Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
imut


__ADS_3

malam harinya Adit memutus untuk ke bar malam menghilangkan stress nya.


" loh Siska dia siapa " kata teman siska.


" perkenalkan teman teman dia pacar baru ku ganteng kan " kata Siska.


" hallo " kata pacar Siska.


" Adit di kemanain" kata mereka.


" Adit udah ngak punya apa apa gitu sebentar lagi dia akan bangkrut aku ngak mungkin pertahanin dia perawatan ku kan mahal " kata Siska.


" mantap " kata teman teman siska.


" lagian pacar ku ini lebih ganteng kaya badan nya bagus kalah mah di Adit " kata Siska.


" jadi Adit " kata mereka kembali.


" aku akan putus sama dia besok ngampah mah itu " kata Siska mencium bibir pacarnya itu.


" mereka semua benar " batin Adit yg mendengar pembicaraan mereka dari awal.


kembali ke semula.


" seperti itu halwa " kata Adit yg masih menangis.


" kasihan juga kalok ngak di tolong tapi aku ngak punya uang sebanyak itu " batin halwa


" kayak mana ini.... " kata Adit.


" coba bicara sama papa dan mama besok pelan pelan halwa yakin mereka pasti kasi pinjam uang segitu " kata halwa.


" tapi kalok mama dan papa ngak mau kasi pinjam " kata Adit yg mulai berhenti menangis.


" hhmm jangan bilang seperti itu dulu. kalok mama dan papa ngak mau kasi pinjaman kita bisa buka usaha kecil kecilan atau halwa bisa sedikit membantu di perusahaan " kata halwa.


" hhmm mungkin kau bisa jadi model untuk iklan kami itupun kalok mau " kata Adit.


" apapun itu akan halwa lakukan. sekarang jangan nangis lagi ya sekarang waktunya tidur " kata halwa menghapus air mata Adit yg mengalir.


" aku baru tau dia bisa selembut ini " batin Adit.


" ok sekarang kita tidur ya.. " kata halwa tersenyum mematikan lampu dan menghidupkan lampu tidur.


halwa membetulkan selimut yg Adit pakai serta dirinya. Adit masih memeluk halwa.


" kenapa aku sangat nyaman berada di samping halwa " batin Adit.


" halwa.. " kata adit mendongak ke atas melihat wajah halwa.


" iya " kata halwa.


" apa udah selesai datang bulan nya " kata Adit.

__ADS_1


mendengar perkataan Adit sontak membuat wajah halwa memerah.


" sudah " kata halwa.


" apa boleh aku meminta nya malam ini " kata Adit kenapa halwa.


" eh " kata halwa terkejut.


" maksud ku... itu... hak.. ku.. suami istri itu loh.. " kata Adit ingin membuat halwa faham maksud.


" iituu... " kata halwa.


" sudah lah tak usah di pikir kan kita tidur saja " kata Adit yg kembali memeluk halwa dengan erat.


" aku harus kayak mana aku bingung " batin halwa yg ngak tau harus berbuat apa.


" haduh aku kok bodoh sih bisa bisa nya aku meminta nya... tapi aku kan suami nya wajar dong " batin Adit.


" om.." kata halwa.


" hhmm " kata Adit.


" jujur halwa ngak tau harus apa dan berbuat apa saat om meminta nya karna halwa ngak tau sama sekali soal beginian " kata halwa dengan cepat.


" kau yakin mau " kata Adit.


" hhmm walaupun dua bulan lagi halwa akan bercerai sama om tapi halwa mau jadi seorang istri yg baik " kata halwa


adit melepaskan pelukan dan bangkit dari tidurnya lalu melihat halwa.


" hhmm halwa yakin " kata halwa.


" terimakasih aku akan melakukan nya dengan lembut " kata Adit mencium kening halwa dan memulai aksinya.


Adit melakukan nya dengan lembut Adit tau ini pertama kalinya buat halwa dan ini sekian kalinya untuk Adit bisa di bilang Adit sudah sangat berpengalaman.


Adit melihat tubuh halwa tak sudah tak berbalut sehelai benang pun. tubuh halwa sangat indah dan berisi ketimbang Siska pokoknya tubub halwa sangat sangat indah.


ketika di permainan panas mereka mamasuk ke inti Adit melihat halwa yg sedang menahan rasa sakit dan air matanya mengalir membasahi pipinya


" maaf ini memang sangat sakit tapi seiring waktu tak akan sakit lagi " kata Adit dengan lembut.


pertahankan telah lepas. kini halwa hanya bisa menikmati kenyamanan yg diberikan Adit. semakin dalam pergerakan Adit halwa hanya merasakan antara sakit dan kenikmatan.


" terimakasih " kata Adit mencium kening halwa dan mereka berpelukan setelah kegiatan panas tersebut selesai.


keesokan harinya.


" aku heran kenapa aku merasakan lebih puas dari pada bersama Siska " batin Adit yg telah bangun dan melihat wajah halwa yg sedang tertidur pulas.


" biasanya selesai subuh dia akan bangun tapi ini sudah jam 6 dan dia belum bangun juga " batin adit


" hhmmm sudah pagi... jam berapa ini " kata halwa yg terbangun dan mau melihat jam.

__ADS_1


" selamat pagi ini udah jam enam pagi " kata Adit kepada halwa.


" sudah jam 6 ya " kata halwa mengingat kejadian tadi malam sontak membuat wajah nya kembali memerah.


" loh kok ini wajah memerah sih " kata Adit


" hhmm tak papa " kata halwa.


" terimakasih telah menjaganya dan memberikan nya kepada ku " kata Adit mencium bibir halwa sekilas.


" sama sama " kata halwa dengan wajah semakin memerah.


" halwa ayo lakukan sekali lagi " kata Adit.


" tapi.. tapi... tadi.. malam... kan udah " kata halwa.


" itu tadi malam tapi hari ini aku maunya sekarang " kata Adit.


" kan sama saja " kata halwa menyembunyikan wajahnya di balik selimut.


" dia sangat imut kalok sedang malu " batin Adit.


" kita lakukan sekali saja ngak lebih kayak tadi malam janji" kata Adit.


" baik lah " kaga halwa.


Adit berjanji untuk melakukannya sekali saja tapi dia malah berbohong dan melakukan nya dua kali. setelah selesai Adit mengendong halwa masuk kadalam kamar mandi dan meletakkan halwa di bathtub dan mengisi air serta memberikan sabun yg banyak agar busanya juga banyak.


" aduh pinggang ku rasanya sakit sekali om tertalu kuat hingga dalam beberapa menit energi nya bisa terisi penuh kembali " batin halwa sambil membersihkan badannya yg merah merah karna ulah Adit.


setelah selesai mandi mereka bersiap siap untuk kerumah Alex dan ayu berhubung ini hari Minggu.


sampai di rumah Alex dan ayu.


" assalamualaikum " kata halwa dan Adit yg masuk kedalam rumah.


" waalaikum salam " jawab Alex dan ayu bersamaan.


" wah anak mama yg lagi viral datang. kenapa ngak bilang sama mama sih kalok suara mu itu sangat bagus " kata ayu membawa halwa duduk di samping nya.


Adit juga ikut duduk di sofa.


" yg lain belum datang ya ma " kata Adit.


" belum katanya mereka akan datang pas jam makan siang " kata ayu.


" pa bisa kita bicara berdua saja " kata Adit.


Alex yg mendengar nya langsung menatap ayu memberikan kode ingin berbicara hanya berdua saja


" oiya mama bawa banyak cokelat di dalam kamar mama ayo halwa bantuin mama bawa nya " kata ayu.


" baik ma " kata halwa mengikuti ayu.

__ADS_1


¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.


__ADS_2