Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
saling mengerti


__ADS_3

tak terasa kini sudah malam, semua sedang di bersihkan.


" neehhh " suara Diva menangis kelaparan.


tangan sebelum Devi menutup mulut diva dan diva malah makin nangis. Devi menepuk


" aduh, kk Devi ngak boleh gitu " kata Adit melihat anak keduanya dengan cepat mengambil Diva dan memberikan nya susu botol karna halwa sedang ke kamar mandi.


" loh Diva menangis " kata halwa yg sudah selesai.


" hhmm, mulutnya di tutup sama Devi biar diam" kata Adit


" eh " kata halwa terkejut.


" mama, papa kakek dan yg lain mau pergi ke bandara sekarang kita ikut " kata David masuk kekamar mereka.


" ikut kok " kata mereka berdua


...di bandara ( ◜‿◝ )...


p" papa nanti makan yg teratur, jangan bergadang semalaman " kata halwa.


" iya iya tenang aja " kata ley.


" ngomong ngomong Kevin sama Azka mana " kata Hanif


" lah tadi ada di sini " kata mereka kehilangan Kevin Azka


" telpon dulu " kata Haraf.


" lah itu Kevin sama Azka " kata adit.


" kalian berdua kemana aja " kata Haraf.


" tadi Azka mau beli kue tapi bingung pilih yg mana jadi Kevin pilih semua " kata Kevin memperlihatkan kue yg ia pilih. sedangkan wajah Azka sudah sangat memerah.



kue yg dipilih kevin.


" banyak benget " kata Alex melihat kue pilihan Kevin.


" kasian Azka wajahnya sampai memerah begitu "batin kami semua.


" ya kami pulang dulu ya " kata mereka semua melambaikan tangan dan mereka pun pergi.


" hati hati di jalan " kata mereka semua


ketika ley dan yg lain sudah masuk kedalam pesawat dan mereka pulang ke rumah masing masing. kali ini Alex tidur di rumah nya karna ini jadwal nya rana.


...di rumah ♥╣[-_-]╠♥...


ini sudah jam 4 pagi tapi diva terus menangis dan tak mau tidur berbeda devi yg tertidur pulas dengan kipas angin mini yg ada di tempat tidur nya.

__ADS_1


" astaghfirullah diva tidur dong sayang " kata Adit pada diva yg belum tidur tidur.


" popok nya belum penuh, masuk angin ngak, minum asi udah diva kenapa ngak tidur " kata Adit pasrah sama diva.


" mungkin diva mau main, diva nya sini om " kata halwa meminta diva suapaya di tiduri.


" ini " kata Adit memberikannya pada halwa, lalu Adit membaringkannya tubuhnya di atas kasur.


" sayang, pelan pelan nanti kesedak minumannya " kata halwa sedang memberikan asi pada diva. " kasian om Adit dia pasti kecapean jaga dua bayi sekaligus, untuk aja Devi adem adem aja " kata halwa melihat Adit sudah tertidur.


...pagi hari (✿ ♡‿♡).....


" Devi diva selamat pagi " kata David pada adik adiknya itu. " papa, apa papa ngak tidur " kata David melihat Adit masih mengantuk.


" hhmm, papa tidur kok cuman sebentar " kata Adit berjalan memeluk halwa dari belakang.


" pagi sayang " kata Adit sambil mencium pipi halwa.


" pagi, duduk di kursi ya om ya, nanti halwa bikinin kopi supaya ngak ngantuk di kantor " kata halwa.


" hhmm " kata Adit berjalan menuju kursi nya dan memakan sarapannya.


" ini " kata halwa memberikan kopi untuk Adit lalu halwa duduk di kursinya dan memakan sarapannya.


" terimakasih " kata Adit meminum kopinya ngak sadar kalok masih panas " panas " kata Adit terkejut.


" kan baru selesai di buat, ya panas lah " kata halwa membersihkan bibirnya Adit yg merah akibat kopi panas.


...di perusahaan, makan siang ^_________^...


" hhmm " kata Adit kembali memakan makan siang nya.


" kau ngak tidur semalam apa, apa anak mu nangis terus, terus halwa ngapain kalok kau ngantuk begini " kata arpin.


