Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
perceraian


__ADS_3

semua orang yg ada di sana terkejut mendengar ucapan Hanif berhubung Hanif mengunakan bahasa Indonesia. Jamil menyerahkan halwa pada Hanif.


" kalian bisa ikut kami ke kelinik karna kami tidak tau di mana tempat nya " kata Haraf kk nya Hanif.


" baik " kata mereka ikut membawa halwa ke kelinik.


...di kelinik.....


halwa di sudah sadar tapi kepalanya di perban karna tadi waktu jatuh kepalanya berdarah. pak RT menceritakan apa yg terjadi selama bertahun tahun lama nya semenjak halwa tinggal di desa itu.


ayahnya halwa sangat bersyukur saat mengetahui halwa masih hidup dan ayah nya halwa sedikit emosi saat mengetahui halwa sudah menikah saat umurnya masih 17 tahun dan di hari itu adalah hari ulang tahun nya halwa.


mereka di perbolehkan masuk karna kondisi halwa sudah baikan dan boleh di bawa pulang. ketika mereka masuk mereka melihat halwa menangis. halwa melihat ayahnya yg sudah sangat lama iya rindukan.


" Daddy " kata halwa sambil menangis.


" halwa" kata ley Daddy halwa. ley memeluk anak perempuan nya satu satunya itu ia merasa sangat bahagia.


" sudah lah halwa sekarang kita semua sudah berkumpul kita kembali ke rumah ya " kata ley kepada halwa.


" iya " kata halwa menghapus air matanya.


" suami mu mana biar kan aku membunuh nya " kata Haraf emosi.


" sudah lah kk jangan seperti itu lagian halwa bukan istri nya lagi " kata halwa menggeleng geleng kan kepalanya.


" loh kok bisa " kata Hanif terkejut.


" hhmm ini hanya sebuah kesalahan. halwa udah menantangani surat perceraian kok " kata halwa mencoba untuk tersenyum.


" kalok gitu kita akan langsung pulang saja ngak usah pedulikan dia " kata Haraf.


" iya " kata kami semua.


" baju baju mu yg ada di sana ngak perlu di bawa kita nanti beli di sana saja dan kucing kucing itu aja yg di bawa ya " kata ley.


" iya Daddy " kata halwa.


" lah pisah lagi sama halwa " kata ayu.


" kalok masa liburan nanti insyaallah aku kemari mengunjungi kalian " kata halwa.


" janji " kata mereka.


" hhmm " kata halwa.


akhirnya mereka mengantarkan halwa sampai di depan gerbang masuk kedesa.


" jangan lupakan kami ya " kata mereka.


" ngak akan ku lupakan kalian " kata halwa.

__ADS_1


" hati hati di jalan " kata mereka kembali..


" iya kalian juga jaga kesehatan kalian ya " kata halwa.mobil pun berjalan menjauh dari desa itu.


di dalam mobil mereka sangat ceria dan bergembira mereka menceritakan apa yg terjadi saat itu di kala waktu halwa menghilang dan mereka tak menemukan halwa.


" karna mommy syok sudah 3 bulan tak menemukan mu jantung nya kumat dan dia menghembuskan nafas terakhir nya " kata ley dengan nada sedih.


" sudah lah dad semua nya sudah takdir tak bisa di ubah, kita hanya harus mengikhlaskan apa yg sudah terjadi " kata halwa.


" iya " kata ley.


katika mereka sudah sampai mereka langsung melakukan penerbangan butuh waktu sekitar 14 jam untuk sampai ke sana.


...di perusahaan...


" akhirnya semua pekerjaan 1 Minggu kedepan udah selesai. dan aku bisa bulan madu di akhir tahun ini " kata Adit sangat senang.


" pasti halwa khawatir aku ngak pulang padahal ini sudah jam 12 siang." kata Adit yg sedang istirahat di kantor nya berhubung jam makan siang.


Adit membuka hpnya dan mencari tau kenapa emosi perempuan bisa naik turun dan menginginkan sesuatu dalam waktu singkat.


" hamil " batin Adit mempertimbangkan selama ini sifatnya halwa sama tanda kehamilan.


" semua nya sama apa jangan jangan halwa beneran hamil tapi kan halwa pakai kb ngak mungkin hamil coba beli testpack aja lah " kata Adit.


