
" HALWA " kata Adit dengan nafas ngos-ngosan.
" kau ya membahayakan diri hanya untuk seekor kucing jalan doang biar akan aja lah kucing tu mati di jalan kan selesai kau juga ngak jadi kayak gini " kata Adit.
" kalok om mati di tengah jalan biar kan saja lah " kata halwa.
" ini bukan saat nya bercanda Ayuk ke rumah sakit kita periksa keadaan mu dulu " kata Adit.
" kucing nya " kata halwa.
" biar kan saja " kata Adit.
" om jahat benget lah halwa ini baik baik saja cuman luka ringan saja ngak ada yg bahaya " kata halwa.
" ngak bahaya tapi udah terbang tadi jarak 20 meter masih bilang baik baik saja tau gak mama sampai khawatir sekali dan memutuskan untuk pulang ketika sampai di Amerika papa dan mama akan langsung pulang kembali tau " kata Adit.
" sekarang kan halwa udah ngak papa kan jadi bilang sama mama dan papa selesaikan aja urusan di sana sudah selesai baru " kata halwa.
" nanti di kabari " kata Adit.
" oiya kucing udah selesai di operasi mau bawa pulang atau nginap di sini " kata dokter.
" bawa pulang saja biaya biar saya yg bayar " kata Adit.
" udah di bayar mas sama adek ini " kata dokter tersebut.
" uang dari mana " kata Adit.
" mahar yg ok berikan uang belanja Mingguan " kata halwa.
" belum habis " kata Adit.
" ya belum lah " kata halwa.
" ternyata mereka suami istri " batin dokter yg ada di sana.
" tunggu di sini dulu saya mau belikan baju untuk mu " kata Adit keluar dari ruangan itu.
" dia suami mu tapi kau panggil om " kata dokter
.
" hehehe bisa di bilang begitu " kata halwa.
dokter menjelaskan kepada halwa apa yg di sukai dan yg tidak di sukai oleh kucing setelah operasi.
" kami juga menyediakan kaki palsu untuk kucing " kata dokter.
" saya mau dok " kata dokter.
" iya tapi tunggu satu bulan lagi biar kucing nya betul betul sembuh baru boleh di pasang " kata dokter.
__ADS_1
" halwa ini baju nya ganti dulu " kata Adit
" hhmm " kata halwa.
setelah halwa menggati baju ia pergi di mana kucing itu di simpan. ruangan tersebut penuh kucing dengan berbagai jenis dan warna. sedangkan yg kucing halwa turun berwarna putih dan jingga.
" ini kucing nya " kata dokter tersebut memasukkan kucing ke dalam kandang nya.
" terimakasih " kata halwa senang.
" baru kali ini aku liat dia sesenang ini hanya untuk kucing jalanan " batin Adit.
setelah selesai semuanya mereka kembali ke mobil. lalu menuju rumah sakit. ketika sampai di rumah sakit halwa langsung menjalani beberapa pemeriksaan yg ketat dan juga kenak marah sama Rani.
" maaf kk " kata halwa.
" untung hanya luka di kulit sempat patah tulang kan bisa bahaya " kata Rani.
" Adit ganti perban nya halwa setiap 12 jam sekali biar cepat sembuh " kata Rani lagi.
" iya kk " kata Adit.
setelah selesai mereka berencana untuk langsung pulang ke apartemen.
di tengah perjalanan.
" halwa mau beli ke butuhan kucing atau ngak " kata adit.
" emang boleh " kata halwa.
halwa senang dan tersenyum. mereka menuju ke toko yg menjual peralatan kucing di sana sangat lengkap berbagai jenis dan warna ada
" untung aku alergi terhadap bulu anjing bukan kucing " batin Adit yg sedang memilih pasir untuk kucing bab.
" yg ini aja lah " kata Adit ingin memasukkan ke dalam troli belanja tapi di sana sudah ada pasir kucing.
" loh ini kok udah ada pasir nya " kata Adit.
" yg om pilih itu terlalu mahal.. 20 liter 110 ribu yg halwa pilih 25 liter dengan harga 80 ribu jadi kita untung " kata halwa.
" ini kan yg bagus nya loh " kata Adit meletak kembali ke tempat nya.
setelah itu mereka membeli tempat untuk kucing bab di sana ada berbagai jenis model dan harganya.
" hhmm yg mana ya bingung " batin halwa.
" kita ambil yg ini aja " kata Adit memasukkan nya ke dalam troli belanja.
" itu terlalu mahal " kata halwa.
" ngak masalah sekarang kita beli makanan kucing " kata Adit.
__ADS_1
mereka membeli makanan kucing yg basah dan yg kering dengan jumlah sekitar 10 kg setiap jenis nya. mereka juga membeli mainan untuk kucing tempat tidur untuk kecing tempat makan untuk kucing setelah itu mereka pergi ke kasir untuk membayar.
" aku mau ke kamar mandi dulu bayar pakai ini " kata Adit mengeluarkan dompetnya dan dan memberikan kartu kepada halwa lalu pergi ke toilet.
" total nya 2.360.000 mbak " kata pelayan toko.
" perasaan aku udah beli yg murah tapi kok bisa semahal ini ya " batin halwa membayar nya dengan kartunya bukan dengan kartu Adit.
" sudah selesai " kata halwa melihat Adit.
" sudah. kalok gitu kita langsung pulang harinya mau hujan ini " kata Adit membawa barang barang tersebut keluar dari toko dan memasukkan di bagasi mobil dan mereka langsung menuju apartemen mereka.
sampai di apartemen.
halwa merapikan barang barang ke perluasan kucing. halwa meletak kan kucing tersebut di tempat tidur nya yaitu di lantai atas. setelah selesai halwa memasak.
Adit duduk di sofa fokus ke Lettop nya. tak lama kemudian waktu waktu Maghrib telah tiba.
" om ngak pergi ke mesjid " kata halwa.
" di rumah aja " kata Adit.
" kalok gitu cepat lah siap siap untuk sholat " kata halwa.
" iya iya cerewet kali pun " kata Adit berjalan menuju kamar mandi lalu menunaikan shalat.
setelah itu mereka makan bersama di meja makan. halwa memasak ayam kecap pedas manis dan tumis brokoli. halwa meminta ijin untuk masalah teman teman nya menginap di apartemen dan menceritakan apa yg terjadi.
" boleh kok asal jangan ada laki laki " kata Adit
" baik lah " kata halwa.
" aku akan pergi ke Bali selama 3 hari. nanti kau pergi ke rumah mama aja kalok di sini ngak ada teman " kata Adit.
" kan ada kucing " kata halwa.
" terserah mu lah " kata Adit.
" kapan pergi " kata halwa.
" sebentar lagi. Siska akan jemput karna dia juga ikut " kata Adit melihat jam dinding
" sayang " kata Siska yg tiba tiba masuk ke dalam apartemen.
" loh kok cepat kali udah datang " kata Adit mencium pipi Siska di depan halwa.
" emang ngak boleh. udah sana cepat siap siap nanti kita ke tinggalan pesawat " kata Siska.
" iya " kata Adit dengan lembut pergi menuju lantai untuk mengganti pakaian nya.
setelah itu mereka pergi bersama.
__ADS_1
¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya