
" kau panik " kata Hanif melihat Adit.
" anu.. seperti nya " kata Adit yg tepat nya grogi.
" ini orang kenapa " batin Haraf.
" itu.. boleh kah saya rujuk kembali dengan halwa " kata Adit dengan cepat.
Haraf yg mendengar itu terkejut sedangkan Hanif dan ley malah senang.
" maksud mu menikah adik ku " kata Haraf dengan tatapan mata yg sangat tajam.
" iya " kata Adit merinding.
" pernikahan yg dulu saja baru tiga bulan yg kali ini bisa dua bulan " kata Haraf.
" tidak saya akan mempertahankan keluarga saya hingga maut memisahkan kami " kata Adit
" aku kurang yakin dengan ucapan mu " kata Haraf.
" saya tau saya tak sekaya kalian, tapi sayal yakin saya bisa membahagiakan halwa, menjaganya, melindungi nya " kata Adit
" semua ucapan bisa saja saya butuh bukti " kata Haraf.
" haduh anak ku yg satu ini sifatnya terlalu mirib dengan mommy nya terlalu dingin " batin ley melihat sifat Haraf.
" Adit kau ngapain di sini " kata Alex masuk kedalam ruangan.
" ley " kata Alex.
" wah Alex lama banget ngak ketemu " kata ley memeluk sahabat kecil nya itu.
" makin bengkak aja ini badan " kata Alex melepaskan pelukannya.
" kau ini aja yg tambah kurus " kata ley.
" eh ngomong-ngomong ngapain kau di sini " kata Alex.
" kau tau ngak aku dapat kabar dari halwa kalok David kecelakaan jadi aku langsung kemari sama kedua anak ku itu " kata ley duduk di sofa bersama dengan Alex.
" David.. halwa kau kenal mereka " kata Alex bingung.
" halwa kan anak kandung ku yg hilang itu loh Alhamdulillah aku bertemu dengan dia lima tahun yg lalu di rumah nya " kata ley.
" halwa anak kandung mu " kata Alex terkejut.
" iya " kata ley.
" berarti halwa ini adalah haja " kata Alex.
haja adalah nama panggilan waktu halwa masih kecil. halwa sangat suka memanggil dirinya dengan haja karna lebih mudah.
" tepat " kata Ley.
" hhmm kalok gitu perjanjian kita dulu bisa di jalan kan dong " kata Alex.
" lah kan emang udah terjadi tinggal satuin lagi toh Adit mau rujuk tu sama anak ku " kata ley.
" bagus kalok gitu kita bisa besanan seperti impian kita " kata Alex sangat senang.
" tentu " kata ley.
" tunggu maksud nya perjanjian apa ya " kata Adit di buat tidak mengerti.
__ADS_1
" siapa yg mau ceritain ini kau aja lah Lex " kata ley.
" kau ini lah. dulu waktu umur Adit tiga tahun dan halwa masih di dalam kandungan kami melakukan ikatan perjanjian akan menjodohkan kalian berdua setelah halwa lahir dan umurnya tiga bukan sedangkan umur Adit sudah empat tahun pertunangan pun di lakukan dan berjanji saat umur halwa masuk dua puluh tahun kalian akan menikah " kata Alex.
" Daddy kok ngak pernah cerita " kata halwa.
" surprise " kata ley.
" kalok gitu Adit boleh kan nikah sama halwa lagi " kata Adit sangat senang.
" tentu saja " kata ley.
" Alhamdulillah halwa " kata ingin memeluk halwa dengan cepat haraf membuka sepatunya dan melempar kan ke kepala Adit membuat Adit berhenti.
" jangan peluk peluk adek ku dulu kalian belum sah untuk sekarang " kata Haraf.
" aduh anak tertua ku cemburu " kata ley.
" biasa lah itu namanya juga anak laki laki pasti ngak tega kalok adek perempuan satu satunya di ambil orang " kata Alex.
" paman ini lah " kata haraf malu
" lihat ekspresi wajah nya sangat mirib dengan Hana saat malu " kata Alex.
Hana adalah istri ley ibu dari Haraf d
Hanif dan halwa.
" anak ku ini wajahnya emang mirib dengan ku tapi sifatnya mirib mommy 100% " kata ley
" ngak mau berencana nikah lagi ni " kaga Alex mengoda ley.
" kalok nikah lagi sih mau... tapi yaaa anak anak ku aja udah pada nikah aku juga udah punya cucu aja udah lima malu lah kalok aku nikah lagi " kata ley.
" tenang nanti dari halwa dan Adit jadi enam kan " kata ley.
" iya juga ya. kalian berdua cepat cepat bikin sana " kaga Alex.
" ituuu " kaga adit dan halwa dengan wajah yg memerah.
