Suami Ku Terlalu Manja

Suami Ku Terlalu Manja
Devi dan Diva


__ADS_3

...keesokan harinya♡(˃͈ દ ˂͈ ༶ ).....


" jam berapa ini " kata david melihat jam di sebelah nya ternyata sudah jam 9.


" astaghfirullah udah jam segini mama kok ngak bangunin sih, Dhuha dulu " kata David bergegas ke kamar mandi lalu mandi dan sholat Dhuha di kamarnya.


" mama tumben ngak bangunin " kata David keluar dari kamarnya.


" HAPPY BIRTHDAY DAVID " kata mereka semua bahkan yg di Australia juga ada dan Azka.


" thank you " kata David sangat senang.


" selamat ulang tahun sayang " kata halwa


" terimakasih mama, terimakasih semuanya " kata David sangat senang.


" ayo turun ke bawah capek berdiri kasian halwa " kata ava.


" baik lah " kata mereka semua turun ke ruang keluarga.


" ini hadiah dari kami " kata mereka semua membelikan piano sangat besar untuk David



" besar banget " kata David melihat nya " terimakasih semuanya " kata David sampai nangis karna kini dia sudah mempunyai piano.


" yah cucu kakek nangis " kata ley


" ini nangis bahagia, tapi kalian kok tau David mau piano " kata David.


" Kevin bilang David pasti menginginkan piano karna David sering main piano Kevin kan " kata Alex kepada David.


" David coba main " kata ley.


"David masih belajar sama kak Kevin " kata David


" kalok gitu main sama Kevin ya kan Kevin " kata ava menepuk pundak Kevin.


" oh boleh " kata Kevin dengan nada datar.


" Kevin terlalu dingin " batin mereka semua.


Kevin duduk di kursi piano itu bersama David.


mereka berdua bernyanyi bersama bersama dengan begitu merdua, sedang kan yg lain sibuk memvidiokan mereka berdua.


" terimakasih " kata mereka berdua sudah selesai. semua yg ada di sana bertepuk tangan.


" perutku kok sakit ya " batin halwa merasakan sakit di perut nya.


" ayo ayo kita potong kue nya " kata ava.


mereka memotong kue nya sambil bercerita.


" betul kah, aku dah lama ngincar tas itu " kata ava.


" bukan kk aja aku juga udah lama " kata Ruby.


" aku kesel banget karna tas itu di lelang di pertama dan aku datang terakhir " kata Rani.


" dan ngak ada yg berani menawarkan harga yg lebih jadi ibu itu yg dapat, seandainya datang lebih cepat " kata Rana.


" bukan itu aja, hari ini ada diskon khusus baju setengah harga di toko baju yg baru buka di sekitar sini aku harus mendapatkan nya " kata Rani.


" ok, kita juga harus mendapatkan baju setengah harga " kata ava.


" setuju " kata mereka ber3 semangat mendapatkan baju diskon separuh harga bagaimana semangat ingin berperang demi merdeka.


" lebih baik aku ngak ikut mereka, bisa bisa jadi pembawa belanjaan mereka " batin para suami mereka.


" yes kakek menang ayo makan " kata ley memenangkan gemes.

__ADS_1


" yahhh " kata anak anak.


" aku kok bisa kalah ya, seharusnya sesuai gemesnya ini udah bisa di bilang mempunyai kemungkinan besar menang " kata Kevin dengan teori ilmiah berbasis tinggi.


" udah kk harus makan " kata Rosa memasukan sepotong lemon kedalam mulut Kevin.


" asem banget, ini jeruk nipis bukan lemon " kata Kevin merasa sangat asam.


" kali ini aku pasti menang " kata alex.


" kalah hohoho lanjut atau menyerah " kata ley.


" lanjut, Haraf Hanif Ilham Rama ayo ikut main, jangan jangan kalian... " kata Alex menggoda.


" kami main " kata mereka ikut juga main.


" om, " kata halwa memegang bahu Adit yg sedang bermain.


" iya, kenapa halwa, Kevin sebelah kanan jangan kalah " kata Adit sambil main gemes.


" sakit bangett" kata halwa menangis.


semua di sana terkejut mendengar suara halwa sedang kesakitan.


" halwa mau melahirkan ini cepat bawa kerumah sakit " kata ava melihat baju halwa sedikit basah karna ketuban nya sudah pecah.


" baju baju " kata Ruby.


satu rumah panik karma halwa mau lahiran.


" ayo bawa ke rumah sakit sekarang, Daddy Alex halwa dan Adit kita satu mobil yg lain mobil masing masing " kata ley.


" iya " kata mereka semua.


mereka kerumah sakit, setelah sampai halwa langsung di bawa ke ruang persalinan Adit ikut masuk kedalam bersama halwa.


