
...keesokan harinya(゚ο゚人))...
kini mereka semua sudah berada di rumah sakit tepat nya di ruangan David. terlihat David sudah membaik tapi David tak banyak bicara seperti biasanya.
" David udah makan " kata halwa dan David hanya menggeleng geleng kan kepalanya.
" David makan dulu ya, mama suapin " kata halwa dan David setuju.
David makan di suapi oleh halwa.
" David kenapa ngak banyak bicara ya " batin mereka semua yg ada di sana.
" sudah " kata David merasa sudah kenyang.
" baru setengah, belum habis " kata halwa pada David.
" David sudah kenyang ma " kata David dengan pelan.
" David mau makan apa nanti di belikan " kata Alex mencoba berbicara dengan David.
" tidak ada " kata David.
" David mau mainan baru, kita beli ya " kata ley.
" tidak " kata David kembali.
" David kalok ada yg David ingin kan bilang aja " kata Haraf.
" hhmm " kata david. " perempuan itu kondisi kayak mana " kata David bertanya.
semua orang terdiam, tak ada yg menjawab pertanyaan David, karna perempuan itu telah meninggal dunia.
" kenapa ngak di jawab " kata David dengan dingin.
" David mau bunga ngak kita beli ya " kata ava mengalihkan pembicaraan.
" ngak, " kata David sepontan.
" bagaimana kalok kita beli makanan kesukaan David aja David mau kan " kata Ruby.
" tadi malam David mimpi " kata David mengalihkan pembicaraan
" mimpi apa " kata halwa.
" Perempuan itu pamit pulang, dan hilang begitu saja, sama seperti mimpi almarhum nenek dulu, David juga mimpi malam itu nenek pamit pulang, apa perempuan itu meninggal " kata David kepada mereka semua.
" david, perempuan itu meninggal dunia ketika di perjalanan menuju rumah sakit " kata Hanif.
" seperti itu ya, bagaimana kk Rizki dan kk Farhan " kata David kembali bertanya.
" kondisi mereka tidak terlalu parah jadi mereka di perbolehkan pulang " kata kevin sambil membaca bukunya.
" assalamualaikum semuanya " kata Rani masuk ingin memeriksa kondisi David.
" waalaikum salam " kata mereka semua.
" David bagaimana kondisi nya " kata Rani.
" biasa aja " kata David.
Rani memeriksa kondisi tubuh David,
" Tante " kata David.
" iya David " kata Rani.
" David mau pulang " kata David.
" tunggu 3 hari lagi ya " kata Rani.
__ADS_1
" David mau sekarang " kata David.
" kondisi David masih belum pulih, lebih baik tunggu tiga hari lagi " kata Rani.
" baik lah " kata David.
selama 3 hari di rumah sakit David sangat jarang berbicaralah, makan pun tak selera. tak terasa sudah seminggu berlalu kini mereka semua sedang berlibur ke pantai.
mereka memakai baju yg sama dengan keluarga masing masing, Rama dan keluarga memakai baju berwarna kuning bergambar rusa, Ilham dan keluarga memakai baju berwarna biru bergambar pantai, Haraf dan keluarga memakai baju berwarna merah bergambar bunga putih.
baju yg Hanif pakai baju berwarna pink bergambar daun hijau, baju Adit dan keluarga nya berwarna putih bergambar bunga mawar merah, baju Alex dan ley berwarna hitam dan ada tulisan di belakang nya " duda mah bebas " itulah tulisan nya.
sedangkan baju Kevin dan Azka berwarna putih bergambar bunga dan bintang di belakang baju bertuliskan nama mereka, baju Kevin bertuliskan " I love you Azka " sedangkan di baju Azka bertuliskan " I love you too Kevin " itulah tulisan. wajah Azka terus memerah semenjak memakai baju itu.
lain halnya dengan Kevin, dia memakai maskeran kaca mata hitam jaket.
" pantai " kata anak anak berlari menuju air, mereka membuat istana pasir.
" David ngak mau ikut main " kata Alex pada David yg hanya duduk di tikar yg ada di sana.
" David di sini saja kakek " kata David.
" kalok ada apa apa bilang ya " kata Alex.
" iya kakek " kata David.
" lex ayo kita jalan jalan " kata ley mengajak Alex jalan jalan
" iya iya " kata Alex, akhirnya mereka berdua jalan jalan.
David memikirkan sesuatu, iya berpikir apa yg halwa bilang kemarin malam.
...kemarin malam....
halwa dan Adit sedang di kamar mereka berdua, terlihat kalok halwa sedang memberikan Devi asi, terlihat halwa menangis tersedu sudu di sana.
" tenang halwa, mungkin david masih syok, nanti juga dia kembali kayak dulu " kata Adit menenangkan halwa.
