahasa Indonesia dengan benar.


" ini ibu Budi ibu Budi istri pak Budi pak Budi suami ibu Budi " kata halwa belajar membaca.


" pintar " kata nenek.


" halwa heran ayah sama ibu Budi namanya siapa kita kok mereka pakai nama anak nya " kata halwa.


" kalok itu tanya siapa yg ciptakan buku ini " kata nenek.


nenek merawat halwa sampai SD kls tiga dan nenek pun meninggalkan karna faktor umur halwa menjadi seperti dulu lagi menjadi orang yg cuek dan dingin.


kembali ke semula.


langit sudah malam halwa bersiap siap untuk mengantarkan cucian pakain yg telah bersih dan di lipat dengan rapi lalu keluar dari rumah sambil membawa begitu banyak pakain.

__ADS_1


" assalamualaikum Udin Udin " kata halwa mengetuk pintu rumah Udin.


" waalaikum salam halwa kenapa " kata Udin.


" ini pakaian yg udah siap " kata halwa.


" wah wangi banget ini baju ini uang nya ya " kata ibu Udin mengambil baju pesanan mereka dan memberi uang 25 ribu.


" terimakasih banyak saya pergi dulu " kata halwa mau mengantar pakian ke rumah ibu sum.


" assalamualaikum ibu sum " kata halwa mau mengantar pakaian nya.


" waalaikum salam nak halwa " kata ibu sum.


" ini pakaian nya ibu sum " kata halwa.


" gini nak ibu ngak ada uang buat bayar utang dulu ya besok ibu usahain buat bayar " kata ibu sum.


" tak usah di bayar Bu halwa ikhlas kok. besok pagi pagi sebelum sekolah halwa akan kemari mau bantu ibu jual gorengan ibu bawa separuh saya bawa separuh nya lagi buat di jual ke sekolah ya " kata halwa yg mengerti kondisi ekonomi keluarga ibu sum.


" terimakasih ya nak " kata ibu sum menangis.


" ibu ngak boleh nangis. ibu ini kuat buktinya ibu ibu bisa jadi ayah sekaligus ibu buat anak anak ibu kan ibu itu kuat harus semangat " kata halwa.


" terimakasih ya nak " kata ibu sum tersenyum.


" sama sama halwa pergi dulu mau antar cucian " kata halwa menjauh dari rumah.


" halwa memang paling baik di kampung ini " kata ibu sum.


halwa sedang berjalan menuju rumah jamil.


" nak nenek punya puding coklat tadi nenek beli tapi kelebihan ini untuk mu " kata nenek tersebut.


" terimakasih ya nek nanti halwa makan kalok udah sampai rumah ya " kata halwa dengan lembut.


" tapi nenek ingin kamu makan di hadapan nenek nenek mohon kamu sangat mirib Dengan cucu nenek yg telah meninggal dunia karna nenek ngak sanggup untuk membeli bahan bahan membuat puding ini " kata nenek tersebut.


" nenek ini kok aneh ya tapi aku rasa kok puding ini aneh " batin halwa memakan puding tersebut.


" terimakasih ya nak. anak anak bawa dia " kata seorang perempuan muda yg menyamar menjadi nenek nenek dengan mengunakan topeng yg sangat mirib dengan asli.


" baik lah " kata dua laki laki tersebut membawa halwa ke gubuk kecil.


¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2