
......... perusahaan........
" alah tinggal pula berkas itu " kata Adit tak melihat berkas yg sedang ia cari.
" terpaksa pulang ini kalok minta tolong sama halwa tapi dia sedang di sekolah " kata Adit memakai jas nya dan berjalan keluar dari ruangannya.
" loh pak Adit mau kemana " kata Yuni yg sudah sampai sekitar 3 jam yg lalu dan 3 jam halwa sudah tertidur di luar apartemen.
" nanti kalok ada yg cari saya bilang saya pulang sebentar untuk mengambil beberapa berkas yg ketinggalan nanti saya pasti kembali kok " kata Adit berjalan masuk kedalam lift.
" baik " kata Yuni.
Adit berjalan menuju parkiran dengan mengunakan payung yg ia bawa. setelah pergi menuju apartemen nya.
" apa jangan jangan halwa melihat waktu itu atau dia sedang pms " kata Adit yg sedang di dalam lift untuk menuju apartemen nya.
" loh halwa kok di sana " kata Adit berjalan lebih cepat kedekat halwa.
" halwa halwa jangan tidur di sini lahh bajumu juga basah Ayuk masuk " kata Adit membangun kan halwa.
halwa yg terbangun dan melihat wajah Adit dan tiba tiba halwa menangis dan menjauh dari Adit.
" halwa sebenarnya apa sih yg terjadi ayo cerita agar aku ngerti jangan kayak gini lah aku jadi bingung " kata Adit kembali mendekati halwa dan mengelus kepala kepala halwa dengan lembut.
" om jahat " kata halwa yg masih menangis.
" iya om jahat tapiii kita masuk dulu yaa baju mu basah semua itu " kata Adit sambil membantu halwa berdiri.
halwa hanya menurut sambil menghapus air matanya. karna tubuh halwa sudah basah kuyup sehingga bra hitam yg halwa kenakan menjadi terlihat oleh Adit dan nafsu Adit pun bangkit seketika.
ketika mereka sudah masuk dan halwa meletak sepatu sekolahnya di rak sepatu tiba tiba Adit memeluk nya dari belakang.
" halwa ini hujan " kata Adit dengan manja tapi halwa tetap diam.
" halwa aku mau sekarang aku mohon " kata Adit kembali.
" hhmm " kata halwa.
selesai. mereka sedang berada di dalam selimut bersama terlihat Adit sedang memeluk halwa dengan erat.
" halwa ayo ceritalah jangan diam diam kayak gini dan kenapa kau bisa tertidur di luar dan ngak masuk kedalam " kata Adit.
tiba tiba halwa kembali menangis.
" om jahat om ganti kode pintu nya jadi halwa ngak bisa masuk terus om cium Yuni kan om pikir halwa ngak tau " kata halwa menangis sambil membelakangi Adit.
__ADS_1
" halwa tau dari mana " kata Adit.
" kan betul " kata halwa yg masih menangis.
" halwa dengar baik baik sebenarnya itu kecelakaan bukan kesengajaan dan untuk pintu tadi bisanya di buka pakai kode yg lama kok " kata Adit.
" alasan " kata halwa masih menangis.
" astaga ngak percaya banget sih. halwa dengar yaa dengar baik baik kalok soal Yuni sama aku hanya kecelakaan saja ngak ada yg lain kalok ngak percaya aku bisa kasi liat rekaman cctv di ruangan aku " kata Adit mengambil hpnya dan meminta rekaman cctv dari pihak keamanan perusahaan.
" iyalah tu " kata halwa menghapus air matanya.
" dengar ya sayangg jangan nangis lagi aku minta maaf " kata Adit kembali memeluk halwa.
" hhmm " kata halwa.
" jangan ngambek lagi dong " kata Adit tapi halwa masih diam.
" oiya nanti Bu Tuti akan kemari bawa mangga yg kau minta itu " kata Adit
" benarkah " kata halwa dengan gembira.
" heheheh berhasil " batin Adit
" iya nanti jam 2 siang Bu Tuti ke mari " kata adit
" sama sama tapi jangan marah lagi yaa " kata Adit.
" iya " kata halwa.
...jam 2 siang hari...
Adit sudah kembali ke perusahaan nya karna ia harus menghadiri rapat penting. sedangkan halwa baru saja selesai memandikan semua kucing kucing nya itu dan sekarang lagi mengering kan bulu bulu mereka tapi halwa jaga masih membaca bukunya.
TING DONG.. suara bel.
halwa cepat cepat membuka pintu nya dan ternyata itu ibu Tuti.
" selamat siang non halwa " kata Bu Tuti.
" halwa aja Bu " kata halwa.
" ini mangga nya non " kaga Bu Tuti memberikan kepada halwa.
" terimakasih ya Bu ayo masuk dulu " kata halwa.
__ADS_1
" ngak lah non saya mau pulang ke rumah saja jadi saya permisi dulu " kata ibu Tuti.
" oo yaudah hati hati di jalan ya Bu " kata halwa.
" terimakasih " kata Bu Tuti lalu pergi. halwa masuk kedalam rumah dan mengupas kulit mangga muda itu lalu memotong nya dan memakannya sambil membaca buku
" enak banget " kata halwa.
ngak terasa waktu sudah malam. halwa sedang menunggu Adit yg tak kunjung pulang sampai sekarang.
" om Adit tumben belum pulang jam segini apa dia lembur " batin halwa. tiba tiba hp halwa berbunyi menandakan ada yg menelpon halwa bergegas untuk mengangkat nya.
" hallo halwa " kata Adit.
" waalaikum salam " kata halwa sengaja
" lupa assalamualaikum sayang " kata Adit.
" waalaikum salam om, om kok belum pulang " kata halwa.
" maaf ya sayang malam ini aku ngak pulang karna hari ini aku lembur ngak papa kan " kata Adit.
" oo jadi jam berapa pulang " kata halwa.
" selesai semuanya langsung pulang kok " kata Adit.
" yasudah lah " kata halwa mematikan telepon nya.
" sifat nya sangat cepat berubah lah lebih baik aku cepat selesai kan agar cepat pulang " kata Adit.
" hhmm Yuni pasti ikut lembur ini. bagaimana kalok aku pergi ke sana tapi harinya hujan " kata halwa.
TING DONG. suara bel. halwa berjalan membukakan pintu nya.
" siapa ya " kata halwa.
" eh pelakor mana Adit " kata Siska yg tiba tiba kembali.
" om Adit ada di perusahaan " kata halwa.
" ambil kan aku handuk dan buat kan aku secangkir teh jangan terlalu banyak gula dan jangan terlalu kental tidak boleh pahit dan warnanya jangat terlalu pekat gulanya harus gula batu " kata Siska mendorong halwa lalu iya masuk dan duduk di sofa.
halwa hanya menuruti nya saja dan memberikan apa yg di inginkan oleh Siska.
" kenapa kau masih di sini bukannya kau sudah di ceraikan ya ini kan sudah tiga bulan bahkan udah hampir 4 bulan " kata Siska dengan nada merendahkan halwa.
__ADS_1
¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.