
" David apa David senang berjumpa dengan papa " kata Adit sambil membantu David memakai bajunya.
" tidak " kata davit.
" kenapa " kata Adit sedih.
" kalok mama dan David nelpon seperti pertama kali itu istri nya papa datang ke rumah mama di desa dan menampar mam dengan kuat David ngak mau " kata David.
" berarti Siska sudah berjumpa dong dengan halwa " batin Adit berfikir.
David mengambil tas kecil nya di meja yg ada di samping nya dengan tangan kiri nya. David membuka tasnya dan mengambil kotak softlens nya. davit membuka softlens yg ia kenakan dan mengganti nya dengan yg baru.
Adit melihat bola mata David. warnya hijau daun yg lebih indah dari halwa.
" David kenapa pakai softlens " kata Adit.
" David ngak suka menarik perhatian " kata david yg menyimpan kembali barang barang nya tadi kedalam tas.
" apa David malu sama warna hijau ini " kata Adit menunjuk matanya David.
" David hanya ngak suka menarik perhatian itu saja " kata David.
" dengar papa, apapun yg ada di diri David jangan malu untuk memperlihatkan nya kepada orang lain itu akan membuat David berbeda dan menjadi istimewa " kata Adit
" papa " kata David menutup matanya. David melihat bayangan hitam melintasi jendela dengan sangat cepat.
" David kenapa ada apa " kata Adit.
" ada bayangan hitam pa yg melintas di kendala itu pa " kata David ketakutan.
" mungkin itu hanya bayangan David saja. sekarang kita dekat mama ya " kata Adit mendorong kursi roda David.
...di ruang keluarga乁༼☯‿☯✿༽ㄏ....
semua orang ada di sana dan bersiap untuk pulang ke rumah mereka.
" David udah siap " kata halwa.
" udah ma " kata David.
" kalok gitu Alex aku pulang dulu ya " kata ley.
" berapa lama kau di Indonesia " kata Alex.
" mungkin lusa aku udah kembali tapi nanti aku kesini lagi kalok anak mu itu menghalal kan anak ku itu " kata ley menatap Adit.
" nanti bisa di bicarakan " kata Adit malu.
" yaudah lah kami mau pulang dulu " kata ley.
Alex beserta keluarga nya mengantarkan sampai depan pintu.
" da papa " kata David di dalam mobil
" daaa jadi anak yg baik ya " kata Adit.
" iya " kata David tersenyum.
mobil pun di jalan kan. mereka semua menuju rumah yg ada di ujung komplek di sana. perjalan hanya 10 menit dari rumah Alex.
" kakek rumah ini besar juga " kata david. karna sudah sampai di depan rumah itu.
" Daddy " kata halwa menatap ley.
" kalok di apartemen kamar nya cuman ada 3. Daddy tidur di sofa ruang tamu gitu.. ya Daddy mana mau jadi Daddy beli lah " kata ley pada halwa.
" kalok gitu Daddy jangan beli rumah sebesar ini lah boros uang, kan bisa cari rumah yg lebih kecil atau kita nginab di hotel untuk 2 hari " kata halwa.
" sayang uangnya lebih baik kayak gini. lagian rumah ini atas nama halwa jadi nanti kedepannya ini rumah halwa " kata ley.
" terimakasih Daddy tapi ini tertalu besar. rumah halwa juga udah ada kok " kata halwa menolak.
__ADS_1
" udah ngak papa ngak masalah " kata ley mematikan mobil dan turun dari mobil karna sudah sampai.
mereka masuk kedalam rumah itu bersama sama. seketika David melihat sosok seorang wanita berambut panjang duduk di tangga paling. David memejamkan mata nya.
" mama " kata David menggenggam baju halwa.
" kenapa David " kata halwa.
" di sana ma di sana ada perempuan ma dia... dia sangat seram " kata David memejamkan matanya.
" ngak ada siapa siapa disana David " kata Hanif.
" pelayan mungkin " kata ava.
" pembantu nya akan datang 30 menit lagi " kata Haraf.
" David ngak bohong di sana dia masih ada di sana " kata David sangat ketakutan.
" David mungkin itu hanya hayalan David saja ngak ada siapa siapa di sana " kata halwa bingung
" di sini ngak ada siapa siapa, tapi ini sangat berdebu " kata Kevin menaiki tangga yg di maksud David.
" aduh hattccuu " kata Rosa bersin. Rosa elergi dengan debu.
" ma David David mau tidur aja " kata David tetap memejam kan matanya.
" ok " kata halwa merasa aneh dengan sifat David.
" kalian pilih kamar kalian masing masing ya Daddy mau pergi ke kota sebelah dulu ada rapat di sana hari ini " kata ley melihat jam tangannya.
" baik lah " kata mereka semua.
mereka semuanya menyalami ley lalu ley pergi.
...di kamar David ^_________^....
" David tadi apa David berbohong " kata halwa kepada david.
" David kalok melihat seperti itu istighfar ya berpikir dengan jernih " kata halwa kepada David.
" iya ma " kata David.