" sakit banget " kata halwa sambil memegangi tangan Adit.


" aduh kayak mana ini, halwa ayo bertahan demi anak kita " kata Adit panik.


halwa begitu kesakitan lebih sakit ini dari pada pas lahiran david dulu.


" ayolah kenapa ngak ada tangisan bayi, ini sudah satu jam " kata ley khawatir.


" ngak papa kok paman selagi ketuban belum kering, kalok kering mereka harus melakukan operasi " kata Rani


" Daddy tenang saja ya, jangan panik tarik nafas...buang " kata Hanif mencoba untuk menenangkan ley dan ley sedikit tenang.


ooeekkkk ooeekkkk, tangisan bayi pertama pun lahir dan 10 menit kemudian di susul kembali dengan tangisan bayi.


" Alhamdulillah " kata mereka semua senang karna bayi nya lahir. dan tak lama Adit keluar.


" selamat " kata mereka semua.


" terimakasih " kata Adit menghapus air mata.


" aduh nangis pula lah kau cemen amat sih bukannya senang." kata Rana.


" hhmm " kata Adit menangis bahagia.


" kok bisa adek ku menikah sama dia " batin Haraf.


" kau juga dulu nangis pas lahir Kevin, ingat ngak " kata ava menatap Haraf.


" ngak " kata haraf. Haraf emang nangis ketika Kevin lahir.


" udah di azani " kata ley.


" belum, kata dokter tunggu selesai di bersihkan saja " kata Adit.


tak lama kemudian halwa dan kedua bayi yg berjenis kelamin perempuan kedua dua nya itu sudah di pindahkan. mereka semua melihat bayi kembar itu. setelah itu di azani oleh Adit

__ADS_1


" yah mirib banget sama Adit dua duanya " kata Alex.


" sulit ini membedakan nya, mirib banget " kata ava.


" aduh tapi bibirnya mirib dan alis nya mirib banget dengan halwa " kata Rani.


" udah ada nama belum " kata Ruby.


" hhmm mungkin tunggu halwa bangun karna dia udah nentukan namanya " kata Adit.


" dia udah sunat belum " kata Kevin.


" udah kok " kata Adit


" hhmm acara aqiqah nya temanya nya apa ya " kata Alex.


" kita buat tema musim semi saja, banyak bunga " kata ley.


" boleh juga, " kata Alex dan akhirnya mereka yg menentukan.


" halwa kau sudah sadar " kata Adit


" hhmm, udah di azani " kata halwa yg tubuhnya masih lemas.


" sudah " kata Adit.


" halwa ayo kasi asi pertama " kata Ruby memberikan kain untuk halwa sedangkan Rana mengambil salah satu dari mereka dan memberikan nya pada halwa.


" kok mirib banget sama om Adit sih " kata halwa melihat wajah anak nya yg kedua.


" hahahaha " ketawa mereka melihat raut wajah halwa melihat wajah anaknya itu.


" haduh mungkin ini namanya Adit junior " kata Hanif.


" bisa jadi " kata Rama.


halwa menyusui bayi pertama nya itu, terlihat dia sangat tenang setelah selesai lanjut yg kedua. setelah selesai mereka kembali ketempat mereka.


" udah nama belum halwa " kata Rani


" udah " kata halwa.


" bagitau dong " kata mereka.


" nanti saja setelah tujuh hari " kata halwa karna itu hari aqiqah mereka berdua.


" yahhh " kata mereka berdua.


...*beberapa hari berikutnya**♡(˃͈ દ ˂͈ ༶* )...


" pelan pelan sayang, nanti tersedak " kata halwa sedang menyusui mereka di pagi hari.


" akhirnya sendawa " kata Adit pada Putri nya yg kedua itu yg baru selesai minum asi. " hari ini kasi nama ya hhmm kk nya siapa ya namanya " kata Adit pada anak nya itu.


" udah selesai belum, udah waktunya loh " kata Rana.


" iya kak sebentar lagi " kata mereka berdua.


" cepat sedikit semua orang sudah menunggu " kata Rana.


" Alhamdulillah udah selesai, ayo om " kata halwa yg sudah selesai dan merapikan baju nya.


mereka keluar dari kamar itu dan menuju kebawah di mana acara di lakukan. ketika mereka turun dari tangga pemandangan nya seperti musim semi begitu banyak bunga di sana mungkin lebih dari 2 ribu tangkai bunga karna di sana begitu banyak bunga.


" siapa namanya " kata ustadz di sana.


" yg ini Devi ashiyah diamond " kata Adit pada anak kedua nya


" dan yg ini Diva ashiyah diamond " kata halwa.


acaranya pun di mulai.

__ADS_1


¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.


__ADS_2