
David Melihat aura antara sedih dan ngambek aura sama sekali tidak mau berbicara dengan David aura hanya mengupas apel dan memotong nya lalu menyuappi David dan David hanya terima saja.
" aura ku homon.. rahasia ini dari siapapun... aku tak mau membuat mereka khawatir dengan kondisi ku.. " ucap David sambil menatap aura tapi aura nggak mau berbicara sama sekali pada David " dia marah kok jadi horor sih " batin David baru pertama kalinya melihat sisi ini dari aura yg selalu di kenal ramah dan lembut.
" aura.. ayolah berbicara.. aku tau kok aku salah.. aku salah telah membohongi mu.. aku merahasiakan nya dari mu serta yg lainnya... aku hanya tak ingin kalian sedih dengan kondisi ku.. sejak kecil aku selalu merepotkan orang lain dan selalu membuat orang lain sedih karna keadaan ku... tapi.. percaya lah semua ini kulakan agar kalian tidak sedih.. terutama mama.. " ucap David membuat aura langsung menggenggam tangan David.
" aku tak marah.. hanya kecewa.. aku sadar kita nikah bukan dasar cinta.. kita nikah cuman karna kesalahan pahaman.. tapi kumohon.. jujur lah apapun kondisinya.. " kata aura sambil menghapus air mata david yg mengalir di pipinya
" maaf dan.. kumohon rahasiakan ini ya.. aku tak mau membuat mereka sedih... " ucap David sambil menatap wajah aura
" iya.. nanti aku akan bantu cari pendonor ya.. dan ini " kata aura sambil memberikan sebuah kotak kecil berwarna putih.
" nggak perlu lah beli hadiah untuk ku.. " ucap David yg sudah mengetahui isinya
" buka saja " kata uara dan David membukanya ada testpack positif milik Aura membuat David sangat senang
" terimakasih... " ucap David dengan air mata yg mengalir di pipinya merasa hidup sudah sangat bahagia " semoga aku bisa melihat anak ini lahir " batin David yg merasa sangat sedih
" sama sama.. jadi.. mas harus berjuang dan semangat.. aura akan selalu menemani mas apapun yg terjadi " ucap Aura sambil tersenyum menyakinkan David.
...acara pernikahan (☆▽☆)...
ketiga pengantin wanita memakai kebaya putih yg begitu indah di tambah dengan kecantikan mereka membuat hari ini mereka adalah para ratunya untuk baju pria mereka memakai jas berwarna putih sedangkan untuk para keluarga mereka memakai baju kebaya juga tapi berwarna hijau muda.
Adit menjadi wali nikah sebanyak dua kali putrinya ada dua dan kini mereka sudah sah di mata agama dan negara..
" nggak nyangka anak ku udah nikah semua.. waktu nggak terasa ya.. rasanya baru semalam aku bermain dengan mereka sekarang mereka udah besar " ucap Adit sambil menghapus air mata.
" pa.. ayo cepat foto keluarga sekarang " kata Alvin dengan pelan.. Alvin adalah anak dari Kevin dan Azka sifat Elvin seperti Azka yg sangat pemalu tapi sangat pintar seperti Kevin dan umur Alvin 7 tahun.
" kk ayo cepat " kata syila menarik Alvin menuju ke pelaminan.. syila adalah anak dari Rosa dan Wiliam Wiliam berkerja sebagai seorang nahkoda di salah satu kapal pesiar yg sangat mewah jadi Wiliam sangat jarang di rumah syila berumur 7 tahun.
" mom kita juga kesana " ucap Wiwi anak Kila dan Rizwan Rizwan berkerja sebagai pilot pesawat dan Wiwi berumur 3 tahun.
" iya sayang " jawab Kila sambil tersenyum
" papa.. ayo.. " ucap Laiya pada Alan suaminya Amelia akan berkerja sebagai pengusaha dan Layla berumur 3 tahun.
" iya " jawab Alan yg sedang menggendong Layla seperti biasanya.
mereka semua Berfoto bersama sama.
" udah nikah ini.. bentar lagi punya anak lah ni si bujang udah nggak main sama sabun lagi.. " ucap Hanif mengoda David
" udah ada kok " jawab David sambil menatap aura...
" yg benar.. " kata mereka semua kaget mendengar nya.
" iya.. di sini ada dedek umurnya baru satu bulan " ucap David sambil mengelus purut aura yg masih rata.
" yes.. aku punya cucu... " kata Adit kesenangan..
" selamat ya.. " kata mereka semua merasa sangat bahagia..
" di cini ada dedek " ucap Azmi dengan pelan pelan sambil memegang perutnya sendiri.
" bukan Azmi.. di dalam perut Tante aura.. laki laki nggak bisa hamil loh.. " jawab Rani dengan lembut.
__ADS_1
" kenapa nggak di pelut nya asmi.. cini da dedek nya " ucap Azmi sambil mengelus perut nya membuat semua orang tertawa
mereka ber6 berdiri terus sepanjang hari karna tamu undangan sangat banyak yg berdatangan dari manca negara
" apa nggak kenyang dek " ucap Adam sambil melihat diva yg dari tadi ngemil terus menerus.
" lumayan... tapi ini enak loh mas.. cobain deh " Jawab Diva ingin mengulangi Adam dengan sendok yg telah iya gunakan tapi Adam menerimanya..
" sendok nya.. " batin mereka berdua yg dari tadi suap suapan tak menghiraukan para jomblo yg melihat " ini ciuman secara tak langsung... " batin mereka dan wajah mereka langsung memerah
( pasangan malu malu ✧◝(⁰▿⁰)◜✧)
" kan gw udah bilang mas yg cokelat " ucap Devi yg memintanya ceke cokelat tapi Endi membawakan ceke keju.
" keju lebih enak dari pada cokelat " jawab Endi.
" cokelat yg paling enak " kata Devi tetap paling suka cokelat.
" keju "
" cokelat "
" keju "
" cokelat "
" keju "
mereka terus berdebat di mana pun kalok mereka berjumpa.
" berdua inilah.. " batin mereka semua.
Devi menendang si Otong yg nggak bersalah membuat Endi sangat kesakitan karna sepatu Devi hak nya sangat jatam.
" pelecehan seksual ini " ucap Devi dengan wajah memerah " bibir ku yg suci telah ternodai " ucap Devi kembali membuat semua orang yg ada di sana tertawa
" awas Lo nanti malam kubuat lemas lihat saja " batin Endi yg masih merasa sakit sampai ketulang.
" sebaiknya aku tidur di kamar mama papa deh " batin Devi..
( pasangan gila(◠‿・)—☆)
" suapin " ucap David sangat manja dengan aura akhir akhir ini.
" manja banget sih.. " kata aura menyuappi David dan mereka berdua bersulang sulangan sesekali David mencium pipi dan kening aura di depan para tamu yg kebanyakan jomlo jadi hari ini para jomlo merana melihat mereka.
" haduhh manjanya Adit di turunkan sama Adit ini " ucap Rana iri melihat mereka berdua.
" kita juga bisa kok " kata Ilham mencium kening Rana seperti biasa nya.
" nggak mau ngalah pula yg satu ini " batin mereka semua
( pasangan romantis (人*´∀`)。*゚)
...malam hari .·´¯`(>▂<)´¯`·....
para pengantin ini ingin turun dari pelaminan mereka menuju kamar mereka masing masing tapi David terjatuh tak sadarkan diri sambil memegangi pinggang nya.
__ADS_1
" astaghfirullah mas.. mas.. " ucap Aura panik membuat yg lainnya langsung ke tempat David..
" apa yg terjadi... David.. David... bangun nak.. " kata halwa tapi David sudah tak sadarkan diri hidupnya keluar darah
" ayo.. bawa mas kerumah sakit.. aura mohon kalok mas nggak dapat pertolongan pertama mas.. ayo cepat... " tangisan aura begitu panik.
mereka mengambil mobil dan membawa David kerumah sakit saat di dalam mobil aura menelpon Juni.
" hallo kk Juni " ucap Aura sambil menangis...
" aura kenapa menangis apa yg terjadi.. " kata Juni mendengar suara tangisan aura.
