
...di RS (●__●)...
David langsung di larikan ke UGD, karna lukanya sangat parah, untuk Rizki dan Farhan mereka hanya menderita luka ringan saja.
" halwa tenang ya tenang " kata Adit memeluk halwa yg menangis.
ibu mana yg tidak menangis melihat kondisi anak nya dengan luka yg sangat parah.
" David " kata halwa menangis.
Rizki dan Farhan menceritakan apa yg terjadi meski tidak lengkap, hanya david yg mengetahui nya. Rani keluar dari ruangan.
" kk bagaimana kondisi David " kata halwa.
" luka david bisa di bilang cukup parah, tapi tenang aja ini bisa di sembuhkan kok nanti kita kasi salep penghilang bekas luka, kita hanya perlu menunggu David sadar saja lalu kita lihat kembali kondisi nya kayak mana " kata Rani sambil menghapus air mata halwa.
" Alhamdulillah " kata mereka semua.
" assalamualaikum " kata ava, Ruby, Rosa, Fani, Rika, dan Azka serta si kembar yg sedang tertidur.
" waalaikum salam " jawab mereka semua
" bagaimana kondisi David dan yg lain " kata ava.
" Rizki dan Farhan kondisi baik baik saja, David sedikit parah " kata alex.
" ngomong ngomong Kevin mana " kata Haraf mencari anak pertamanya.
" dia ada.. di depan " kata mereka.
di depan rumah sakit. Kevin di kerumuni wartawan dan fans fans nya, mereka meminta foto dan tanda tangan
" bisa jauh sedikit, bukan muhrim " kata kevin merasa terusik.
" maaf " kata mereka sedikit menjaga jarak.
" sampai kapan aku harus meladeni mereka semua, belum pertanyaan wartawan lagi " batin Kevin.
" Kevin tampan banget bahkan dia bisa pakai bahasa Indonesia kerennn suami gue itu " kata mereka semua.
3 jam berlalu hanya untuk fans nya saja dan Kevin sudah berdiri selama tiga jam.
" apa benar Kevin beserta keluarga berlibur di sini " wartawan.
" benar " kata Kevin dengan dingin
" kami mendengar Davidson Rizki dan Farhan di culik dan sekarang sedang berada di rumah sakit " wartawan.
" benar, 3 adik saya di culik Alhamdulillah sekarang sudah di temukan, saya mau menjenguk tapi kalian tahan di sini " kata Kevin tersenyum.
" suami gue tersenyummmm " kata mereka para fans.
" tolong selamatkan aku " batin kevin udah tidak tahan dengan pertanyaan pertanyaan mereka.
" we we liat " gadis di belakang Kevin.
" kenapa " kata temannya.
__ADS_1
" dia bertasbih di sini Cui, liat perhatian betul betul " kata gadis itu menunjuk Kevin.
" vidioi vidioi " kata temannya memvidiokan nya dan mengunggah ke sosial media
" papa lama banget jemput, ini udah hampir jam 10 kenapa mereka ngak keluar juga " batin Kevin sambil melihat jam tangannya.
" Kevin " kata Haraf memanggil kevin.
" maaf, bisa pinggir sedikit saya mau jalan kesana " kata Kevin kepada mereka dan mereka menurut memberikan jalan.
Kevin berjalan menuju mereka lalu menyalami yg lebih tua.
" Kevin mau makan, mama ada beli tadi " kata ava.
" di rumah saja " kata Kevin.
" kami pulang dulu ya, kasian anak anak kenak angin malam " kata Ilham yg sedang menggendong Farhan yg tertidur.
" iya duluan saja " kata mereka.
Rama dan Ilham beserta keluarga mereka pulang terlebih dahulu.
" Kevin wajah nya kok merah, demam " kata ava memegang kening Kevin ternyata Kevin sedang demam.
" kok bisa demam sih, kita kedokteran saja ya mumpung lagi di rumah sakit " kata Haraf khawatir.
" tidur, nanti juga sembuh kok, ayo pulang, kita tidur di mana di rumah Tante halwa atau rumah itu " kata Kevin.
" kalian tidur di rumah halwa aja ya " kata halwa yg di paksa Adit pulang karna ngak baik kalok si kembar berlama lama di rumah sakit.
" baik lah " kata mereka akhirnya pulang ke rumah halwa dan Adit.
