Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
aksi yuni


__ADS_3

malam harinya


halwa sangat fokus ke buku bukunya. halwa membaca sambil mencatat hal hal yg penting di buku yg lain. walaupun seperti itu halwa juga memakan eskrim yg sempat ia beli tadi siang.


" halwa bisa menulis sambil membaca dan eskrim nya jalan terus " batin Adit melihat halwa yg tangan kirinya menulis tangan kanannya menyendoi eskrim dan mata terus membaca. halwa bisa menulis dengan kedua tangannya.


TING DONG TING DONG. bel


" halwa aja yg buka pintu " kata halwa berjalan menuju pintu lalu membukanya


" halwa " kata Yuni didepan halwa.


" mbak Yuni kenapa datang malam malam mau minjam panci " kata halwa.


" ya bukan lah saya di sini mau kasi kue ini " kata Yuni memberikan satu kotak kue coklat.


" terimakasih ya mbak " kata Yuni.


" di habiskan yaaa " kata Yuni kembali ke apartemen nya dan halwa kembali masuk kedalam


" siapa halwa " kata Adit.


" mbak Yuni kasi kue.. om mau " kata halwa.


" aku udah kenyang banget " kata Adit.


" hhmm kalok gitu halwa simpan dalam kulkas ya karna halwa masih mau makan eskrim " kata halwa sambil berjalan kedapur lalu kue nya di masukkan kedalam kulkas.


" halwa besok ada pemotretan datang seperti biasa ya " kata Adit.


" baik lah " kata halwa.


keesokan harinya.


halwa terus di dalam kelas sambil membaca buku buku yg ia beli kemarin dan sambil menunggu waktu pulang berhubungan lagi jamkos.


" ini untuk mu " kata seorang laki laki memberikan paket bunga mawar warna putih lalu pergi meninggal kan kelas ini.


" dia pergi padahal belum ucap terimakasih " batin halwa memengang bunga itu.


" halwa dapat bunga untuk sekian kalinya hari ini " kata mereka melihat samping meja halwa yg penuh dengan bunga dan cokelat.


" apa ini hari valentine tapi hari valentine masih jauh banget " batin halwa.


" hhmm halwa dapat 23 paket bunga " kata putri menghitung paket bunga yg halwa dapat.


" kalian mauu hhmmm ambil aja lah " kata halwa sambil mengambil 3 paket bunga yg iya pilih.


" mana mau kami ambil punya mu " kata raua.


" ini ambil " kata halwa memberikan satu tangkai bunga kepada seluruh kelas.


" karna kalian ngak mau ambil utuh ku kasi satu tangkai satu orang " kata halwa.


" haluaaa " kata mereka mau memeluk halwa.

__ADS_1


" stop jangan peluk peluk " kata halwa dengan tegas


tiba bel pulang berbunyi. kami langsung pergi dari kelas. halwa memasukkan bunga kedalam kantong plastik yg selalu ia bawa ke mana mana. seperti biasa halwa beli makanan di depan sekolahnya terlebih dahulu.


halwa membeli rujak, cilok, telur gulung, dan jus mangga yg di masukkan nya kedalam botol air minum nya. halwa juga memberikan mereka bunga. setelah itu halwa langsung pergi ke perusahaan nya Adit.


di perusahaan.


" mbak om Adit nya ada " kata halwa.


" ada kok halwa pak Adit sedang di ruangan nya " kata resepsionis.


" terimakasih ini untuk mbak yg telah bekerja keras " kata halwa memberikan bunga


" wahh terimakasih ya" kata resepsionis


" sama sama " kata halwa berjalan menuju lift untuk ke ruangan Adit.


" hhmm om Adit lagi apa ya " kata halwa melihat pintu ruangan Adit terbuka dan mendengarkan suara perempuan.


halwa melihat Yuni dan Adit sedang berciuman. entah kenapa tubuh halwa membeku melihat Adit dan Yuni. halwa bergegas untuk pergi dari sana dan menuju tempat pemotretan.


di ruang pemotretan.


