Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
pemilik


__ADS_3

" papa itu udah besar ngak boleh manja manja sama mama, mama punya david " kata David yg duduk di pangkuan halwa.


" mama kan istrinya papa jadi mama milik papa dong " kata Adit tidak mau ngalah.


" papa ini lah orang mama milik david kok bukan milik papa " kata David.


" milik papa " kata Adit.


" milik david " kata david


mereka terus berdebat seperti itu selama 30 menit


" udah udah mama milik kalian berdua adil kan " kata halwa pusing melihat mereka berdebat.


" David 85% " kata David.


" papa 15% papa ngak mau lah " kata Adit.


" David 50% papa 50% adil kan " kata halwa


" hhmm " kata mereka berdua.


" ginini ujungnya udah ketebak " batin halwa.


" mama David mau tidur siang " kata David sudah mengantuk.


" udah sholat tadi " kata halwa.


" udah " kata David.


akhirnya halwa membawa David ke kamar nya. ketika sampai terlihat David sudah tertidur pulas di kursi rodanya mau ngak mau halwa memindahkan David ke tempat tidur nya agar lebih tenang. setelah selesai halwa keluar dari kamar David dan menutup pintu pelan pelan.


" halwaaa " kata Adit tiba tiba datang dan memeluk halwa dari belakang.


" kenapa sih om " kata halwa.


" sambung yg tadi malam yukk kebetulan David lagi tidur " kata Adit.


" ngak boleh " kata halwa ngak mau.


" lohh kenapa ngak boleh " kata Adit kecewa.


" om kan nanti papa Daddy serta yg lainnya mau datang sedangkan makanan di rumah masih kosong masa di kasi air putih doang kan ngak enak " kata halwa membalikkan tubuh nya dan memegang kedua pipi adit.


TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG TING DONG. suara bel berturut turut.


" siapa sih ganguin aja lah " kata Adit berjalan menuruni tangga dan menuju pagar karna cuman mereka ber3 yg ada di rumah itu.


" hihihi " kata halwa tertawa kecil melihat tingkah Adit itu.


" siapa " kata Adit membuka pintu di samping pagar.


" APA. lama kali kau buka ini gerbang capek tau nunggu " kata Rana marah. " mentang mentang pengantin baru cepat buka " kata Rana kembali.


Adit membuka pagar dan semua mobil pun masuk. setelah keenam mobil masuk Adit kembali menutup pagar nya.


" lama kali kau buka hampir jemuran kami di sana tau " kata Rana menjewer telinga Adit.


" aduhhhh kk.. sakit tau sakittt lepasin lah duluuu " kata Adit kesakitan Rana melepaskan jewerannya.


" Rana sifatnya mirib ayu " kata ley dengan suara kecil


" aku dengar " kata ayu menatap ley.


" aku ngak bilang apa apa kok ya kan Alex " kata ley panik.


" hhaa rumah nya bagus " kata Alex mengalihkan pembicaraan.


" memang setan kau " batin ley.


mereka semua masuk kedalam rumah. ketika masuk halwa menyalami mereka semua.


" halwa masak apa " kata ayu.


" belum masak ma baru juga mau belanja " kata halwa.

__ADS_1


" kalian udah makan siang " kata ley.


" udah kok tadi pesan aja " kata halwa.


" kalok gitu kita makan BBQ aja gimana " kata ayu.


" biar halwa beli dulu bahan bahannya " kata halwa.


" udah ngak perlu kami udah kami beli " kata ava.


akhirnya mereka semua ke halaman belakang.



" lumayan juga dit " kata Alex melihat bagian halaman belakang rumah Adit.


di samping kolam renang ada taman bunga tapi bunganya masih belum pada mekar.


" air " kata Kila berlari dengan cepat menuju kolam renang. haraf menangkap Kila dengan cepat tapi karna kaki Haraf terlalu di pinggir kolam sehingga Haraf jatuh kedalam nya. Haraf dengan cepat melempar Kila ke ava dan ava menangkap nya.