Adit sedang membuka kamera yg ada di baju David. Adit melihat rekaman yg ada di sana dari awal sampai akhir.
" dasar Siska brengsek " kata Adit geram melihat perlakuan Siska pada putranya.
" hhmm " David tersadar.
" Alhamdulillah David, kau udah bangun sayang " kata Adit Melihat David.
" papa " kata David menangis
Adit memeluk David yg menangis, dengan sendirinya David menceritakan apa yg terjadi Adit tidak membuang kesempatan itu Adit merekamnya lalu mengirimkan ke grub Keluarga.
" sudah ya sayang, jangan nangis lagi, sekarang David tidur ya, besok mama dan yg lainnya akan ke mari " kata Adit dengan lembut.
" iya pa " kata David mencoba untuk tidur dan tak lama kemudian David tertidur.
Adit melihat David, seluruh tubuhnya di perban karna luka cambukan itu.
......di rumah ⁄(⁄ ⁄•⁄-⁄•⁄ ⁄)⁄......
" astaghfirullah Kevin, demam biasa apa nya suhu nya sampai segini loh, minum obat dulu lalu tidur " kata ava pada kevin yg demam dan sekarang sedang berbaring di tempat tidur nya.
" hhmm " kata Kevin dengan lemas, ava memberikan Kevin obat setelah itu menyelimuti seluruh tubuh nya.
" kalok ada apa apa panggil mama di sebelah " kata ava pada putra.
__ADS_1
" iya ma " kata Kevin mencoba tidur.
ava mematikan lampu nya lalu keluar dari kamar kevin.
" anu.. mama apa kk Kevin baik baik saja " kata Azka bertanya dengan wajah yg memerah.
" kk Kevin baik baik saja kok, Azka tidur ya ini udah malam " kata ava dengan lembut.
" iya ma " kata Azka berjalan menuju kamarnya.
" sifat Kevin sangat dingin sedangkan sifat azka lemah lembut dan pemalu, Kevin cool sedangkan Azka imut, kalok punya anak gaya nya cool tingkahnya imut " kata ava memprediksi cucu nya kelak.
" belum juga nikah, udah cucu " kata Haraf pada ava.
" iya sih, " kata ava.
mereka berdua berjalan menuju ruang keluarga. terlihat ley dan Alex sedang melihat hpnya sambil meminum es yg terletak di dalam gelas dan gelas itu pecah akibat mereka genggam terlalu kuat.
" Daddy, paman " kata mereka panik melihat tangan ley dan Alex berdarah.
" p3k mana halwa " kata Hanif.
" tunggu halwa ambil dulu " kata halwa mengambil p3k.
setelah halwa mengambil halwa membersihkan luka di tangan mereka.
" memang si Siska kelewat batas " kata ley sangat marah.
" aku pingin dia mati " kata Alex.
terlihat hawa kemarahan berkobar dari mereka, mereka berdua sangat jarang marah tapi sekali marah ngeri.
" apa sih yg Daddy lihat " kata Haraf penasaran.
" buka aja Vidio di grub Keluarga Adit ada kirim Vidio rekaman David dan Siska " kata ley.
mereka membuka hp mereka dan melihat nya, halwa menangis melihat nya, ava dan Ruby menenangkan halwa yg menangis. bukan cuman itu Rama dan Ilham mengirim kan Vidio yg berhasil mereka dapat dari kamera yg terpasang di baju anak mereka.
" tenang halwa, yg penting sekarang david sudah sadar " kata ava memberikan halwa tisu.
" bagaimana kalok ini bisa mempengaruhi kondisi mental david " kata halwa sambil menangis.
mereka semua terdiam, mereka juga menghawatirkan kondisi mental david bsgaiamana pun ini tak seharusnya di tunjukkan pada anak seusia David.
" tenang halwa, kita masih belum memastikan nya, kita lihat besok " kata Hanif.
" iya " kata halwa.
Deva yg belum tidur sampai sekarang terus melihat halwa menangi tersedu sudu itu, Devi melihat mainan nya dan kembali melihat halwa berulanh kali ia melakukan itu.
" lihat Devi bingung itu " kata Ruby memerhatikan Devi yg bingung.
" Devi bingung ya, mamanya nangis tu " kata ava memberikan Devi kepada halwa.
" hhmm tu hhmm " kata Devi menunjukkan mainannya yg ketinggalan Hanif mengambil nya dan memberikan pada Devi
¥¥¥¥¥
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.