
halwa mencoba melarikan diri dari mereka tapi tenaga mereka lebih kuat membuat halwa tak ada kesempatan.
" sial ini obat bius " batin halwa. halwa melukai kaki nya hingga berdarah untuk tetap sadar kan diri dan pura pura pingsan
" cepat sekali obat nya beraksi berarti dia lemah. ayo bawa " kata perempuan tersebut.
" lah aku harus apa ni kasian dia di culik " kata Adit yg melihat hal tersebut.
Adit mengingat pesan mama nya.
" kalok ada orang kesusahan atau ada orang yg butuh pertolongan bantu ya karna itu akan membuat dia bahagia dan suatu saat nanti kebahagiaan yg kita selamat juga akan kita rasakan " pesan mama ayu.
" baik lah aku akan tolong dia " kata Adit mengikuti mereka.
" buka bajunya dan kalian nikmati aku akan memvidiokan kalian tenang nanti wajah kalian akan ku blur " kata perempuan tersebut.
Adit yg mendengar itu mengambil sebatang kayu lalu memukul tubuh perempuan tersebut dan pingsan.
" berani sekali kau " kata mereka berdua menyerang Adit tapi Adit mengalah mereka berdua dengan sangat cepat.
" dasar ngak tau diri mau nikmat tubuh anak orang laki laki macam apa kalian ijin dulu sama dia boleh ngak " kata Adit mengambil botol air putih dan langsung meminum nya.
" kasian juga dia " kata Adit yg mulai kepanasan.
" aku harus minta tolong tapi kok panas sekali di sini sih " kata Adit membuka bajunya.
" sial ini air udah di campur obat. aku kok hati hati sih " kata Adit menyesal.
Adit mulai hilang kendali ia melihat halwa begitu cantik. ia membuka jilbab halwa dan melihat rambut indah halwa.
" TOLONG " kata halwa menjauh dari Adit dan kondisi halwa masih setengah sadar dari bius nya.
" we kok aku dengar suara halwa ngak " kata Adin.
" UDEN UDEN DIA NAK KAWEN DIA NAK KAWEN " kata Jamil menyayi.
" diam dulu woi " kata mereka memukul kepala Jamil.
" maaf maaf " kata Jamil.
__ADS_1
" tolong siapa saja ku mohon " kata halwa hampir tak sadar kan diri dan Adit merobek baju halwa.
mereka berlima mendengar suara itu langsung menuju sumber suara.
" we itu halwa we " kata Siti.
udin Jamil dan kemal menghajar habis habisan Adit sampai ia pingsan. sedang kan halwa menangis Udin melepaskan bajunya untuk di pakai oleh halwa berhubungan bajunya lengan panjang.
" huuhhuu " kata halwa menangis ketakutan.
" udah tenang halwa semua baik baik saja tenang ya tenang " kata ayu memeluk halwa.
" aku habis beli jilbab untuk sekolah tadi pakai ini dulu biar ngak nampak rambut nya " kata Siti memakaikan kepada halwa.
" we aku kita ke rumah pak RT bawa mereka ber4 biar mereka masuk pelajaran " kata kemal sangat marah.
" pertama Tama kita ikat dulu mereka ini ada tali " kata Jamil mengambil tali serabut. kami mengikat kaki tangan mereka dan menyerat nya sampai ke rumah pak RT.
" PAK RT " kata kemal menendang pintu rumah pak RT hingga amruk.
" astaghfirullah kemal " kata pak RT terkejut.
" astaghfirullah nak halwa ngak papa kan " kata ibu Siti melihat kondisi halwa.
" Bu " kata halwa masih menangis.
banyak warga yg datang menyaksikan karna halwa adalah orang yg paling di sayangi oleh seluruh warga desa.
" minum dulu nak minum " kata ibu Siti memberikan minum kelada halwa dan halwa menerima nya.
" kemal siapa yg mau perkosa halwa di antara mereka ber3 " kata pak RT.
" ini pak yg udah sadar ini " kata kemal.
" apa yg terjadi " kata adit.
" kau masih ngak sadar kau iiiss pengecut " kata Adam emosian.
" kita apain ini orang enak nya ya " kata Jamil.
__ADS_1
" bunuh aja golok udah di asah " kata mereka memperlihatkan golok yg udah mengkilap seperti baru.
" berani sekali kau lukai hati putri desa kami carik mati " kata bapak bapak di sana.
" ini salah paham semua.. saya bisa jelasin " kata Adit.
Adit menjelaskan apa yg terjadi kepada mereka.
" sama aja tong kau mau memperkosa halwa " kata mereka semakin panas.
" ayah ini orang keluarga dokter yg mau bangun rumah sakit di desa kita itu loh " kata Jamil kepada pak RT.
" permisi " kata Rama bersama Rani karna ada urusan.
" pucuk di cinta ulang pun tiba. ini adik kalian yg ngak berguna " kata Adam menendang Adit.
" loh Adit kok bisa babak-belur kayak gini " kata Rani melihat wajah dan tubuh Adit.
" panjang kk ceritanya " kata Adit.
pak RT menjelaskan apa yg terjadi seperti yg di ceritakan oleh Adit.
" cocok lah. atur nya patah kan aja kaki sama tangan nya " kata rani yg ikut marah.
" atur nya mau kami jadikan asahan golok kami ini " kata bapak bapak di sini menunjukkan golok yg mengkilap.
" desa ini emang masih mengikuti tradisi lama dan tak pernah di ubah mau pun di rumah " kata pak RT.
" setiap kali kalok ada hal begini mereka akan langsung di nikahkan karna akan mengakibatkan kepada desa ini 20 tahun lalu juga terjadi seperti ini tapi kami tak menikahkan mereka dan hasil nya sungai kering panen padi habis di makan tikus semua orang kelaparan kami ngak mau jadi kami terpaksa menikah kan kalian " kata pak RT.
" betul itu " kata mereka.
" baik lah kami setuju " kata Rama dan Rani.
" kk ini bagaimana sih Adit ngak mau nikah sama dia pokoknya ngak mau Adit mau nikah sama Siska bukan sama dia " kata Adit.
¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya
__ADS_1