
...sampai di rumah sakit (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)...
Adit dan halwa menunggu di depan ruangan operasi.
" david.. Daviddd " kata halwa menangis dalam pelukan Adit. halwa terus menangis tidak berhenti.
" Adit gimana kondisi Gita " kata ayu yg sudah datang bersama dengan yg lain nya.
" Adit ngak tau ma " kata Adit masih memeluk halwa yg menangis.
" dia siapa dit " kata Alex.
halwa melepaskan pelukan nya dan menyalami Alex dan ayu.
" loh halwa kau kok di sini. halwa selama ini kau di mana " kata ayu melihat halwa kembali.
" maaf " kata halwa kembali menangis.
" halwa walaupun kau bukan menantu mama lagi tapi halwa akan tetap menjadi anak mama. udah jangan nangis ya halwa kenapa nangis " kata ayu memeluk halwa. halwa tak menjawab dia hanya menangis.
" David juga ada di dalam " kata Adit menghapus air matanya.
" siapa David " kata Alex dan Rana.
" David anak kandung Adit. rupanya ketika halwa dan Adit bercerai halwa sedang mengandung anak adit " kata Adit kembali menghapus air matanya.
" astaghfirullah Adit, jadi selama ini kau ngak tau kalok halwa itu hamil " kata Alex.
" enggak pa " kata Adit.
" udah pa jangan marah dulu marah nya nanti aja papa tenang dulu yaa tenangg " kata Rana. Alex mencoba menenangkan diri nya.
tiba tiba hospital bed keluar dan di sana ada David yg baru saja selesai operasi. David di pindahkan ke ruangan ICU.
" kk bagaimana kondisi David " kata Adit.
" kondisi David cukup parah, tulang tangan rusuk kaki nya patah di kepalanya mengalami pendarahan kulitnya lecet cukup parah dan harus di jahit dan dia kekurangan darah AB- dan David dia koma " kata Rani.
" kk ambil darah ku saja ya untuk David kk aku mohon " kata Adit.
" iya kebetulan cuman kau sama papa yg darahnya AB- kan " kata Rani.
" terus kondisi Gita kayak mana " kata Adit kembali.
" Gita masih ada di dalam, tadi jantung nya sempat berhenti berdetak sebentar tapi hanya sebentar. yahhh kondisi Gita juga cukup parah kalok David tidak melindungi nya " kata Rani kembali.
" maksud kk " kata halwa.
" loh halwa kok ada di sini. eh kembali kesemula. informasi yg aku dapat David memeluk Gita dengan erat jadi Gita tidak mengalami luka seperti David tapi luka yg Gita dapat hanya kepalanya yg terbentur aspal, tulang kaki Gita juga retak " kata Rani menunduk kan kepalanya.
__ADS_1
" kk tolong selamatkan Gita sama David kk " kata Adit menangis.
" kalok Gita itu di bagian jantung aku bukan dokter spesialis jantung tapi aku akan coba untuk buat mereka selamat dari koma mereka berdua " kata Rani menepuk pundak adit.
" terimakasih " kata Adit.
" oiya halwa apa David itu anak mu karna wajah nya sangat mirip " kata Rani.
" iya kk David anak ku " kata halwa menghapus air matanya.
" suami mu mana ayah nya David apa kau sudah memberitahu kan nya hubungi juga kasian kalok dia ngak tau " kata Rani melihat kondisi halwa.
" kk ayah nya David didepan kk tu " kata Rana.
" eh Adit ayah david tunggu, jangan bilang pas kau menceraikan halwa saat itu halwa sedang hamil " kata Rani menatap tajam wajah Adit.
" iya " kata Adit.
" hadehhh Adit Adit, udahlah sekarang kita harus ambil dulu darah mu untuk David dia sangat membutuhkan nya." kata Rani mencoba mengerti kondisi.
darah Adit di ambil untuk di berikan kepada David yg sedang koma di ruang ICU. sedangkan Gita juga koma. halwa terus menemani David di ruangan nya sedang kan Adit juga sedang menemani Gita sesekali ia melihat kondisi David.
