
halwa tak menjawab dan hanya diam saja
" kemasi barang barang mu aku ngak mau liat wajah mu yg jelek itu " kata Siska.
" tapi.. " kata halwa.
" ku bilang pergi ya pergi lah banyak kali omongan kau pun dan bawa kucing kucing ini karna aku elergi sama kucing " kata Siska melempar teh panas nya kedekat halwa untung nya halwa menghindar.
" dan apa-apan foto ini merusak pemandangan aja " kata Siska membuang foto foto Adit dan halwa kedalam tong sampah.
" ngapain kau berdiri di sana cepat PERGI " kata Siska.
halwa memasukkan kucing kucing nya kedalam kadang dan tas kucing nya yg berukuran besar serta ada rodanya. halwa membawa sedikit baju nya.
" apa yg kau tunggu cepat pergi " kata Siska menendang halwa dan halwa tersungkur di depan pintu.
" dan kau tau Adit lah yg memintaku untuk mengusir mu karna dia masih mencintaiku tunggu saja surat cerai mu " kata Siska.
" perutku rasanya sakit " batin halwa bangkit dari jatuh nya berjalan keluar dari apartemen dan meninggalkan Siska sendiri an di sana.
" bagus sekarang dia udah pergi, kondisi perusahaan juga sudah sengat berkembang aku tinggal berpura pura saja ketika Adit pulang nanti " kata Siska.
" hahahaha ternyata aku terlalu berharap " kata halwa berjalan menuju terminal terdekat.
badan halwa basah kuyup tapi kucing nya tidak karna kandang kucing anti air. halwa terus berjalan menuju terminal bus ketika sudah sampai halwa duduk di sana tak ada satu orang pun yg lewat hanya mobil yg melintasi jalanan saja.
" inilah akhirnya kalok aku terlalu mencintai nya. aku mencintainya bagaikan sebutir pasir di dalam tumpukan jarum " kata halwa menghapus air mata nya.
......lain sisi......
" ayah itu bukan halwa ya " kata Siti.
" yg benar aja mana mungkin dia ada di sana dia pasti di rumah sama suaminya lah " kata pak RT.
" itu bener benar halwa loh yah perhatian bola matanya hijau terang bahkan dalam gelap gini matanya bisa bercahaya siapa lagi bukan halwa " kata Jamil.
" iyalah pulak kita kesana " kata pak RT menjalankan mobilnya mendekati terminal itu. Siti langsung turun dari mobil memastikan itu halwa apa bukan
" halwa itu kau " kata Siti.
" Siti " kata halwa menghapus air matanya.
" Alhamdulillah akhirnya aku bertemu dengan kau ku pikir kau ngak akan pulang ke desa karna sudah keenakan di kota " kata Siti memeluk halwa.
" hehehe ini aku nak pulang kasana " kata halwa.
" ngapain di sini nak halwa " kata pak RT.
__ADS_1
" mau tunggu bis pak " kata halwa.
" kalok gitu sama kami aja kami juga mau pulang " kata Jamil.
" boleh kah " kata halwa.
" tentu saja lah ngomong ini isinya apa " kata Siti.
" dalam nya kucing " kata halwa.
" sini biar aku masukkan kedalam bagasi tengah malam baru kita sampai ini " kata Jamil membawanya kandang tersebut kedalam bagasi. kami masuk kedalam mobil bersama sama lalu pergi menuju desa.
" nak halwa kok di sana ada masalah sama suaminya cerita aja sama bapak, bapak udah anggap kau itu anak kandung bapak sendiri jadi jangan sungkan " kata pak RT menayangkan. berhubung Siti dan Jamil lagi tertidur
halwa menunduk kepalanya. halwa tau kalok masalah rumah tangga nya tak seharusnya ia menceritakan nya kepada orang lain.
" om Adit lagi banyak urusan dan aturnya halwa sore tadi udah sampai tapi halwa ketinggalan jadi terpaksa jam segini deh " kata halwa berbohong.
" tapi semuanya baik baik aja kan ngak ada masalah " kata pak RT.
" pas di awal pernikahan sih mungkin ada karna belum terlalu kenal tapi sekarang yaa biasa aja " kata halwa.
" bagus lah " kata pak RT.
akhirnya karna perjalanan yg jauh kami sampai jam 12 malam. pak RT mengantarkan halwa sampai depan rumah nya
" sama sama. bapak pulang dulu ya " kata pak RT.
mobil pak RT menjauh dari sana. halwa masuk kedalam rumah di carinya lilin lalu menghidupkan nya. halwa mengeluarkan kucing kucing nya setelah itu lalu membereskan nya.
" nah pus ini rumah baru kalian " kata halwa menghapus air matanya.
kucing kucing itu mendekati halwa seolah olah tau kalok majikannya sedang dalam masa kesulitan.
" terimakasih " kata halwa kepada kucing kucing nya.
......keesokan harinya.......
banyak warga berkumpul di depan rumah halwa. bukan karna kepulangan halwa tapi karna begitu banyak mobil hitam terparkir di depan rumah nya. mereka semua memakai baju formal berwarna hitam. tubuh mereka yg besar dan kekar.sekitar sepuluh mobil ada di sana. sedangkan halwa masih di dalam rumah.
" permisi kalau boleh tau ada apa ya datang ke mari " kata pak RT memberanikan diri.
" kami di sini menjemput nona halwa " kata mereka dengan mengunakan bahasa Inggris
" hhmm ngak ngerti " batin pak RT
" dia bilang yah dia mau jemput halwa " kata Jamil.
__ADS_1
" jemput kemana " kata pak RT
" mana Jamil tau " kata jamil.
tiba tiba halwa keluar dari rumah hendak ke sungai ingin mengambil air. halwa membawa dua ember plastik dan juga ia membawa kucing nya. dasarnya emang kucing nya aja yg mau ikut.halwa heran kenapa banyak mobil mewah berwarna hitam terparkir di depan rumah nya.
" permisi ada apa ya " kata halwa kepada mereka.
" selamat pagi nona halwa " kata mereka semua
" pagi " kata halwa dengan dingin.
" halwa kau kenal mereka " kata uden.
" ngak " kata halwa.
" kucing nya imut banget" kata ayu dan Siti.
" terimakasih " kata halwa tersenyum.
" yg ini kasian banget " kata kemal
tiba tiba mobil putih mewah dan panjang. mobil itu berhenti dan keluar lah seorang anak kecil berlari memeluk halwa
" kk halwa " kata Kevin memeluk halwa.
" Kevin kok ada di sini " kata halwa.
" Kevin sama papa kakek dan om " kata Kevin menunjuk kedalam mobil
Hanif keluar sama dengan dua laki laki lain nya dan satunya sudah sedikit tua. laki laki itu menatap wajah halwa. halwa juga menatap mereka tiba tiba kepalanya sakit. halwa memegangi kepalanya nya kesakitan lalu halwa pingsan dan terjatuh kepalanya mengenai batu yg ada di sana
" astaghfirullah halwa halwa bangun " kata ayu dan Siti.
" bawa ke rumah sakit " kata pria tersebut.
" di sini rumah sakit nya masih di bangun kita bawa ke kelinik saya " kata Jamil mengangkat tubuh halwa.
" hei tangan mu " kata salah satu dari mereka.
" ini bukan saat nya cemburu kita harus bawa halwa terlebih dahulu " kata Jamil.
" bisa serahkan sama saya. saya kk kandungan nya halwa " kata Hanif.
¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.
__ADS_1