Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
adil


__ADS_3

...malam hari •́ ‿ ,•̀.....


kini mereka sedang mau melakukan tahlilan.


" nak, nama mu Kevin kan " kata ustadz di sana.


" benar saya Kevin " kata Kevin.


" saya melihat mu menang di kompetisi hafidz Qur'an di arab, kau sengat hebat sekarang sudah berapa jus hapal " kata ustadz itu.


" Alhamdulillah baru 25 jalan 26 " kata Kevin.


" bagus bagus, mulai umur berapa menghapal " kata ustadz itu kembali.


" hhmm umur 8 tahun, sudah 4 tahun menghapal " kata Kevin.


" wah cepat banget, nanti doa terakhir nak Kevin yg pimpin ya ngak papa kan " kata ustadz itu.


" ngak pala kok " kata Kevin.


tahlilan pun di mulai dan kini saat nya Kevin membaca doa selesai tahlilan, suara Kevin sangat merdu hingga membuat semua orang di sana menangis terharu setelah selesai mereka mendapatkan bingkisan lalu pulang.


" wah kakek ngak yangka suara mu sangat bagus bahkan bisa membuat semua yg tahlilan menangis " kata Alex.


" terimakasih " kata Kevin.


" jadi Rosa sama Kevin dan Azka aja yg ikut " kata ley.


" mama dan papa harus pergi ke Jerman untuk melakukan meeting penting membahas kerja sama di sana Kila juga ikut " kata Kevin.


" mama dan papa juga ada di sana mereka ngak jadi ke Singapura " kata Rosa.


" lalu Azka " kata ley.


" Azka di minta kakek untuk mewakili nya karna kakek sedang di Amerika " kata Azka dengan pelan.


" dia siapa ley " kata Alex.


" dia tunangan nya Kevin " kata ley.


".APAA " kata mereka semua kaget kecuali halwa Adit dan David.


" hhmm imut juga " kata alex


" kalian akan nikah muda " kata Ilham


" tidak " kata Kevin.


" terus tunangan " kata Rama.


" jadi di keluarga ley terdapat tradisi anak pertama akan menikah tapi calon nya di pilih orang tua mereka, sedangkan Kevin ayahnya anak pertama dari ley dan Kevin anak pertama dari Haraf dan Kevin cucu pertama ley " kata Alex menjelaskan.


" masih ada perjodohan ya " kata Rani.


" bisa di bilang seperti itu " kata ley.


...keesokan harinya (。ノω\。)......


" jadi kau akan pulang " kata Alex mendengar kalok ley akan pulang ke Australia hari ini bersama dengan Rosa Kevin dan Azka.


" ada masalah di perusahaan jadi aku harus pulang, aku ke nanti akan ke mari satu bulan lagi atau pas halwa melahirkan mungkin kami semua juga akan di Indonesia selama seminggu lah " kata ley.


" nanti kami antar ke bandara " kata mereka.


" tak perlu lah, kalian perlu khawatir satu hal sama Alex " kata ley sambil memakan sarapannya.


" papa " kata mereka.


" sekarang itu Alex status nya sudah menjadi duda, dan kalian mau biarkan papa kalian tinggal sendiri di sini bisa bisa di godain pelayan perempuan di sini dan kalok dia mati di kamar mandi kayak mana " kata ley sambil memutar mutarkan garpu yg sedang ia gunakan.

__ADS_1


" benar juga bahaya " kata Rani.


" kau ini lahhh " kata alex pada ley


" kalok gitu papa tinggal sama kami aja " kata Rama.


" setuju " kata Rani.


" ngak bisa papa harus tinggal sama kami " kata Rana.


" boleh kok " kata Ilham.


" ngak bisa gitu dong, Adit kan laki laki berarti papa tinggal sama Adit " kata Adit ngak mau kalah.


" kalok papa mau " kata halwa.


" ngak bisa papa harus tinggal sama kami " kata Rani.


" ngak kk papa tinggal sama kami " kata Rana ngak mau kalah.


" pokoknya papa harus tinggal sama kami " kata Adit.


" aduhh kalian ini, tenang sedikit " kata Alex dan semuanya tenang.


" papa akan tetap di sini " kata Alex kembali.


" jangan percaya " kata ley.


" diam " kata Alex memijak kaki ley dengan kuat.


" sakit " kata ley.


" jadi gini setiap satu Minggu satu keluarga, misalnya dari Senin sampai Minggu rani beserta keluarga akan nginab di rumah ini selama seminggu, setelah itu di ganti oleh Rana dan keluarga Minggu depannya di ganti oleh Adit jadi kalian yg kemari " kata Alex.


" boleh juga " kata Rani, Rama, Rana, dan Ilham mereka tidak mempermasalahkan.