" astaghfirullah Kila kau taungak kolam itu dalam " kata ava kaget setengah mati.


" apa Kila ngak papa " kata mereka melihat kejadian itu secara langsung.


" Kila mau lagi " kata Kila malah sangat senang.


" kau ngak papa Haraf " kata ley kepada haraf. baju Haraf basah semua akibat kejadian tadi


" ngak papa kok Daddy " kata Haraf.


" kk ini handuk " kata halwa.


" terimakasih " kata Haraf keluar dari kolam.


" papa terjatuh karna kaki kanan papa terlalu di pinggir kolam. tanpa papa sadari sehingga papa jatuh kedalam kolam papa melempar Kila dengan cepat supaya Kila tidak basah tapi malah papa yg basah " kata Kevin yg berada setengah meter dari kolam renang.


" ini kumpul keluarga jangan baca buku aja berenang sana " kata Hanif menendang Kevin hingga jatuh kedalam kolam.


" om " kata Kevin yg sudah basah kuyup di sana. " buku " kata Kevin berenang masuk kedalam dan mengambil bukunya itu yg sudah basah.


" habis nya fokus ke buku terus " kata Hanif seperti tak bersalah.


" om Kevin harus bertanggung jawab buku Kevin rusak padahal Kevin baru baca sebagai " kata Kevin.


" iya iya nanti om ganti " kata Hanif.


mereka semua memiliki tugas masing masing kecuali anak anak. mereka menyiapkan makanan dan membakar daging dan lain lainnya.


" Tante David belum bangun tidur ya " kata Rizki. anak pertama Rani dan Rama.


" belum mungkin sebentar lagi " kata halwa kepada Rizki.


" Kevin dari tadi kau baca buku mulu sini bantuin bikin salat buah bisa ngak " kata ava.


" iya ma " kata Kevin mengambil celemek di sana dan memakainya. Kevin mengambil pisau dan buah buah yg akan di jadikan salat buah. Kevin memotong buah seperti dia sudah sangat ahli potongan buah yg Kevin lakukan sangat rapi. ketika semua buah udah di potong Kevin mengambil mayonais dan yogurt lalu mencampur nya semua dan jadi deh.


" ada lagi yg bisa di bantu ma " kata kevin.


" setauku Kevin ngak pernah masak megang pisau di dapur saja ngak pernah kok bisa dia seahli itu " batin ava berfikir.


" Kevin jaga adek adek nya aja " kata ley.


" baik kakek " kata Kevin berjalan meninggalkan mereka.


" kenapa ava " kata Haraf.


" anak kita itu ngak pernah masak di dapur megang pisau saja ngak pernah apa lagi memotong buah biasanya dia selalu di layani oleh pelayan pelayan tapi kok dia bisa seahli itu sih " kata ava.


" ya bagus dong kalok gitu sebulan lagi kita bisa mulai " kata Haraf.


" ngak masalah sih " kata ava.


CRAACKKKK!!!!!!!. dinding kaca kamar David hancur.


" AAAAA MAMAAA " teriak David.

__ADS_1


Adit berlari menuju kamar David dengan cepat begitu juga dengan yg lain nya karna kaget bercampur panik. Adit langsung masuk kedalam kamar david dan melihat David menangis di pojok kamar karna saking ketakutannya.


kepala dan tangan David berdarah. David menggenggam serpihan pot bunga kaca yg sudah pecah dengan kuat mengakibatkan tangannya berdarah.


" astaghfirullah David buang jangan di genggam " kata Adit mengambil kaca itu lalu membuangnya.


" papaaa " kata David menangis memeluk Adit. Adit mengendong David yg menangis.


" apa yg terjadi apa ada maling " kata ley.


" kayaknya bukan maling deh pa soalnya ini lantai tiga kalok maling naik dari atas kita semua pasti melihat kan terus semua perabotan di sini masih utuh kok ini bukan maling " kata Ilham sudah berkeliling kamar itu.


" Adit, david nya di bawa kesini dulu biar di perban dulu lukanya " kata Rani kebetulan membawa p3k. Rani membersihkan luka david setelah itu memperbannya.


ayu,ava,Ruby, dan Rana membersihkan serpihan kaca dan barang barang yg tajam.


" dabid apa yg terjadi " kata halwa bertanya kepada David.


" David cuman mau ke kamar mandi maa tapi David belum hapal tempat nya jadii david membuka penutup matanya dan.. dan..dan.. " kata David tak melanjutkan ucapannya.


semua yg ada di sana pun mengerti apa yg terjadi sebenarnya di sana.


" maafff pa kacanya pecahhh " kata David menangis.


" udah ngak masalah kacanya mau pecah atau ngak nantikan bisa di perbaiki lagi " kata Adit.


" gimana kalok kalian ber3 tinggal di Australia di rumah Daddy saja dari pada David terus kayak gini " kata ley yg duduk di sofa.


" Adit bukan ngak mau tinggal di sana tapi Adit di sini punya tanggung jawab Daddy, Adit harus tetap di Indonesia untuk membantu perusahaan papa yg semakin hari semakin sibuk Adit ngak mungkin punya waktu bulak balek dari Australia ke Indonesia " kata adit.


" benar juga yg di katakan Adit pa " kata Haraf membenarkan ucapan Adit


" ini salah david... seandainya david ngak buka pasti ngak kayak gini.. david nakal.. " kata David sambil menangis.


" ini bukan salah david kok " kata ley.


" dabid jangan nangis lagi ya.. kita ke halaman belakang yuk di sana ada BBQ yg baru saja matang kalok dingin pasti ngak enak " kata ayu mengihibur.


" iya " kata David.


akhirnya mereka pergi ke halaman belakang. di sana ada Kevin yg lagi meletakkan BBQ yg sudah siap di atas meja. mereka semua duduk dan makan BBQ mereka masing masing.


" oiya Daddy dan yg lain akan pulang jam 5 hari ini " kata ley yg sudah menghabiskan makanannya.


" kok cepat banget " kata mereka semua.


" terlalu banyak pekerjaan di sana ngak bisa lama lama nanti pekerjaan nya semakin menumpuk " kata ley.


" cepat sekali kau pulang. janji mu mana " kata Alex.


" Alex menantumu itu kepala polisi mana berani aku bawa bisa bisa di sita nanti ngak guna juga aku bawanya, makanya kau kesana " kata ley.


" ok musim semi kami semua akan kesana Ilham kau ambil libur nanti ya " kata alex.


" iya, tapi kalok boleh tau mau bawa apa ya untuk papa dan kenapa harus di sita " kata Ilham sedikit bingung.


" iya pa janji apa " kata mereka semua.


" ada deh anak kecil ngak boleh tau " kata ley dan Alex secara bersamaan.


" jangan jangan alkohol " kata Haraf.


" ngak kok " kata mereka berdua dengan cepat.


" Daddy minum alkohol lagi kan " kata halwa menatap tajam ley.


" mana ada Alex yg pesan Daddy cuman bawakan saja kok lagian di sini kan ada polisi jadi mana berani Daddy bawa " kata ley keceplosan.


" ini mulut ngak bisa di tutup " kata Alex menutup mulut ley dengan satu buah tomat.


" kalian berdua ini lah ngak berubah ya. udah tua juga anak semua udah kawin semua anak juga udah kasi cucu tapi ini otak isinya minuman aja ingat udah mau mati jangan nambah pikiran anak anak karna kebiasaan kalian itu " kata ayu menasehati mereka berdua.


" iya iya " kata mereka berdua.


setelah semua selesai mereka memberatkan nya dan bersiap siap mengantar ley dan yg lainnya

__ADS_1


__ADS_2