...malam harinya....
mereka semua sedang makan malam bersama tapi ley belum pulang mungkin dia akan sampai tengah malam. David kembali melihat sosok yg ia lihat di tangga tadi siang.
" astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah " kata David kembali menutup matanya.
" kk kok tutup mata " kata emelia melihat David.
" ngak papa " kata David membuka matanya dan kembali melihat sosok wanita itu di samping Kevin yg sedang makan.
" MAMA " kata David semakin ketakutan.
" kenapa David " kata halwa keget hampir kesedak.
" David ngagetin aja lah " kata Hanif juga ikut keget.
" David kenapa sih " kata Haraf merasa heran.
" di samping kk Kevin dia.. dia di samping kk Kevin " kata David memejamkan mata nya dan menggenggam baju halwa dengan kuat.
" di samping ada kk " kata Rosa yg berada di samping kanan Kevin dan di samping Kevin hanya ada bangku kosong.
" ma dia.. dia ada di sana " kata David menangis karna ketakutan
" iya.. tapi dia siapa " kata halwa.
" perempuan itu ma yg ada di tangga ma dia dia berdiri di samping kiri kk Kevin ma " kata David menangis.
" di samping kiri ngak ada siapa siapa David " kata Ruby.
" iya ngak ada siapa siapa " kata ava.
__ADS_1
" jangan jangan David lihat hantu " kata Hanif.
" mana ada hantu di tempat terang kayak gini " kata Haraf.
" David salah minum obat kali makanya dia berhalusinasi " kata Rosa.
" David belum minum obatnya karna belum jam makan obat jam segini " kata halwa.
" mungkin David hanya melihat sosok itu karna kelang 3 rumah di sana ada kuburan " kata ava.
" eh emang ada " kata Hanif.
" sebelum kalian kemari aku udah cek rumah ini dulu " kata ava.
setelah David sedikit tenang David kembali membuka matanya dan tak melihat perempuan itu lagi. sudah jam sembilan malam David memutuskan untuk tidur bersama dengan halwa karna ia terlalu takut untuk tidur sendiri.
jam 12 malam David ingin buang air kecil tapi tak tega membangunkan halwa yg sedang tertidur pulas. tapi mau ngak mau David membangunkan halwa karena ia ngak bisa berjalan dengan kakinya yg patah.
" mama.. astfiruallah hal'azim astaghfirullah astaghfirullah " kata David kembali melihat sosok wanita itu.
" kau bisa melihat ku " kata hantu perempuan itu di samping David.
" aku aku gak mengganggu mu pergi lah jauh jauh " kata David ketakutan.
" cuman kau yg bisa melihat ku kannn " kata hantu itu.
" iya iya aku bisa melihat mu " kata David menangis.
" sudah bertahun-tahun lamanya aku di rumah ini.. mereka membunuh ku mereka menolak ku dari tangga hingga aku mati. aku ngak punya salah sama mereka tapi mereka membunuh ku apa salah ku " kata hantu itu.
" aku tidak tau, kumohon pergi lah pergilah " kata David.
" aku melihat keluarga kalian sangat baik ibadah kalian tak pernah tinggal bahkan kalian menjalankan ibadah sunah. kalian sangat baik hihihihi " kata hantu perempuan itu tertawa.
" PERGI LAH KUMOHON " kata David sangat ketakutan sehingga celananya basah.
" David kenapa berteriak malam malam " kata halwa terbangun.
" mama " kata David menangis tapi matanya masih di tutup.
" David kau ngompol, kenapa ngak minta tolong sama mama sih buat ke kamar mandi " kata halwa merasakan adanya basah di selimut David.
akhirnya David menceritakan semua yg terjadi kepada halwa. halwa sedikit tidak percaya dengan yg di katakan oleh David tapi halwa mencoba mempercayai nya. halwa mengganti seprei nya dengan yg baru karna yg sedang mereka pakai sudah basah.
...pagi harinya (。•̀ᴗ-)✧....
" mama kenapa " kata David melihat ekspresi wajah halwa yg ada di depan cermin.
" sayang kita ngak jadi ke Bali, paman Jamil paman kemal dan paman uden sedang sakit secara bersamaan " kata halwa.
" mama jangan sedih lah. David juga ngak terlalu pingin ke Bali jadi ngak masalab sih kalok ngak jadi " kata David.
" makasi sayang " kata halwa mencium kening David.
" jadi kita akan kembali ke rumah kakek " kata David.
" sayang kemungkinan kita akan tinggal di Indonesia dan sesekali kita akan ke rumah kakek " kata halwa.
" loh kok gitu ma " kata David.
" David maukan mama sama papa bersatu seperti yg David harabkan " kata halwa.
" sekarang David ngak mau nanti Tante jahat itu menampar mama lagi David ngak mau " kata David.
" ngak sayang Tante jahat itu ngak akan menampar mama lagi " kata halwa.
" benarkah " kata David.
" iya sayang dia ngak bakalan menampar mama lagi karna dia sudah ada di tempat yg sangat jauh dia ngak akan pernah berjumpa dengan kita lagi mungkin " kata halwa.
¥¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya
__ADS_1