" jam 5 subuh diva baru tidur dan aku pun tidur selesai sholat, terus selesai itu halwa masak bersihin kamar nyapu ngepel di lantai 3 lantai kamar kami, setelah selesai halwa siapkan sarapan pagi bagunin David dan aku siapkan sarapan dan bekal, setelah aku pergi kerja halwa bantuin para pembantu rumah tangga sampai jam 12 siang lalu mereka pulang, halwa ngurus bayi sama David lagi, terus sorenya aku pulang, dan malam baru istirahat jam 11 diva nangis sampai subuh " kata Adit sambil mengantuk


" halwa juga cuci baju, setrika baju dia semua paling bersih bersih aja terus kebun dia juga yg urus. kasian halwa kecapean jadi aku bantuin lah, " kata Adit.


" mereka pakai pempes kan " kata arpin sambil memakan makanannya.


" ngak, mereka pakai pempes yg bisa di cuci jadi lebih hemat kata halwa " kata Adit menutup bekalnya karna sudah habis dan meminum kopinya.


" kalok gitu cari baby sitter aja, kalok kalian kerepotan mengurus bayi nya " kata arpin.


" ngak ah aku sama halwa masih ada jadi ngak payah lah pakai baby sitter segela " kata Adit.


...sore hari(◠‿◕)...


" assalamualaikum papa pulang " kata Adit masuk kedalam rumah dan membuka sepatu nya Menganti dengAn sendal rumah.


" di atas mungkin " batin Adit berjalan dan menemukan halwa sedang tertidur pulas di sofa sedangkan Devi dan Diva berserta David juga tertidur pulas di ruang keluarga.


" halwa bangun, udah sore banget ngak baik tidur " kata Adit dengan lembut membangunkan halwa.

__ADS_1


" hhmm om, udah pulang ternyata " kata halwa bangun dan menyalami tangan Adit lalu Adit mencium kening halwa.


" barusan saja, David udah mandi belum " kata Adit.


" udah kok " kata halwa yg masih mengantuk.


tiba tiba Diva kembali menangis karna popoknya penuh, Adit mengambil popoknya dan mengantikan popok Diva yg penuh, Adit juga memeriksa popok Devi dan penuh juga ternyata.


" kasian om, malam begadang pagi harus kerja pulang sore pasti cepek " batin halwa memijit bahu Adit dengan pelan.


" enak " kata halwa.


" hhmm enak kok, kuat sikit " kata Adit malah keenakan.


...malam hari (✷‿✷)....


kini mereka semua sedang menonton TV, Adit mengajari David belajar dan halwa sedang menyusui Deva.


" David tidur gih, udah malam banget ini " kata Adit.


" iya pa, malam ma malam pa " kata David berjalan menuju kamar nya.


" malam sayang " kata halwa dan Adit.


" kita juga tidur " kata Adit menggendong Devi


" hhmm " kata halwa.


...beberapa bulan kemudian^_________^...


tidak terasa sudah 4 bulan berlalu,.Devi dan Diva sudah mulai berguling dan bisa mengucapkan beberapa kata.


" kau kenapa sih dit, lemes banget " kata arpin melihat Adit tidak bersemangat saat di perusahaan. " ada masalah sama keluarga, kalok ada jangan di bawa ke perusahaan nanti bisa mempengaruhi kerjaan " kata arpin kembali.


" rumah tangga ku baik baik aja, pertumbuhan Devi dan Diva juga bagus tapi.. entah lah aku bingung " kata Adit.


" kurang di kasi jatah mungkin kau sama halwa " kata arpin.


" jatah??? " kata Adit bingung.


" hubungan suami istri bodoh, itu makanya jangan pernah puasa selama lima tahun demi ngak mau nyentuh siska, jadi lupakan sama jatah sendiri " kata arpin mengetuk kepala Adit dengan berkas yg ia gulung.


" kami terlalu sibuk dengan diva, sifat diva sangat berbeda dengan Devi, Devi lebih doyan tidur ngak rewel pokoknya adem adem aja nah kalok diva kebalikan nya mudah rewel sering nangis dikit dikit nangis kalok diva nangis Devi menutup mulut diva kalok ngak diam di tepuk nya agar diam yg ada makin nangis " kata Adit menceritakan tingkah anaknya.


" mungkin Deva ngak suka keributan " kata arpin.


" iya mungkin, kami sempat cek kedokteran apa Devi punya masalah sama tubuhnya karna Devi sangat jarang tertawa tapi pertumbuhan nya lebih cepat sehari dari pada diva " kata Adit.


" lebih baik kau pulang lah, terus minta jatah sama istrimu biar semangat " kata arpin berjalan karna ini udah jam pulang.


" hhm " kata Adit


¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.


__ADS_2