
" sayang mama pulang " kata halwa langsung menutup pintu dan menghidupkan lampu. halwa berjalan menuju kamar David ternyata David sudah tidur. halwa membetulkan selimut David lalu mencium kening David.
" kasian aku pulang nya terlalu malam " batin halwa berjalan menuju ruang makan ia membuka kulkas terdapat beberapa makanan di sana yg di beli oleh David.
" ma ini ada bakso, pentol, somai, telur gulung, Boba, dan yg lain lain di sana. tolong habis kan ya maa, kalok makanan nya terlalu dingin panasi aja di oven " isi surat yg ada di sana.
" sejak kapan David tau makan makanan kayak gini " kata halwa heran.
setelah selesai makan halwa langsung tidur karna sudah kecapean seharian bekerja.
...pagi hari(~‾▿‾)~....
" mama hari ini keluar kota pulang nya malam David ikut ya " kata halwa sambil memakai kaus kaki.
" David di rumah aja lah ma. ngak enak di luar panas " kata David.
" kan naik mobil " kata halwa.
" bosan di sana ma, mama sibuk bekerja David ciman liatin aja bosan tau " kata David dengan wajah imutnya.
" kalok David tinggal, siapa yg nemenin di sini nanti kalok terjadi apa apa kayak mana " kata halwa khawatir
" mama terlalu khawatir David baik baik aja kok " kata David.
" yakin " kata halwa.
" yakin ma " kata David.
" yakin ni " kata halwa.
" ya Allah ma, yakin yakin yakin seratus persen " kata David.
" yaudah lah mama usahain pulang lebih cepat " kata halwa.
" iya daaaa maa" kata David.
" assalamualaikum " kata halwa.
" waalaikum salam " kata David menutup pintu.
halwa berjalan ke parkiran.
" bisa bisa nya lah berkas tinggal kebiasaan lah " kata Adit yg baru pulang dari TK nya Gita.
Adit melihat halwa yg sedang berjalan ingin masuk kedalam mobilnya. Adit berlari mendekati halwa lalu memegang tangan nya
" halwa akhirnya " kata Adit.
" maaf nama siapa Wiwi bukan halwa " kata wiwi.
" oh maaf saya salah orang maaf maaf " kata Adit meminta maaf.
" lain kali hati hati " kata wanita itu berjalan meninggalkan Adit di sana. sedangkan halwa sudah masuk kedalam mobilnya dan pergi.
" mungkin aku hanya menghayal saja " kata Adit memasukki lift menuju ruangan nya.
tiba tiba seseorang menambrak Adit dan anak tersebut terjatuh.
__ADS_1
" aduh maaf " kata David melihat siapa yg tak sengaja ia tabrak karna dia tadi sedikit berlari.
" kamu tak papa " kata Adit dengan lembut. Adit mengulurkan tangannya membantu David berdiri.
" matanya wajahnya " batin Adit.
" kok bisa berjumpa sama papa sih " batin David membersihkan bajunya karna bajunya sedikit kotor.
" saya minta maaf " kata David berlari masuk kedalam apartemen nya lalu mengunci pintu nya.
" tunggu buka dulu pintunya " kata Adit mengedor gedor pintu nya.
David tak memperdulikan nya.
" tolong jelas kan sama saya apa halwa sudah menikah atau belum tolong biarkan saya berjumpa dengannya " kata Adit. tapi David tidak merespon nya.
" saya mohon biar kan saya berjumpa dengan halwa sebentar saja. saya mohon biarkan saya berjumpa dengan halwa untuk terakhir kalinya " kata adit.
David tetap tidak membuka pintu nya. David ngak mau kalok halwa di labrak lagi oleh Siska
David tak mau itu terjadi. walaupun David sangat ingin berbicara dengan Adit tapi ia tahan.
" saya mohon David tolong buka pintunya saya ingin berjumpa dengan halwa " kata Adit.
tiba tiba kertas putih keluar dari bawah pintu Adit mengambil nya dan membawanya.
" menjauh lah dari mama ku. " tulisan yg ada di kertas itu.
" sudah lah aku memang ngak ada harapan untuk nya maaf telah memaksa mu " kata Adit berjalan masuk ke apartemen nya lalu pergi ke perusahaan nya.
...kantor ノ( ͡° ͜ʖ ͡°ノ)...
" bisa tolong di bacakan ngak " kata Adit.
