Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
pergi ke sana


__ADS_3

...malam hari (´ε` )...


" kenyang nya " kata diva baru saja selesai makan dan sekaligus mereka sedang di ruang Keluarga bersama sama.


" hujannya deres banget ya om, mungkin papa ngak bisa nginap sini malam ini " kata halwa pada Adit.


" paling di rumah kk rana lagi ngopi " jawab Adit yg sedang fokus ke Lettop nya.


" iya juga sih " kata halwa kembali.


" mama, lusa sekolah, peralatan sekolah " kata Deva pada halwa.


" iya juga ya, David mau homeschooling atau.. " kata halwa


" David mau berangkat kesekolah saja " kata David pada halwa.


" tapi.. kalok terjadi apa apa bagaimana " kata halwa masih troma.


" David, selama ini David ke sekolah " tanya Adit pada putranya itu.


" David kesekolah setiap pagi setelah selesai masak sarapan untuk ayah " kata David sambil tersenyum.


" David di suruh " kata halwa terkejut mendengar nya.


" ngak sih ma, tapi kalok David ngak buat sarapan ayah akan marah " kata David kembali.


" kita harus ke sekolahnya David, minta surat pindah " kata Adit kembali.


" iya juga sih, besok saja setelah itu kita langsung pulang dan mendaftar David sekolah " kata halwa.


TING DONG TING DONG.


" biar papa buka " kata Adit bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju pintu.


ada beberapa orang masuk kedalam rumah membawa kotak kotak besar dan berjalan menuju tangga dan naik ke atas.


" siapa mereka ma? " kata Deva bertanya


" itu pengantar paket, mama tadi beli baju, celana, sepatu dan lain lain nya buat kk David " kata halwa pada mereka ber3.


" terimakasih " kata David langsung berterima kasih.


" sama sama, David kan Anak mama, lagain mama juga kasian David pakai baju papa ke dodoran " kata halwa dengan lembut.


tak lama kemudian mereka semua keluar dari rumah.


" pa, besok kita pergi jam berapa " tanya Diva


" habis subuh kita langsung pergi, perjalanan ke sana itu sangat jauh mungkin jam 9 siang kita baru sampai " kata Adit karna rumah itu sangat terpelosok desa.


" lebih baik sekarang kalian tidur ya, besok mau bangun pagi pagi " kata halwa pada anak anak nya.


" iya ma, selamat malam papa mama " kata Deva dan Devi mencium pipi halwa dan Adit lalu berjalan menuju kamar mereka.


" aduh aku harus kayak mana " batin David di buat bingung " anu.. se.. Lamat malam.. papa.. maama " kata David dengan malu malu lalu menyalami tangan halwa dan Adit baru kembali ke kamar nya.

__ADS_1


" pipi nya merah " kata halwa melihat putra nya itu.


" seperti nya adek adek nya berhasil membuat kk nya jadi seperti itu " kata Adit duduk di sebelah halwa.


" tangannn " kata halwa pada Adit yg sedang mengelus pahanya dari luar.


" sayangg " kata Adit sambil mengoda halwa.


" hhmm " kata halwa pada Adit.


" ja.. " kata adit mau mencium bibir halwa di hentikan oleh anak nya


" papa mama " kata Diva menghampiri mereka berdua yg sedang Merapikan bajunya.


" kenapa sayang " kata halwa bertanya.


" ma, nanti bawa cemilan ya di jalan, terus bawa juga eskrim ya ma " kata diva.


" iya " kata halwa.


" kalok gitu diva ke kamar dulu " kata diva berlari menuju atas.


" sambung yuk " kata Adit pada halwa.


" haa, halwa mau ke kamar David mau susun bajunya " kata halwa dengan cepat lalu berjalan menuju kamar David.


" lihat saja di kamar nanti, ku buat lemas sampai pagi " teriak Adit pada halwa.


......di kamar David (~ ̄³ ̄)~......


" sudah lah ngak papa " kata halwa berjalan menuju ruang pakaian.


halwa membuka kardus nya tapi isinya sudah kosong, halwa merasa heran lalu membuka satu persatu lemari nya, ternyata David sudah menyusun baju baju nya dengan sangat rapi.