" loh halwa cepat sekali datang " kata Budi.


" kecepatan ya hehe ini untuk om Budi " kata halwa memberikan bunga.


" terimakasih ya " kata Budi menerima nya.


" tenang semuanya kebagian kok " kata halwa memberikan mereka satu persatu.


" terimakasih halwa " kata mereka semua.


" halwa Ayuk ganti baju makin cepat mulai semakin cepat kita siap " kata Hamid.


" baik lah " kata halwa tersenyum.


" cantik nya " batin mereka semua melihat halwa semakin cantik.


di ruangan Adit.


" bagus ini saatnya " batin Yuni yg mengetahui kalok halwa sudah berada di lift menuju ruangan Adit


" pak Adit ada yg mau saya tanyakan " kata Yuni masuk kedalam ruangan nya Adit dan melihat kebetulan Adit sedang berjalan mau keluar dari ruangannya.


Yuni sengaja menjatuhkan dirinya di tubuh Adit membuat mereka tak sengaja berciuman.


" berhasil " batin Yuni yg melihat halwa sedang melihat aksi mereka berdua dan halwa langsung pergi.


" apa apaan kamu ini " kata Adit mendorong tubuh Yuni


" maaf pak saya tidak sengaja lantai ini terlalu licin untuk sepatu saya membuat saya jadi terpeleset " kata Yuni dengan raut wajah yg sedih.


" menjijikkan.. lain kali jangan pakai sepatu itu lagi " kata Adit menuju kamar mandi di ruangan nya dan mencuci mulut nya.

__ADS_1


" semoga saja halwa belum datang dan tidak melihat ke jadian tadi " kata Adit di dalam kamar mandi.


" aku mendapat foto nya " batin Yuni yg sengaja memfoto mereka berdua secara diam diam.


kembali ke awal. di ruangan pemotretan


halwa memakai gaun berwarna biru laut halwa juga memakai topi berwarna hitam berenda karna topi nya berwarna hitam sepatu tas sarung tangan dan ikat pinggang pun berwarna hitam.


" ok udah selesai " kata firman yg sudah selesai mendadani wajah halwa dengan sangat cantik.


" terimakasih " kata halwa sambil memakan rujak nya yg ia beli tadi.


" hhhmm halwa kita foto dulu " kata firman berfoto bersama halwa dan mengunggahnya di akun Instagram nya.


" loh halwa kapan datang kok ngak datang ke ruangan ku dulu " kata Adit dan di samping nya adalah Yuni.


" biar cepat selesai " kata halwa dengan dingin kepada Adit.


" halwa pms " batin Adit


akhirnya pemotretan pun di lakukan. seperti biasanya halwa selalu sempurna melakukan pemotretan.


" dia sangat cantik dan tubuhnya juga Indah ini bisa jadi penghalang ku " batin Yuni melihat pemotretan yg di lakukan halwa.


setelah selesai halwa langsung Menganti bajunya dan bersiap siap untuk pulang.


" halwa kita langsung pulang atau ke tempat lain dulu " kata Adit dengan lembut.


" mana pun jadi " kata halwa dengan dingin.


" kalok gitu kita langsung pulang saja " kata adit.


" mas Adit saya boleh ikut ngak mobil bahan bakar nya habis " kata yuni


halwa melihat Yuni langsung berjalan menuju lift dan meninggalkan Adit dan yuni berdua saja.


" maaf ya yuni mobil saya muat untuk dua orang saja ngak bisa lebih " kata Adit.


" yyaahh ya sudah lah ngak papa " kata Yuni sedih


tiba tiba halwa menelpon.


" kenapa halwa " kata Adit.


" om pulang sama Yuni aja halwa udah pulang dan sekarang lagi naik taxi " kata halwa dengan cepat lalu mematikan nya.


Yuni yg sedikit mendengar nya pun senang.


" boleh lah pak saya ikut " kata Yuni kembali.


" ya sudah lah " kata adit terpaksa.


" yes " batin Yuni.


¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.


__ADS_2