" HAHAHAHA " ketawa mereka berdua melihat ekspresi wajah anak bungsu nya itu.
...di dimensi lain ರ╭╮ರ ....
sebuah tempat di mana di sana warnanya putih semua tiada warna selain putih.
" mama kau di mana " kata David menangis di sendirian di sana
" mama David ngak tau ini tempat apa maaa David mau pulang David ngak mah di sini ma " kata David menangis.
" David kenapa kau menangis " kata Gita tiba tiba di samping David.
" Gita.. kita ada di mana " kata David memeluk Gita.
" Gita ada.. entah lah aku juga ngak tau tapi aku akan ajak tempat yg lebih indah " kata Gita.
tiba tiba mereka berdua ada di kebun bunga yg sangat indah. berbagai jenis bunga ada di sana.
" ini indah banget " kata David senang.
" indah kan di sini juga ada banyak orang loh aku mendapat teman baru di sini lihat di sana ada banyak orang " kata Gita menunjuk.
" Gita di sini ngak ada siapa siapa kecuali kita berdua " kata David.
__ADS_1
" seperti kau tidak bisa melihat mereka " kata Gita.
Gita dan David bermain di sana. David membuat mahkota dari bunga dan meletakkan di kepala Gita begitu juga dengan Gita.
" Adit apa kau mau di sini menemani ku nanti kau bisa melihat teman teman baru ku " kata Gita kepada Adit yg sedang baring di rumput dan menjadikan paha Gita sebagai bantal.
" aku mau tapi aku juga mau mama dan papa ku kesini " kata David.
" David aku akan pergi " kata Gita sambil mengelus rambut David yg lembut.
" pergi ke mana " kata David.
" aku akan pergi jauh sangat jauh dari mu. kita ngak akan pernah berjumpa lagi kecuali di dalam mimpi " kata Gita.
" apa ngak bisa vc apa di sini ngak ada sinyal " kata David.
" ini adalah tempat berbeda di bumi. David ini bukan bumi " kaga Gita.
" terus kita sekarang di mana " kata David heran.
" kita sedang berada di surga nya para arwah baik itu yg di katakan mereka kepada ku, di sini tempatnya para manusia yg baik " kata Gita.
" arwah... apa kita sudah mati " kata David.
" tidak kau ngak mati David tapi aku. maaf David aku tak bisa menemani mu lagi " kata Gita.
mendengar itu David bangkit dari tidur nya menatap wajah Gita baik baik.
" aku ngak mau Gita aku ngak mau kita berpisah. bukannya sahabat itu tidak akan pernah berpisah " kata David dengan air mata yg mengalir di pipinya.
" David apa kau tau papa ku itu papa kandung mu aku sudah mengetahui semuanya " kata Gita.
" maaf Gita aku ngak mau bikin kamu Marasa kalok aku akan merebut papa dari mu bukan itu maksudku " kata David.
" ngak masalah lah malah aku senang kalok kau itu anak kandung nya papa. David waktu mu udah habis " kata Gita melihat tubuh David menguarkan cahaya.
" aku ngak mau berpisah seperti ini Gita aku ngak mau " kata David memeluk Gita.
" David jaga papa ya baik baik, papa sangat baik pada ku bahkan aku bukan anak kandung nya tapi papa sangat baik padaku. aku sangat bahagi " kata Gita membalas pelukan David.
" aku pasti akan membahagiakan papa dan kamu Gita ayo kita pulang bersama " kata david menangis.
" David dua hari aku bersama mu itu sudah sangat membuat ku bahagia walaupun cuman sebentar saja tapi terimakasih " kata Gita tersenyum.
" Gita aku ngak mau kita berpisah seperti ini " kata David.
" David sejak kecil aku bisa melihat dunia lain bahkan papa saja tak bisa melihat nya makanya aku di bilang aneh. David terimakasih ya kau sahabat terbaik di dalam hidupku aku sangat bahagia. ini hadiah dari ku " kata Gita menutup mata David lalu kembali membukanya.
tiba tiba David dapat melihat semua orang yg ada di sana yg sedang menyaksikan mereka berdua berpisah.
" Gita apakah kita bertemu lagi " kata David.
" kita akan bertemu lagi di alam keabadian " kata Gita menangis.
" selamat tinggal sahabat " kata Gita kembali.
" aku pergi tapi nanti kita pasti bertemu lagi tolong jangan lupakan aku ya " kata David.
" tidak akan pernah aku melupakan melupakan sahabat pertama dalam hidupku ini " kata Gita. " dan buat mama halwa dan papa menikah
" aku pergi jaga baik baik dirimu " kata David mencium kening Gita seperti halwa yg selalu mencium kening David saat David merasa sedih.
¥¥¥¥¥¥
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.