" udah di susun ternyata, rapi juga " kata halwa melihat nya,


...subuh( T_T)\(^-^ )...


kini mereka semua sedang bersiap siap untuk pergi, mereka memakai baju berwarna putih dan ada gambar rusa di tengah baju mereka berwarna biru laut.kursi paling belakang mobil di pasang kasur mobil untuk beristirahat sejenak kalok capek duduk.


halwa sudah menyiapkan cemilan yg akan di makan di perjalanan menuju rumah Jamal. kini mereka sudah berjalan menuju kesana, David Devi dan Diva sedang tidur.


" jalannya kecil banget, emang bisa lewat " kata halwa melihat jalannya.


" kita hati hati lah, kayaknya muat lah " jawab Adit yg sedang mengemudi mobil.


" harus hati hati ini, takut ada begal " kata halwa.


" iya " kata Adit.


tak terasa kini sudah jam 9 pagi hari, jalanannya masih di lingkungan hutan yg sangat lebat, walaupun seperti itu banyak warga setempat yg melewati jalan itu.


" wahh, indah banget pemandangan nya " kata diva melihat ke luar jendela mobil.


" iya " kata Deva.

__ADS_1


" kk ayo buka penutup matanya, kk harus lihat pemandangan nya sangat indah " kata diva pada David.


" ngak papa kok, kk juga bisa lihat walaupun mata kk di tutup " kata David sambil tersenyum " sebenarnya di hutan itu sangat banyak makhluk tak kasat mata yg lebih menyeramkan dari pada di tempat lainnya terutama di lautan " batin David yg sebenarnya sangat ketakutan.


" anak anak kita sudah sampai di desa angin desa yg pernah kk David tinggal " kata halwa pada mereka.


desa ini di namakan desa angin karna di desa ini sangat banyak angin, pemandangan begitu alami dan udaranya sangat menyegarkan serasa sedang di pegunungan. banyak warga yg melihat ke mobil berhubungan sekarang sedang hari Jum'at jadi anak anak yg bersekolah sudah pulang semua.


" rumah kk David di mana " kata Deva bertanya.


" rumah kk, salah rumahnya ayah, kita harus jalan kaki karena kalok kesana ngak bisa naik mobil soalnya jalannya sangat sempit dan berlumpur, rumahnya rumah bambu ada di ujung desa lebih dekat di samping sungai " kata David mengingatkan nya.


" permisi pak boleh saya tanya " kata halwa ingin bertanya di mana rumah Jamal.


" iya neng " kata bapak itu yg sedang berjualan sayur dan ada beberapa ibu ibu yg sedang membeli sayur juga di sana.


" gini, rumahnya Jamaluddin di mana ya " kata halwa bertanya.


" Jamal yg mana dulu neng, ini Jamaluddin itu Jamaluddin banyak di sini Jamaluddin " kata ibu itu.


" haduh, banyak ternyata, kalok jalan dari sini bisa naik mobil ngak " kata halwa kembali.


" ngak bisa neng, soalnya jalannya kecil banget ngak muat untuk mobil ini " kata ibu itu.


" parkir di mana, ngak bisa mutar ini " kata Adit melihat ke sekeliling.


" pa, kita bisa parkir di rumah Bu Sri dia sangat baik sama David " kata David.


" rumahnya di mana " kata adit.


" itu ibu nya yg sedang berbicara sama mama " kata David mengenali suara Bu Sri.


" jadi nama ibu Bu Sri ya " kata halwa.


" iya, kok bisa tau " kata Bu Sri heran.


" saya mama kandung nya David " kata halwa sambil terus.


" ibu Sri " kata David membuka kaca mobil.


" ya Allah David kemana aja, ibu cariin tau ngak, di rumah ayah mu katanya kau itu kabur " kata ibu Sri sangat menyayangi David.


" nanti David ceritakan, David boleh pakai laman ibu ngak buat parkir mobil ini ngak " kata David.


" boleh kok boleh " kata ibu sri.


halwa, Devi Diva dan juga David turun dari mobil, sedang Adit tidak karna dia harus memarkirkan ini mobil terlebih dahulu. banyak warga tidak menyangka kalok David dari keluarga orang kaya.


" mama, lihat itu layang layang " kata diva melihat ke langit


" iya " kata halwa.


¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya

__ADS_1


__ADS_2