" halwa hamil kalok gitu makin susah aku misahin mereka dan lagi mereka mau bulan madu kan aku bisa ikut " batin Yuni.


" masuk lah " kata Adit.


" maaf pak saya lancang kalok boleh tau bapak sama istri bapak mau bulan madu kemana ya " kata Yuni.


" hhmm rencana saya sih ke Prancis sih " kata Adit.


" kalok gitu mah aku ngak bisa ikut uang dari mana coba " batin Yuni.


" eh kau kenapa bertanya seperti itu " kata Adit.


" saya hanya mau kasi saran saja " kata Yuni.


" seperti itu ya " kata Adit.


berjam jam berlalu sekarang sudah jam pulang. sebelum pulang Adit pergi ke apotik dan membeli testpack. setelah itu langsung pulang.


" assalamualaikum halwa " kata Adit sambil menutup pintu.


" sayang " kata siska


" Siska ngapain kau di sini " kata Adit terkejut.


" aku kan istri mu lagian ini udah tiga bulan kan dan kenapa kau ngak cerai nya si halwa itu " kata siska.

__ADS_1


" mau aku ceraikan atau tidak itu urusan ku bukan urusan mu " kata Adit.


" Adit aku mau kau menceraikan halwa karna aku sedang mengandung anak mu " kata Siska memengangi perutnya.


" ngak MUNGKIN dan aku ngak akan menceraikan halwa " kata Adit dengan nada membentak.


" ini surat dari rumah sakit kalok aku ini hamil dan aku terakhir kali berhubungan bersama mu " kata Siska melempar kertas pernyataan dari rumah sakit. Adit membacanya dan ternyata emang benar.


" ngak mungkin itu pasti bukan anak ku mungkin itu anak selingkuhan mu itu " kata Adit.


" aku pacaran cuman sama kamu ya mana ada aku selingkuh " kata Siska ngotot.


" 3 bukan yg lalu di bar malam aku melihat mu berciuman dan bilang kalok kau akan meninggal kan ku " kata Adit.


" jangan mengada Ngada ya Adit ini anak mu dan usia kandungan ku sudah 5 bulan. aku ngak mau tau kau harus bertanggung jawab dan menceraikan dia " kata Siska.


" gini aja ketika dia lahir kita akan melakukan tes dna bagaimana " kata Adit.


" kau yg akan malu Adit kalok sampai semua orang tau kalau kau mempunyai seorang anak di luar nikah " kata Siska.


" sudah sekarang halwa mana " kata Adit.


" udah ku usir dia tadi malam " kata Siska.


" terus halwa nya kemana tadi malam kan hujan deras apa kau gila " kata Adit sangat marah


" emang nya kenapa itu kemauan ku ya terserah ku lah pokoknya kalau kau ngak mau nikahin aku aku akan bilang sama orang tua mu " kata Siska.


" papa bisa syok dan lagi papa punya penyakit jantung bisa bisa kumat. tapi bagaimana kalok Siska jadi istri kedua tapi kasian halwa dia pasti sakit hati AAAA aku bingung " batin Adit.


" dan kau tinggal tanda tangan di sini halwa udah tanda tangan di sini sebelum dia pergi " kata Siska memberikan surat cerai.


" untung sebelum pergi aku suruh dia tanda tangan dahulu " batin Siska.


Adit terkejut melihat surat itu dan tanda tangan halwa di sana. Adit merasakan sangat sedih hidup nya rasanya kosong dan gelap tanpa kehadiran halwa. Adit terpaksa menandatangani nya karna demi orang tuanya dan demi anak di dalam kandungan Siska.


" udah ku tanda tangani sekarang kau boleh pergi " kata Adit.


" kapan kita melakukan pesta pernikahan " kata Siska.


" tunggu kau mati " kata Adit.


" ini serius sayang aku mau 1 Minggu lagi ya. dan seperti janji mu dulu aku mau seperti itu ya " kata Siska pergi dari apartemen itu.


Adit duduk di sofa. air mata Adit mengalir di pipinya entah apa yg ada di lubuk hatinya seperti ia sedang kehilangan seseorang yg sangat berharga bagi hidupnya.


¥¥¥¥¥¥


...*pertanyaan....


hai semuanya kalian tau ngak kalok bercerai dalam keadaan terpaksa itu sah atau ngak ya*???

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2