
tak lama kemudian makanan pesanan Adit sampai. Adit memindahkan makanan nya kedalam mangkuk kaca Adit juga membuat susu untuk halwa setelah selesai Adit membawanya ketempat halwa.
" yaelah ini kucing kok rapat kali sama halwa sih. pus minggir halwa mau makan " kata Adit.
seketika kucing kucing itu pindah ke samping halwa.
" halwa makan dulu selesai makan baru minum obat " kata Adit.
" hhmmm " kata halwa.
" buka mulut nya " kata Adit hendak menyiapi
" halwa makan sendiri " kata halwa mengambil makanannya lalu makan sendiri setelah selesai halwa langsung meminum obat nya.
" om " kata halwa.
" iya " kata Adit.
" ganti pasir kucing ya om terus kasi makan jangan lupa buat susu kucing nya ya " kata halwa.
" oohh baik lah " kata Adit melakukan yg di minta halwa. setelah selesai Adit kembali duduk di samping halwa sambil main gemes nya.
" om baring " kata halwa.
Adit menurut dan mematikan gemes nya baring di samping halwa dan memeluk nya. halwa Mambawa tangan Adit ke perut nya.
" hangat " batin halwa kembali tidur
Adit juga ikut tertidur pulas.
sore hari.
" jam berapa ini " kata Adit melihat jam ternyata sudah jam 4 sore.
" hhhmm udah jam 4 ya... eh halwa mana " kata Adit kehilangan halwa di sampingnya.
Adit mencium aroma sangat wangi pertanda bahwa halwa sedang memasak.
" halwa udah sehat kok masak sih kita kan bisa beli aja " kata Adit berjalan menuju dapur.
" halwa udah sehat kok " kata halwa dengan lembut.
" nah istriku jadi lembut tadi pah dinginnya " batin Adit duduk di kursi meja makan.
TING DONG TING DONG, suara bel.
" biar aku aja yg bukain " kata Adit berjalan menuju pintu lalu membukanya.
" kiriman paket atas nama halwa " kata pengiriman paket.
" saya suaminya " kata Adit.
" ini pesanan bu halwa ya pak " kata pengiriman paket.
" oh terimakasih " kata Adit mengambil paket tersebut dan tukang pengiriman paket pun pulang.
" halwa mesan apa kok kotak nya besar sih " batin adit sambil membawa masuk kotak tersebut.
__ADS_1
" udah sampai ternyata " kata halwa.
" halwa pesan apa kok kotaknya berat " kata Adit sambil membuka kotak nya.
" hhmm keperluan kucing sama bahan masakan aja sih " kata halwa.
" oo " kata Adit membereskan barang yg halwa beli.
setelah itu mereka makan bersama sama di meja makan.
malam hari.
Adit memerhatikan halwa yg melihat lihat hewan hewan di Lettop nya. terkadang halwa tersenyum saat melihat video lucu hewan dan terkadang halwa sedih melihat kondisi hewan yg sedang sakit.
" halwa semakin hari semakin aneh aja lah " batin Adit sambil fokus ke Lettop nya.
" kasian kan pus " kata halwa pada kucing kucing nya yg juga ikut menonton video hewan hewan itu.
" lebih aneh nya lagi kucing kucing itu kok bisa kompak sama halwa " batin Adit kembali melihat kelakuan kucing kucing itu.
" sayang besok kan tanggal merah mau ke kebun binatang " kata adit.
" boleh kah " kata halwa sangat senang.
" boleh tapi ada syaratnya " kata Adit.
" syarat nya apa " kata halwa.
Adit membisikkan sesuatu ke telinga halwa sebagai syarat nya.
" itu jatah biasa kali ini beda ini syarat untuk ke kebun binatang " kata Adit.
" baik lah " kata halwa tersenyum
" imut banget sih " kata Adit mencubit pipi halwa.
" uudaahh oommm sakit lohh " kata halwa.
" siapa suruh imut banget " kata Adit melepaskan cubitan nya
TING DONG.
" halwa buka pintunya ya aku mau ke kamar mandi dulu " kata Adit bergegas ke kamar mandi.
halwa berjalan mengambil jilbabnya lalu membukakan pintu.
" selamat malam tetangga baru perkenalkan saya Yuni " kata Yuni pemilik apartemen sebelah.
" salam kenal " kata halwa.
" saya boleh pinjam pancinya ngak barang barang saya belum sampai " kata Yuni.
" boleh kok Ayuk masuk " kata halwa mengajak Yuni masuk kedalam.
" dia kaya banget liat kucing nya mahal mahal perabot rumah nya juga mahal mahal " batin Yuni.
" mbak Yuni ini pancinya " kata halwa.
__ADS_1
" terimakasih saya pinjam dulu ya besok saya kembalikan " kata Yuni.
" sayang... eh ada tamu " kata Adit terkejut ada tamu ternyata.
" perkenalkan saya Yuni tetangga baru kalian " kata Yuni.
" saya Aditya suaminya " kata Adit
" gila dia ganteng banget hhmmm bisa ini " batin Yuni.
" kalok gitu saya mau pulang dulu ya besok akan saya kembalikan " kata Yuni dengan lembut lalu keluar dari apartemen mereka.
halwa menutup pintu lalu menguncinya. setelah itu halwa memberikan makan kucing kucing nya.
" halwa syarat nya " kata Adit.
" masih jam 8.30 " kata halwa menunjukkan jam dinding mewah nya itu.
" semakin cepat mulai kan semakin cepat selesai " kata Adit mengangkat tubuh halwa dan membawa nya ke kasur.
" semakin cepat mulai semakin lama iya " batin halwa.
keesokan harinya.
kini sudah jam 7 pagi. halwa sama Adit selesai subuh tidur lagi tidak seperti biasanya.
TING DONG TING DONG. bunyi bel nya.
" siapa sih ngak tau apa masih pagi " kata Adit yg terbangun.
" halwa bukain pintu dong aku mau sambung tidur " kata Adit kepada halwa yg juga terbangun.
" badan halwa lemes karna om. om aja lah yg bukain pintu " kata halwa.
akhirnya Adit yg membukakan pintu nya. Adit mengambil baju dan celana nya merapikan sedikit rambut nya lalu berjalan membukakan pintu.
" siapa ya " kata Adit membuka pintu nya.
" saya Yuni yg tadi malam minjam panci kalian itu lohh ini saya kembalikan dan ini ada puding buah sebagai hadiah dari tetangga baru " kata Yuni.
" terimakasih " kata Adit menerima nya
" sama sama saya kembali dulu ya.. oiya boleh minta no hp nya ngak mana tau ada masalah saya bisa bantu kalok ada masalah " kata Yuna.
" bisa kok " kata Adit memberikan no hpnya lebih tepat no hp halwa.
setelah selesai Adit memasukkan puding tersebut kedalam kulkas lalu berjalan ke tempat halwa. Adit melihat halwa berjalan menuju kamar mandi sambil memegang pinggang nya.
" loh halwa kenapa.. apa ada yg sakit " kata Adit.
" ini karna om yg tadi malam bermain terlalu kasar dan minta terus menerus " kata halwa.
" mau kayak mana lagi siapa suruh terlalu enak " kata Adit membawa halwa masuk kedalam kamar mandi dan mengunci pintu nya.
¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya
__ADS_1