" kk.. mas David.. mas David nggak sadarkan diri.. dan terus mengeluarkan darah dari hidung kk.. " tangis derai air mata aura " kami sekarang sedang menuju rumah sakit " ucap Aura kembali.
" astaga.. aura buka baju David.. ketika sampai di sini David akan melakukan perawatan dengan cepat.. " kata Juni langsung mematikan telepon nya.
" aura sebenarnya apa yg terjadi... apa yg kalian sembunyikan... ayo ceritakan aura " tangis halwa baru pertama kalinya melihat David seperti ini..
" sebenarnya.. mas David.. mas David menderita penyakit jantung gagal hitam ginjal dan penyakit kangker stadium 3.. mas David membutuhkan pendonor jantung dan ginjal secepatnya " jawab aura sambil membuka kancing jas rompi dan kemeja nya David.
" kenapa David nggak pernah bilang dari awal kenapa sekarang baru di bilang... kita bisa melakukan pengobatan... kenapa!! " marah Adit pada David dan aura yg sudah menyembunyikan penyakit nya.
" kenapa kalian sembunyikan ini.. astfiruallah.. David.. sadar nak sadar.. " tangis halwa semakin sedih dengan keadaan David.
setelah sampai di rumah sakit tubuh David langsung di pakaikan alat bantu pernapasan dan di larikan ke UGD secepat mungkin oleh para dokter dan suster di sama alat yg terpasang di tubuh David tidak sedikit tapi hampir keseluruh tubuh nya..
" apa yg terjadi.. David kenapa.. " tanya kevin melihat halwa dan aura menangis sedangkan Adit mundar mandir dari tadi.
" mas.. David mempunyai penyakit jantung gagal ginjal dan kangker stadium 3 " ucap Aura yg dari tadi terus menangis..
" loh kok bisa bukannya bukannya David sehat sehat saja " kata mereka semua semua kaget.
" ma.. pa.. kenapa kalian sembunyikan dari kami " ucap diva menangis..
" kami baru saja tau tadi pas di mobil " jawab Adit menghapus air matanya.
" kalok ketiganya kumat mungkin hanya sikit yg selamat " ucap Rani membuat semua orang melihatnya..
" sejak kapan David menderita penyakit ini " tanya Rosa pada mereka
" saat umurnya 20 tahun dan mas David membutuhkan pendonor jantung dan ginjal " Jawab aura
" astaghfirullah bodohnya.. David.. " ucap Haraf sambil memijit kepalanya.
" aku akan donorkan ginjal dan jantung ku.. asal David selamat " kata Adit sudah tidak bisa berpikir panjang lagi menurut nya keputusan ini adalah keputusan yg paling benar yg telah dia ambil.
" tidak bisa keduanya.. pendonoran Jantung hanya bisa di lakukan oleh yg sudah meninggal dan untuk ginjal Adit.. kau juga punya penyakit asmakan jadi nggak bisa " jawab Rani yg mengetahui Adit memang memiliki asma tapi tidak terlalu parah.
" terus aku harus kayak mana kk.. aku mata tega melihat anak ku yg sengsara karna penyakit nya.. ayah macam apa aku nggak bisa berkorban sedikitpun untuk anak ku sendiri kk.. " tangis Adit
Apri keluar dari ruangan dan begitu juga David yg akan di pindahkan ke ruangan lainnya secara bersamaan
" kk Apri bagaimana kondisi mas David? apa dia baik baik saja? dia pasti baik baik saja kan nggak terjadi apa apa kan? " tanya aura dengan cepat.
" tenang aura tenang " kata Apri melihat aura sangat panik dari biasanya.
" Apri bagaikan kondisi David " tanya Adit yg mengenal David.
__ADS_1
" seperti.. kalok David tidak mendapatkan pendonor jantung dan ginjal besok hari... mungkin malam ini... malam terakhir nya.. buat lah kenangan indah sama dia.. " ucap Apri sambil menghapus air mata nya sedangkan aura dan halwa sudah menangis mendengar nya sedangkan Devi berjalan menuju Apri tanpa mengangkat gaunnya yg ia kenakan dan langsung menampar Apri dengan keras membuat semua orang terkejut.
...****************...