
" yank kok perhatian kali sama halwa sih " kata Rama cemburu.
" yank pikir deh dia itu yatim piatu dari umur 5 tahun ngak tau asal nya dari mana belum punya nya KTP dan lagi dia bukan asli Indonesia dia pasti punya rahasia besar " kata Rani.
" betul juga buktinya warna bola matanya hijau tak seperti orang Indonesia yg kebanyakan hitam sama cokelat tapi kasian juga hidup nya " kata Rama.
" maka dari itu " kata Rani.
di penginapan.
" sayang dari mana aja kok lama banget sih khawatir tau " kata Siska memeluk adit yg baru masuk kedalam kamar dan Adit menceritakan apa yg terjadi.
" terus kayak mana ini ska ngak mau Adit pergi ngak mau " kata Siska drama menangis.
" tenang sayang setelah tiga bulan nanti aku akan ceraikan dia lalu kita hidup bersama ya untuk selamanya " kata Adit memeluk Siska.
" janji " kata Siska.
" janji " kata Adit.
Indosiar. kkuu mmeennaangggiiissss......
keesokan harinya.
seperti biasa halwa akan mencuci baju di sungai sendiri ia hanya di temani boneka harimau nya. setelah selesai semua tugasnya ia pulang ke rumah untuk menjemur pakaian dan mengganti pakaian nya dengan pakaian sekolah. lalu pergi ke rumah buk sum.
" assalamualaikum buk sum buk sum " kata halwa.
" waalaikum salam nak kok kemari " kata buk sum siap siap mau jualan.
" halwa mau bantu ibuk mana gorengan nya " kata halwa.
" tapi apa suaminya ngasi " kata buk sum.
" dia ngak peduli mana buk gorengan nya " kata halwa.
" ada kok ini dia. kalok ini udah laku jumlah uang nya 100 ribu ambil 50 ya nak untuk bayar utang ibu " kata buk sum.
" halwa udah bilang berkali kali sama ibuk halwa ikhlas halwa pergi dulu assalamualaikum " kata halwa pergi.
" waalaikum salam " kata ibu sum.
halwa menjual gorengan di jalan dan di sekolah. Rani dan Rama mengikuti diam diam dari kejauhan. dalam sekejap semua gorengan habis ketika sampai di depan kelas sekolah.
" assalamualaikum " kata halwa masuk kedalam kelas.
" waalaikum salam halwa " kata mereka.
" apa " kata halwa.
" kau jadi pindah sekolah " kata Siti.
__ADS_1
" setelah ambil rapot ini aku akan mengurus surat pindah sekolah " kata halwa duduk di kursinya paling belakang.
" jangan lah pindah kalok kau pindah kami nyontek sama siapa " kata mereka.
" belajar " kata halwa.
" besok kita akan aktif belajar di sekolah kau malah mau pergi " kata mereka.
tak lama kemudian guru datang dia menasehati kami tentang keseriusan belajar di kelas 3 ini dan membagikan rapot. halwa melihat rapotnya lalu menutup kembali.
" siapa rengking pertama " kata mereka dan tak ada yg ngaku.
" halwa " kata mereka.
" apa " kata halwa.
kemal mengambil rapot halwa dan melihat nilai serta rengking nya.
" we halwa rengking pertama lagi " kata kemal yg rengking dua.
mereka sangat ngembira di dalam kelas dan mendapatkan wali kelas yg suka cerita.
" permisi " kata Rani.
" iya kenapa buk ada yg bisa di bantu " kata wali kelas.
" ini mau jemput halwa mau pulang ikut kami " kata Rani yg sudah selesai mengurus surat pindah sekolah.
" halwa " kata mereka menangis memeluk halwa.
" aku cuman pindah sekolah bukan mati " kata halwa.
" sering sering kemari ya " kata mereka mengantarkan halwa sampai di depan sekolah.
" insyaallah " kata halwa.
" selamat tinggal " kata halwa Tersebut.
" selamat tinggal hati hati di jalan ya... jangan lupakan kami " kata mereka melepas halwa dari sekolah tersebut.
" tak akan ku lupakan kok " kata halwa lalu menaiki mobil dan pergi.
di dalam mobil tersebut ada Adit Siska dan halwa yg duduk di belakang sedang kan mereka duduk di depan.
" masih cantikan aku kok " kata Siska.
" ia masih cantikan kamu kok sayang " kata Adit.
" nanti pulang ke rumah dulu ada yg mau aku ambil baju baju ku " kata halwa.
" baik lah " kata mereka.
__ADS_1
mereka menuju rumah halwa.
" ini rumah mu jelek kali kandang 🐩🐕 aja lebih besar dari pada ini " kata Siska.
" terserah " kata halwa membuka pintu mengambil barang barang nya beserta bonekanya.
" wah ini subur banget " kata Rani melihat halaman belakang rumah halwa.
di sana terdapat tanaman bawang daun teh padi bunga mawar pohon pisang mangga serta beberapa pohon ubi.
" halwa boleh ngak minta buah mangga ya " kata Rani.
" ambil aja kk " kata Rani mengambil beberapa stok daun teh yg sudah ia olah. sedang kan Rama mengambil mangga.
setelah selesai mereka bersiap siap untuk pergi. tapi halwa ke rumah ibu sum dulu yg 3 rumah sebelum rumah nya. ketika halwa hendak pergi ia melihat ibu sum yg lewat.
" ibu sum " kata halwa memanggil ibu sum.
" loh nak halwa bukan nya masih sekolah " kata ibu sum.
" ini uang hasil penjualan gorengan dan halwa minta tolong ya bu tolong jaga rumah nenek " kata halwa memberikan uang 500 ribu.
" nak ini banyak sekali uang nya dan soal jaga rumah itu ngak masalah nya gampang itu " kata ibu sum
" halwa ikhlas ambil aja untuk ibu " kata halwa tersenyum.
" terimakasih ya nak kamu baik sekali " kata ibu sum.
" sama sama halwa mau pigi ini buk ngak bisa lama lama " kata halwa
" hati hati di jalan ya nak " kata ibu sum.
" baik lah " kata halwa menaiki mobil lalu pergi.
" dia sudah besar " kata ibu sum.
di dalam mobil.
halwa memegang boneka harimau nya sambil membaca buku yg baru saja ia beli.
" kalian berdua tidur saja perjalan masih jauh " kata Adit kepada mereka berdua.
" hhmm" kata halwa tetap fokus ke bukunya.
" aku mau nemenin sayang aja " kata siska
" terimakasih sayang " kata Adit mengelus rambut Siska.
¥¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.
__ADS_1