Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
mondok


__ADS_3

...di kantor (。♡‿♡。)...


" sayangg " kata Adit memeluk halwa yg sedang fokus ke hpnya " fokus banget sih, apa sih yg di liatin " kata Adit penasaran.


" pengumuman pernikahan Kevin sudah di umumkan langsung di sosial media, banyak fans nya Kevin kecewa " kata halwa sambil mencium pipi adit.


" kasian, kita pergi ke sana kapan " kata Adit bertanya.


" 3 hari sebelum pernikahan " kata halwa.


" hhmm 2 hari lagi dong, aturnya kalok gitu kita nggak usah pulang aja sekalian biar di sana sampai acara nya jadi ngak pulang pergi gini, tapi nggak papa lah " kata Adit berbaring di sofa dengan paha halwa sebagai bantal dan Adit fokus ke Lettop nya.


" nyak cokelat " kata Adit minta di suapi.


" manja banget sih, keselek nanti baru tau " kata halwa memasukkan cokelat kedalam mulutnya adit.


" WOI SETAN!! " kata arpin datang datang langsung menendang pintu ruangan adik


" huk huk uhuk " Adit keselek cokelat.


" M"mpus " kata arpin


" minum minum " kata halwa memberikan Adit jus jeruk yg ada di sana.


" terimakasih " kata halwa " kau bisa masuk pakai salam nggak, ngak ada akhlak lah " kata adit.


" kita udah di tungguin kk Rama sama om Alex di bawah selama satu jam, ayo cepat mereka bisa marah " kata arpin.


" mau kemana " kata adit.


" hari ini ada meeting di luar kota, nggak ingat " kata arpin


" iyalah pula, lupa aku " kata Adit berlari menuju meja nya dan mengambil beberapa berkas " sayang aku pulang malam, mungkin sedikit larut ngak papa kan " kata Adit pada halwa.


" ngak papa " kata halwa menyalami Adit dan Adit mencium kening halwa.


" da sayang " kata Adit keluar dari ruangannya bersama dengan arpin " oiya kunci mobil di meja sayang " teriak Adit dari luar ruangan.


" iya " jawab halwa.


tak lama kemudian bunyi nontivikasi dari hp halwa, halwa mengambil hp nya dan melihat ada pesan yg masuk, di pesan itu pernyataan bahwa sekolah David pulang lebih cepat karna ada rapat para dewan guru.


" Devi dan Diva juga udah jam nya " kata halwa melihat jam tangannya.


akhirnya halwa pergi menuju sekolah Devi dan Deva untuk menjemput mereka.


...di sekolah ( ´◡‿ゝ◡`)...


" mama mana ya tumben lama " batin Devi, tak lama kemudian mobil halwa pun terlihat di sana dan halwa keluar dari mobil.


" mama " teriak Devi dan Diva berlari menuju halwa lalu memeluknya.


" ayo masuk " kata halwa dan mereka masing masing masuk kedalam mobil " gimana sekolah nya sayang " kata halwa.


" hari ini banyak masalah ma " kata diva dengan raut wajah yg ngak senang.


" masalah " kata halwa.


" iya, jadi gini ma, temen diva hina kami berdua ma, dia bilang kenapa kami ngak punya uang jajan, dia pamer uang jajannya yg sepuluh ribu sama kami " kata diva kesel tapi dia tetap memakan cokelat yg telah tersedia di kulkas mini yg ada di mobil.


" kalok ada yg seperti itu, jangan terlalu di perdulikan ya, devi diva udah bawa bekal dari rumah terus bawa jajanan dari rumah bawa buah juga dari rumah untuk apa uang jajan lagi " kata halwa.


" iya juga sih tapi kk Rika sama kk Fani bawa uang jajan ma " kata diva kembali


" kk Rika dia udah kelas enam, sedangkan kk Fani udah kelas 4 dan kalian kelas 2, kk Rika pulang jam 5 sore, kk Fani pulang jam 12 siang sedangkan kalian masih jam 10 pulangnya. kk rumah Rika banyak kegiatan nya di sekolah mulai dari Pramuka, tari, paduan suara, les privat lagi, belajar alat musik, malamnya les privat lagi, terus kerjakan pr nya baru tidur cocok kalok kk Fani dapat uang jajan, kk fani sama saja sama kk Riki bedanya kk Rika pulang sekolah jam 2 siang dan baru pulang kerumah jam 5 karna kegiatan nya" kata halwa.

__ADS_1


" dan sebentar lagi kk Fani tamat sekolah kan, kk Fani akan di kirim ke Jawa barat untuk mondok di sana, " kata halwa kembali


" berarti jarang jumpa dong sama kk Fani " kata mereka berdua.


" bisa di bilang begitu, karna kk David kk Farhan dan kk Rizki juga akan mondok di sana, kalian berdua juga boleh kalok mau mondok, nanti ijin sama papa dulu " kata halwa memberhentikan mobilnya karna sudah sampai di sekolah David.


" ok " kata mereka bersemangat


" bukannya kk David belum pulang sekolah jam segini " kata Devi.


" ada rapat para guru jadi mama mau jemput kk David dulu mau ikut " kata halwa mengambil payung karna sedang hujan.


" kami di dalam aja " kata mereka berdua ngak mau demam.


" yaudah mama kesana dulu, jangan keluar dari mobil " kata halwa menutup pintu mobil dan berjalan masuk kedalam sekolah tersebut.