" halwa makan dulu lah kau belum ada makan dari siang ini sudah subuh loh kau juga harus makan " kata Adit sambil membawa membawakan yg ia beli.
" nanti lah ngak selera " kata halwa yg duduk di samping David yg sedang terbaring.
" halwa kalok David tau dia pasti sedih loh, makan dulu ya " kata Adit.
" halwa kalok ngak makan aku juga ngak makan " kata Adit.
akhirnya halwa memakan makanan nya walaupun terpaksa ini juga demi kesehatan nya.
" om bagaimana kondisi Gita " kata halwa.
" belum sadarkan diri juga sampai sekarang " kata Adit.
" udah lima belas jam mereka sadar sadar juga " kata halwa yg sudah selesai makan makanan nya.
" halwa Keluarga mu datang " kata adit.
" kemungkinan jam 9 nanti Daddy dan kedua kk datang jam 10 nanti di susul sama anak dan istri nya " kata halwa.
" begitu ya. halwa tidur lah dari tadi malam belum ada tidur loh nanti sakit " kata Adit.
" nanti lah... om apa pelakunya udah ketemu " kata halwa.
" pelakunya masih di lacak sama polisi kk Ilham juga turun tangan tapi mereka masih mengumpulkan bukti-bukti " kata Adit.
tak terasa kini sudah jam 8 pagi. kondisi David sudah semakin membaik jadi David di pindahkan ke ruangan yg telah di pesan oleh Adit. halwa sangat bersyukur karna David semakin membaik.sedangkan keadaan Gita masih sama dan tidak berubah.
__ADS_1
...jam 9 pagi (눈‸눈)....
" assalamualaikum " kata ley masuk kedalam ruangan David.
" waalaikum salam Daddy " kata halwa menyalami mereka bertiga.
" kayak mana kondisi David " kata Haraf.
" Alhamdulillah udah membaik kok cuman tinggal nunggu sadarnya saja " kata halwa.
" kebanyakan nangis ini lihat matanya sampai merah dan bengkak kayak gini " kata Hanif melihat mata halwa.
" ngak kok " kata halwa.
" sudah lah kalian ini. halwa saat David sadar nanti kembali ke rumah ya David memang belum terbiasa di dunia luar dan keadaan anak perempuan itu kayak mana Daddy dengar david melindungi nya. setau Daddy David itu orang nya cuek sama orang baru " kata ley.
" keadaan Gita masih sama. dia masih koma di ruang ICU " kata halwa sedih.
" sudah lah jangan sedih nanti kita jenguk dia ya. mungkin anak perempuan itu spesial untuk David makanya dia mau melindungi nya " kata ley yg duduk di sofa.
" halwa bukankah ruangan ini terlalu kecil untuk David " kata Hanif duduk di sofa.
" ngak juga kok kk ini udah termasuk besar kk " kata halwa.
" oiya si Adit itu udah tau " kata Haraf penasaran
" halwa ini baju ganti " kata Adit masuk kedalam ruangan ngak tau kalok ada orang selain halwa.
" muncul pula " kata Haraf.
Adit heran dan bingung siapa mereka berdua kecuali ley.
" paman ley kapan datang " kata Adit sambil menyerahkan baju ganti halwa.
" barusan saja kok. Adit sekarang udah besar ya bahkan udah punya anak maaf ya paman ngak datang di acara pernikahan mu. " kata ley.
" ngak masalah kok paman " kata Adit.
" perkenalkan ini anak pertama paman namanya Haraf ini yg kedua namanya Hanif dan yg ketiga namanya halwa itu di samping mu " kata ley.
" halwa anak nya paman kata Adit terkejut.
" hehehe Adit baru tau ya. halwa anak kandung paman yg pernah nikah sama kamu dan David anak kandung kamu kan kamu juga tau " kata ley.
" anu.. halwa kok ngak pernah bilang " kata Adit menatap wajah halwa.
" om ngak pernah tanya " kata halwa sedikit tertawa melihat ekspresi wajah Adit yg sedikit panik.
" aduhh aku harus kayak mana " batin Adit panik.
__ADS_1
¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.