" jadi aku harus kayak mana halwa, aku juga bingung sama tingkah laku david dia seperti udah berubah dalam sekejap saja, tapi coba halwa pikirkan, dulu david bahkan pernah lebih parah kan dari ini, kita harus yakin david pasti bisa seperti semula " kata Adit menghapus air mata nya halwa.
" tenang halwa, kita berdoa saja, semuanya pasti akan kembali seperti semula, jangan nangis ya, " kata Adit kembali.
" iya " kata halwa
Adit memeluk halwa agar halwa merasa lebih tenang. mereka tak sadar kalok pintu kamar mereka sedikit terbuka dan ada david yg mendengar nya dari awal sampai akhir.
" apa yg harus ku lakukan " kata David berjalan menuju kamar nya.
...kembali ke asal...
" David, kau hanya perlu kembali seperti dulu, jangan buat mama dan papa serta yg lainnya sedih, kasian mama dan papa " batin David pada dirinya sendiri.
" David, mau makan sayang BBQ nya udah matang " kata halwa memberikan BBQ pada David
" terimakasih mama " kata David tersenyum.
" habiskan ya " kata halwa sangat senang akhirnya David tersenyum manis kepadanya.
mereka semua makan BBQ bersama sama, lain halnya dengan anak anak yg masih mau bermain.
" kk mau eskrim " kata mereka semua menunjuk tukang eskrim.
" yaudah kita beli " kata Kevin.
mereka berlari menuju tukang eskrim di sana dengan cepat.
" ayolah, jangan lari lari nanti jatuh " kata Kevin pada mereka semua yg sudah memesan eskrim yg mereka suka.
" Azka mau rasa apa " kata Kevin.
__ADS_1
" anu.. Azka ngak usah " kata Azka panik.
" mas cokelat nya dua lagi ya " kata Kevin sambil mengambil dompet nya.
" ini dek, semuanya 90 ribu " kata tukang eskrim
" iya, ini kembalian nya ambil saja " kata Kevin memberikan uang 100 ribu dan mengambil eskrim nya, mereka berjalan menuju tempat mereka kembali.
" kenapa buka jeket nya " kata Azka panik dengan wajah memerah.
" panas " kata Kevin membuka jaket nya dan tertinggal kaos yg bertuliskan itu.
" I love you Azka, kk romantis banget " kata Kila menggoda kk nya itu. " baju kk Azka juga ada, serasi banget sih " kata Kila kembali.
" kalau bukan karna mama main drama di depan papa ngak mau aku pakai baju ini " batin Kevin mengigat kejadian tadi pagi, ava tadi pagi memaksa Kevin dan Azka.
" ngomong ngomong, kk Kevin mau makan eskrim tapi pakai masker " kata Rizki heran.
" oiya " kata Kevin membuka kaca matanya masker nya serta topinya lalu memakan eskrim nya.
" kk Kevin nganteng banget " batin Azka.
" kita ke sana ya, soalnya BBQ nya udah masak ngak enak kalok dingin " kata Kevin yg sudah selesai makan eskrim nya.
" baiklah " kata mereka membereskan mainannya dan berlari menuju para orang tua mereka yg sedang makan.
" berapa kali kk bilang jangan lari lari " kata kevin pada mereka.
" itu bukan nya kevin ya orang yg paling ganteng itu "
" iya itu Kevin "
" mana Kevin "
" itu loh itu Kevin Austin Dalbert "
" kita harus dapat kan tanda tangan serta foto bersama nya "
" suami gue datang "
mereka berlari menuju Kevin.
" Kevin boleh foto " kata mereka.
" aku minta tanda tangan nya " kata mereka kembali.
" iya iya, satu satu ya " kata Kevin sebenarnya panik karma langsung di kepung oleh fans fans nya itu.
" anu.." kata Azka yg lebih panik.
" di sini saja " kata Kevin sambil menandatangani baju, buku dan yg lain lain yg mereka minta.
" selamat ngak tu " kata ava melihat anak dan calon menantu nya di kepung.
" sudah lah kita makan aja " kata Rosa mengambil BBQ nya lalu memakannya.
di lain sisi diva sedang melihat Deva sibuk dengan mainannya sendiri diva mengambil mainan nya dan memasukkan kedalam mulutnya, Deva ngak terima dan mengetuk kepala diva pakai mainannya hingga diva menangis.
" Deva ngak boleh gitu " kata Adit mengambil diva dan menenangkan nya.
" pa hhmm pa ba hhmm " kata Devi menceritakan nya pakai bahasa nya membuat semua orang gemes.
" iya, tapi Devi ngak boleh gitu sama adek nya " kata halwa dengan lembut.
raut wajah Devi berubah seketika, Devi membuang mainan nya.
" eh " kata mereka semua kaget.
" emang lain " batin mereka.
__ADS_1
¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya