
" mau bicara apa " kata Alex sambil membaca koran nya.
" itu.. pa.. Adit mu pinjam uang " kata Adit dengan pelan
" pinjam uang.. bukanya uang Adit itu banyak ya.. penghasilan perusahaan Adit juga sangat berkembang tanpa bantuan papa kan " kata Alex.
" Adit butuh uang 3 M pa untuk perusahaan " kata Adit.
" APA 3M kenapa bisa sebanyak itu " kata Alex terkejut.
Adit menceritakan semuanya yg telah terjadi dengan perusahaan nya yg kini di ambang pintu kebangkrutan.
" astaghfirullah Adit Adit kayak gini lah kalok ngak mau dengarin. kk mu itu benar tapi adit ngak mau percaya adit bilang Siska ngak seperti itu tapi yg di katakan mereka benar semua kan " kata Alex yg sangat marah dengan putra semata wayangnya.
" Adit ngak tau pa.. Adit pikir Siska itu baik " kata Adit yg sudah menangis ngak tahan karna di marahin.
" papa ngak mau tau ini kecerobohan Adit. Adit tau Adit sudah punya istri tapi masih pacaran sama Siska " kata Alex.
" iya Adit masih pacaran sama dia " kata Adit.
" apa Adit memikirkan perasaan nya halwa. Adit selingkuh apa halwa tau semua ini " kata Alex
" halwa udah tau dari hari pertama pernikahan " kata Adit yg masih menangis.
" papa ngak habis pikir Adit. kalok Adit memang ngak mau sama halwa aturnya setelah ijab kabul itu Adit langsung saja ceraikan halwa kan bisa bukan seperti sekarang mungkin perasaan halwa itu udah ada untuk Adit tapi Adit ngak menyadari nya " kata Alex.
" Adit ngak mau melakukan nya karna pas Adit ijab kabul mama sangat senang Adit berpikir setelah 3 bulan halwa pasti melakukan suatu kesalahan hingga karna kesalahan itu bisa menjadi alasan untuk Adit bercerai. " kata Adit.
PPPLLAAAKK. tamparan mendarat dengan sangat kuat ke pipi Adit yg putih dari Rani.
" KAMU SALAH ADIT. kamu yg bersalah suami macam apa kamu selingkuh secara terang terangan di depan istrimu... kk emang ngak pernah marah sama Adit tapi kali ini kk sangat marah betul betul marah " kata Rani yg sudah tak bisa menahan emosi nya
" kk.. " kata Adit memengang pipinya yg sudah sangat merah
" udah dek ingat ngak boleh marah ingat kan " kata Rama menenangkan Rani.
PPPLLAAAKK. tamparan mendarat juga dengan sangat kuat ke pipi satunya dari Rana.
" kau ngak pernah dengar ucapan kami kau terus bilang Siska ngak seperti itu setelah semua ini terjadi baru kau bilang semua ucapan kami selama ini benar selama ini kau kemana... ngak habis pikir kk kau bisa berbuat seperti itu... iiiissss sendainya kk ngak lagi hamil udah kubunuh kau ADIT " kata Rana
__ADS_1
" Rana udah udah jangan marah marah lah " kata Ilham tambah panik.
" rana hamil " kata mereka semua yg mendengar nya.
" iya Rana hamil Rana mau bagitau semua orang di sini pas semuanya kumpul eh malah si Adit ada masalah " kata Rani memberikan foto USG kandungan nya yg berumur 2 Minggu kepada Alex.
" terimakasih ya Rana Ilham " kata Alex melihat foto tersebut terharu.
" nanti aja terharu nya pa Adit ini kayak mana.. hukuman apa cocoknya untuk dia ini " kata Rana yg betul betul sangat marah.
" cukup kk jangan tampar dan marahi om Adit lagi... halwa tau om Adit salah tapi.. halwa kasi om Adit selingkuh itu karna halwa tau om Adit ngak bahagia sama halwa makanya halwa bisa menerima ini semua " kata halwa kepada mereka.
" halwa apa kau bodoh kau masih bertahan sama Adit yg udah nyakitin kamu " kata Rani.
" walaupun halwa hanya istri 3 bulannya om Adit itu udah cukup kok. setidaknya halwa tau halwa sudah berpengalaman dalam urusan rumah tangga walaupun cuman 3 bulan " kata halwa.
" sudah sudah duduk dulu " kata Alex pusing melihat keadaan ini.
" BI tolong buatin jus alpukat ya.. bawakan beberapa puding kemari dan bawakan kompres dingin " kata ayu.
" baik nyonya " kata nya.
" semoga kau belajar dari ini semua. papa ngak suka ribut ribut ini uang nya Adit bisa ganti kapan saja kalok sudah ada uang nya " kata Alex memberikan cek uang dengan nominal yg di maksud oleh adit. Alex juga memberikan lebih.
" terimakasih pa dan maaf semuanya " kata Adit menghapus air mata nya mengambil cek tersebut.
" minta maaf lah sama halwa " kata mereka semua.
" halwa aku minta maaf " kata Adit.
" halwa sudah maaf kan kok " kata halwa.
" tuan nyonya ini minuman nya dan makanannya " kata pelayan tersebut.
" halwa bawa Adit ke kamar dula kompres dulu pipinya ya " kata ayu.
" iya ma " kata halwa.
halwa membawa Adit kekamar nya.
__ADS_1
" Rani Rana tak seharusnya kalian manampar pipi adek kalian sekuat itu " kata atu.
" dia yg salah ma " kata Rani dan Rana.
" papa kenapa fotoin hasil USG kandungan nya " kata Ilham.
" papa lagi balas dendam karna cucu papa akan lahir di bulan yg sama cuman beda harinya aja " kata Alex.
" balas dendam " batin Ilham kaget.
di dalam kamar Adit.
halwa mengompres pipi Adit yg memar tapi Adit terus menangis di depan halwa.
" sudah lah jangan menangis terus matanya jadi sangat merah loh " kata halwa.
" baru pertama kali ini halwa aku liat kk Rani semarah itu biasanya dia itu sangat jarang marah dan kk Rana walaupun dia sering marah tapi kali ini dia sangat marah besar pasti mereka membenci ku " kata Adit menangis memeluk halwa dengan sangat erat.
" ngak kk Rani dan kk Rana ngak mungkin benci sama om halwa yakin " kata halwa.
" hhhmmm " kata Adit.
Adit memasukkan tangan nya kedalam baju gamis halwa Adit melepaskan sesuatu dan memainkan sesuatu di dalam sana.
" om.. jangan sekarang " kata halwa yg sedikit terbawa sesuasana yg di buat oleh Adit
" tapi aku maunya sekarang " kata Adit.
" masih banyak yg menunggu kita di bawah om.. " kata halwa
" sebentar saja ngak akan lama " kata Adit menatap halwa.
" sebentar saja ya " kata halwa.
" iya kita lakukan sebentar saja " kata Adit.
¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.
__ADS_1