" Adit mungkin ngak bisa karna halwa masih kondisi hamil kasian halwa harus bulak balek mungkin sampai umur bayi nya satu tahun baru bisa " Kata Adit.


" selama setahun papa akan nginab di rumah kalian selama seminggu adil kan " kata Alex.


" adil " kata mereka ber3.


" kakek kanapa papa mama dan om serta Tante ava dan Tante halwa om Adit ngak seperti itu " kata rosa.


" hhmm, rumah kakek kan besar jadi kalok ngak ada kalian bisa sepi kayak kuburan, lagian rumah kakek itu atas nama papa kalian berdua jadi itu milik mereka juga " kata ley.


" maaf " kata Azka tidak sengaja menumpahkan susu nya. " maaf maaf saya bersihkan " kata Azka panik.


" udah ngak papa kok " kata Alex


Azka mengambil tisu lalu membersihkan nya setelah bersih Azka membuangnya ke tempat sampai yg ada di sana.


" saya minta maaf " kata Azka menangis.


" sudah ngak papa kok, cuman susu doang yg tumpah kok bukan masalah besar " kata Alex.


" saya pantas di hukum " kata azka membuka semua orang di sana terkejut.


" udah ngak papa kok nak azka, Azka sekarang duduk saja nanti susunya di bawakan yg baru, Kevin tenangkan azka " kata Alex.


" caranya " kata Kevin membuat yg ada di sana mau ketawa tapi di tahan.


" makanya jangan terlalu sering menghabiskan waktu bersama buku buku, perempuan itu butuh kasi sayang dan kelembutan kalok dia nangis di hibur kasi cokelat kek bunga kek apa kek yg penting bisa membuat perasaan nya lebih baik, dasar ngak peka " kata rosa.


" setuju " kata halwa Rani dan Rana.


" kalok Rani ngambek semua barang barang di dapur pada terbang, " batin Rama.


" kalok Rana ngambek lebih bahaya, dia diam seribu bahasa dan masak super pedas " batin Ilham ngak bisa makan pedas

__ADS_1


" kalok halwa ngak bakalan peduli apapun yg aku lakukan lebih parahnya sampai sekarang aku ngak tau halwa marah kayak mana biasanya dia ngambek aja, mungkin kalok dia marah kayak setan baru keluar dari neraka mungkin " batin Adit.


mereka bertiga seperti sedang bicara melalui telepati pikiran.


" kalian kenapa sih " kata para istri mereka.


" ngak papa " kata mereka ber3 panik.


...di bandara (ー_ー)...


" ini namanya apa " kata Azka dengan pelan karna dia sangat pemalu.


" ini namanya cilok " kata Kevin juga ikut memakan nya karna sebelum pergi mereka membeli cilok karna halwa meminta nya.


" enakk " kata Azka menyukainya.


" baguslah " kata Kevin yg menurut nya rasanya biasa aja.


" sesekali kita tur keliling dunia " kata ley.


" hhmm lebih baik aku jelajahi Indonesia aja " kata alex.


" kau ini lah, halwa Adit Daddy pulang ya " kata ley.


" iya " kata mereka berdua.


" David kakek pulang ya, hadiah ulang tahun ke 6 mau apa " kata ley


" David gak mau apa apa " kata David tak meminta apapun.


" kalok gitu kakek harus berfikir ini " kata ley.


" kek ayo cepat, sebentar lagi jam kita ini " kata Rosa.


" iya iya Daddy pulang dulu ya assalamualaikum " kata ley.


" waalaikum salam " kata mereka semua.


ketika itu mereka langsung pulang.


" papa Minggu ini sama kakak Rani kan " kata Adit.


" hhmm bisa di bilang seperti itu " kata Alex.


" hhmm " kata adit.


...satu bulan kemudian( T_T)\(^-^ )...


pada malam harinya.


" nah sebelah situ " kata halwa yg kaki nya sedang di pijit oleh Adit karna pegal-pegal.


" sini " kata Adit


" nah pas, teruskan ya sayang " kata halwa sambil terus memakan buah buahan yg ia potong.


" astaghfirullah bandal, mama charger laptop putus di buat bandal " kata David memperlihatkan charger laptop nya yg putus jadi dua.


" si bandal ini lah, ya sudah lah nanti kita beli lagi ya " kata halwa.


" bukan ini juga " kata David.


" ada lagi " kata halwa.


" ruang kerja papa di berantakin oleh bandal, David ngak berani buat beresin nanti ada yg salah " kata David.


" astaghfirullah berkas berkas perusahaan " kata Adit langsung menuju ruang kerjanya.


" memang lah si bandal ini, rasanya mau ku buang karna terlalu nakal, tapi aku ingat harganya " kata Adit membereskan semua berkas berkas yg ada di sana.

__ADS_1


¥¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya


__ADS_2