" manja amat lah. nama halwa tinggal di Australia selama lima tahun terakhir berkuliah di Australia di kuliah paling populer di sana dan mendapatkan juara pertama di kuliah nya. halwa memiliki anak yg sekarang berumur lima tahun dan namanya david. status halwa sekarang janda semenjak dia bercerai dengan mu " kata arpin.
" jadi David itu anak ku apa bukan " kata Adit.
" Menurut ku sih itu kayak nya anak mu tapi aku juga ngak bisa Pastikan itu anak mu atau bukan kita butuh DNA nya David untuk memastikan " kata arpin meminum kopi Adit.
" enak kali kau ya minum kopi aku ngak ijin dulu kebiasaan " kata adit ngambek.
" umur udah 28 tingkah kayak anak anak " kata arpin.
" biarin " kata Adit masih tetap ngambek.
" hadehh " kata arpin
" permisi " kata karyawan.
" masuk " kata adit.
" pak klayen perusahaan yg dari Australia sudah sampai pak. dia bilang kalok lima menit lagi bapak ngak datang maka semuanya akan di batalkan " kata karyawan tersebut.
" Australia " kata arpin.
" OOO aku ingat.. pak ley kan. " kata Adit.
__ADS_1
" oo pak ley " kata arpin.
" wah dahlama banget ngak jumpa. pak ley sama papa itu sahabat dari TK sampai mereka jadi pembisnis besar tapi semenjak papa tinggal di Indonesia mereka jarang ketemu. terahir ketemu saat umur ku 5 tahun kalok ngak salah " kata Adit mengambil beberapa berkas di dalam laci.
" itumah gue tau Adit. udah ayo cepat kesana " kata arpin Merapikan bajunya.
" astaga gue ngak di suruh keluar. siapa gue di mana gue ada kue ngak " batin karyawan tersebut.
" ngapain kau di situ keluar lah. kami mau kesana " kata Adit.
" baik pak. " kata karyawan tersebut keluar dari ruangan Adit.
mereka berdua berjalan menuju ruang rapat. ketika mereka masuk.
" maaf kami telat " kata Adit. tapi tak ada seorang pun di sana.
" maaf pak Adit dan pak arpin. atasan saya sedang di kamar mandi " kata Mona asisten halwa.
" ngak papa kok " kata Adit duduk di kursinya. Adit membuka hpnya dan melihat lihat ft halwa dan david.
" apakah David anak ku atau bukan yaaa. " batin Adit melihat foto Adit yg tersenyum sambil memakan eskrim cokelat.
" wah settress ku rasa Adit semenjak dia tau david. lebih baik aku daftar di kerumah sakit jiwa sebelum dia benar benar gila " batin arpin melihat Adit senyum senyum sendiri di depan hp.
...di sisi halwa←_←....
halwa berjalan menuju ruangan rapat tiba tiba seseorang menambrak nya dan tak sengaja menumpahkan jus buah naga di baju putih halwa.
" maaf saya ngak sengaja maaf " kata karyawan tersebut.
" ngak papa kok. saya mau ke kamar mandi dulu mau bersihin ini " kata halwa menunjukkan jas putih nya.
" saya bantu " kata karyawan tersebut.
mereka berjalan menuju kamar mandi. halwa membuka jas nya dan membersihkan nya di bantu oleh karyawan tersebut.
" aduh nodanya masih terlihat. maaf mbak tolong jangan lapor kan saya lada CEO mbak nanti saya bisa di pecat saya baru masuk perusahaan ini kemarin " kata karyawan tersebut.
" ngak kok. lagian ini cuman noda buah saja nanti juga akan hilang " kata halwa tersenyum.
" gini saja jas ini akan saya laundry saja satu jam lagi akan bersih mbak bagaimana saya yg bayar " kata karyawan tersebut panik.
" yasudah satu jam lagi ya. saya ada rapat sebenarnya ini udah mulai jadi saya harus kesana secepat nya " kata halwa.
" maaf telah merusak waktu anda. kalok mbak selesai sebelum satu jam mbak bisa jumpai saya di ruangan keuangan di meja 20 itu meja saya atau saya akan titip ke resepsionis " kata karyawan itu tampah panik.
" baik lah. " kata halwa meninggalkan dia di sana dan terburu buru ke ruangan rapat
halwa berlari ke menuju ruangan rapat. ketika sampai halwa mengontrol nafasnya dan membuka pintu.
" maaf saya terlambat " kata halwa berjalan menuju tempat duduk nya.
" ngak papa kok " kata Adit melihat wajah halwa.
" hakwA " kata Adit terkejut.
¥¥¥¥¥¥¥
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.