" kk,kita bakal masuk pesantren " kata diva kesenangan.


" kau yakin papa ijinin " kata Deva menatap Diva.


" iya juga sih, kasian juga mama sama papa di rumah berdua nggak ada kita " kata Diva malah jadi sedih.


...malam harinya <( ̄︶ ̄)>...


halwa Adit beserta anak mereka sedang di rumah Alex karna ini jadwal mereka nginab di sana.


" papa diva pijitin ya, papa pasti capek " kata diva memijit pundak adit.


" Deva pijitin kaki papa " kata Deva memijit kaki adit


" terimakasih " kata Adit malah keenakan.


halwa dan Alex malah senyum senyum sendiri karna melihat diva dan Deva mau merayu Adit untuk menyetujui agar mereka bisa mondok.


" papa, kata mama kk David kk Farhan kk Rizki dan kk Fani bakal mondok di Jawa ya pa " kata Diva memulainya.


" pa, apa sih keuntungan masuk pesantren " kata Devi bertanya.


" banyak sih, contoh nya lebih mendalami ilmu agama, terhindar dari pergaulan bebas, banyak deh pokoknya ke untungannya " kata Adit masih belum peka.


" kalok kami mondok di pesantren yg sama gimana " kata Devi dan Diva bersamaan.


" nggak " kata Adit sepontan


" kenapa " kata mereka.


" nanti nggak ada kawan mama dan papa lagi " kata Adit.


" boleh lah pa " kata mereka berdua.


" nggak, masuk pesantren sama dengan kk, atau ngak sama pun tetap ngak boleh kecuali udah SMP baru boleh " kata Adit.


" masa gitu " kata mereka berdua.


" pesantren sama dengan kk itu lebih sulit dari pada pesantren lain nya, kalok mau lulus batas maksimal hapalan Al-Qur'an 5 jus, papa tanya sekarang kalian masih hapal berapa, dan lagi sebelum masuk ke sana harus menjali tes dulu, mulai dari bacaan, hapalan, nilai pelajaran dan lain lain nya " kata adit pada kedua anak kembar nya itu.


" diva baru hapal jus 30, jus 30 nya aja dari satu sampai 29 belum " kata Diva.


" sama " kata Devi juga begitu.


" berarti nggak boleh " kata Adit dengan tegas.


" papa nggak adil kk David boleh " kata mereka.


" ok gini aja tanya sama kk David sudah berapa hapalan nya dan tanya sama kk yg lain berapa hapalan mereka " kata Adit mengambil hpnya menelpon Rama dan Ilham.

__ADS_1


" kk David, kk udah berapa jus " kata mereka berdua.


" jalan 14 " kata David sambil tersenyum.


" bukannya pas awal jumpa kita masih 10 ya kk kok cepet banget " kata Deva terkejut.


" sebenarnya kk udah hapal 13 jus tapi karna kk sering gulang hapalan biar lancar jadi sekarang kk udah mau jalan 14 " kata David.


" assalamualaikum Farhan Rizki " kata Adit.


" waalaikum salam, kenapa om " kata mereka berdua.


" papa sama Mama lagi di keluar jadi Farhan sama Fani yg di rumah " kata Fani.


" Rizki nggak tau papa sama Mama kemana nggak keluar kamar dari mereka pulang " kata Rizki mencurigai kedua orang tua nya.


" nah " kata Adit menyerahkan hpnya pada Deva.


" kk hapalan kk udah berapa " kata mereka secara bersamaan


" hapalan apa ini " kata mereka.


" hapalan Al-Qur'an " kata mereka.


" kk, udah hapal 10 jus " kata Rizki.


" kk juga sama " kata Farhan.


" kenapa tanya " kata mereka berdua


" kami mau Mondok tapi papa nggak ijinin " kata mereka berdua sambil menunjuk ke Adit.


" loh, kok ikut ikutan sama Fani " kata Farhan.


" Fani mau mondok juga " kata halwa Adit dan Alex.


" iya, Fani mau mondok juga tahun ini sama kayak kita, pertama papa sih ijinin tapi kata mama nanti aja Fani nangis di kamar seharian dan nggak mau sekolah, jadi mama sama papa setuju buat Fani mondok " kata Farhan memperlihatkan Fani yg sedang tertidur di pangkuan Farhan.


" kk, pinjam pulpen dong, pulpen Rika habis " kata rika pada Rizki.


" perasaan tadi pagi baru beli sekotak " kata Rizki.


" udah habis " kata Rika.


" ambillah di dalam laci paling bawah di meja belajar kk, lain kali pakai pulpen yg tintanya nggak basah " kata Rizki.


" iya iya " kata Fani " eh Deva Diva kok nelpon malam malam " kata Fani sambil tersenyum.


" kk hapalan Al-Qur'an kk berapa " kata Diva.


" baru aja tadi masuk 7, emangnya kenapa " kata Fani.


" nggak papa " kata mereka berdua sedih.


" kk Farhan hapalan Al-Qur'an kk Fani " kata Deva bertanya.


" 5 jus kalok nggak salah " kata Farhan mengingat.


" sudah dengar kan, nanti aja mondoknya kalok udah SMP ya " kata Adit mematikan telepon nya dan mengirim pesan ke mereka masing masing.


" nggak adil " kata mereka berlari menuju kamar mereka.


" Devi Diva jangan lari " kata Adit tapi mereka tidak memperdulikan nya.


¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya


__ADS_2