
" mama apa kita akan berjumpa dengan papa " kata David duduk di sofa yg ada di sana.
halwa terdiam mendengar perkataan David. semenjak kecil David selalu di bully karna tak memiliki seorang ayah dan David tak pernah melihat Adit sama sekali karna halwa tak memiliki foto Adit walaupun halwa sebenarnya bisa mencari di sosial media Adit tapi halwa tak mau karna Adit sudah bahagia sama anak nya itu.
" entah lah sayang kita lihat nanti ya kalok jumpa dengan papa ya Alhamdulillah kalok ngak berarti bukan waktunya " kata halwa kepada putra nya itu.
" tapi sampai kapan kita ngak bertemu dengan papa. David tau kalok papa itu jahat sama mama tapi David yakin bahwa papa pasti sayang sama mama dan kalian pasti bisa bersatu dan kita bahagia sama sama " kata David.
" David mama dan papa ngak bisa bersatu karna papa udah memiliki keluarga yg membuat nya bahagia di sana " kata halwa mencoba membuat putra nya itu mengerti.
" tapi sampai kapan maa.. David mau bertemu dengan papa ma " kata David.
" entah sayang kita hanya bisa berdoa saja yaa tapi mungkin kita ngak akan di ijinkan oleh istri barunya papa " kata halwa dengan nada sedih
" yasudah lah mamaa untuk sekarang kita jangan bertemu papa ya. nanti kalok David udah besar David juga pasti akan berjumpa juga dengan papa " kata David tersenyum agar halwa tak sedih lagi.
" iya " kata halwa.
setelah selesai mereka masuk kedalam mobil dan langsung menuju bandara tak lupa beli oleh oleh dulu. perjalanan memakan waktu selama 15 jam lebih. mereka berangkat dengan pesawat pribadi mereka dan mereka pergi jam 10 siang berarti mereka akan sampai sekitar jam 1 malam. dan perjalan ke desa memakan waktu 4 jam berarti mereka akan sampai sekitar jam 5 atau jam 6 pagi.
...sampai di Indonesia✧(>o<)ノ✧....
ketika sampai halwa langsung menuju ke desa nya itu dengan mengunakan mobil yg ia bawa dari Australia itu. David sedang tertidur pulas di belakang. sudah biasa halwa mengemudi mobil dengan waktu yg lama.
" loh itu bukan Mbak Siska ya dia ngak berubah ternyata " batin halwa melihat Siska sedang berciuman dengan seorang laki laki tapi bukan Adit.
halwa kembali fokus menyetir. empat jam berlalu kini mereka telah sampai di depan rumah itu. rumah itu telah di renovasi oleh halwa menjadi lebih Bagus dan besar. halwa membuka pintu nya lalu memasukkan koper kopernya kedalam rumah itu.
" sayang bangun yuk kita udah sampai ayo bangun " kata halwa membangunkan David.
" hhmm mama jam berapa ini " kata David.
" sebentar lagi jam 5 pagi ayo bangun kita bersiap siap ke mesjid buat solat " kata halwa.
" hhmm " kata David merentangkan kedua tangannya agar di peluk dan si gendong.
" manja banget sih " kata halwa mengendong david lalu berjalan masuk kedalam rumah.
" ma kamar mandi di mana. kamar nya kok satu ma terus ruang pakaian di mana kamar mandinya kok ngak ada di kamar " kata David mengeluh
" sayang ini di rumah mama bukan di rumah kakek jadi berbeda " Kata halwa
" terus kenapa ruang tamu ruang keluarga ruang makan nya kok sama " kata David.
" mama kan sudah bilang ini rumah mama bukan rumah kakek " kata halwa kembali.
" kamar mandinya di mana ma " kata David.
" ayo Mama antar ke kamar mandi " kata halwa.
__ADS_1
" baik lah " kata David.
ketika di depan kamar mandi David masuk kedalam nya dan melihat dengan teliti.
" kamar mandi nya kecil kali ma masih besaran kamar mandi david. bathtub nya ngak ada ya ma kalok mau berendam bagaimana " kata David yg sudah selesai.
" ingat ini kita ngak boleh mengeluh apapun yg terjadi karna nanti Allah marah " kata halwa.
" iya ma Adit mau pakai baju dulu terus ke mesjid mama juga ikut nanti David tersesat kayak mana " kata David.
" iya sayang kita bareng bareng ya perginya " kata halwa dengan lembut.
setelah selesai mereka pergi ke mesjid yg ada di dekat sana. singkat cerita selesai sholat.
" nama mu siapa dek kk kok baru pertama kali lihat " kata Jamil memandang wajah David.
" David " kata David.
" wajahnya mirib halwa kan we jangan jangan anak nya halwa. tapi halwa kan di Australia dan dia udah bercerai sama suaminya " kata uden.
" bule kesasar ini " kata kemal.
" David " kata halwa menjemput David.
" mama " kata David berlari memeluk halwa.
" mama kan sering bilang jangan lari lari nanti jatuh " kata halwa.
" eh uden lama ngak ketemu Jamil dan kemal juga " kata halwa.
" wis udah pulang kau kenapa sekarang baru pulang " kata Jamil.
" aku baru selesai kualiah S2 ku jadi sekarang aku baru pulang " kata halwa.
" kau jahat kali halwa ngak datang ke pernikahan ku " kata uden.
" lah kau sudah nikah pikirku kau lajang selamanya " kata halwa.
" parah kali lah. tau ngak kami ber3 udah nikah loh " kata uden.
" bagus lah aku penasaran sama istri kalian nanti datang ke rumah ya " kata halwa.
" tenang nanti kami bawa istri dan anak anak kami yg imut imut " kata kemal.
" wis udah punya anak bisa besanan kita nanti " kata halwa.
" ngak bisa anak ku udah ku jodohkan sama anak nya jamil " kata kemal.
" anak kalian laki laki atau perempuan " kata halwa.
__ADS_1
" anak Jamil kembar laki laki dan perempuan, anak uden laki laki dan anak ku perempuan yg imut lucu kayak pikacu " kata kemal.
" bisa halwa dia selalu membanggakan anak nya itu " kata Jamil.
" biasa lah itu nanti jangan lupa datang kerumah ku ya kalok ngak datang awas aja " kata halwa.
" nanti kami pasti datang kok " kata mereka ber3.
" pastikan kalian jangan sarapan dulu ya makan di rumah ku aja " kata halwa pergi pulang bersama David.
" baik lah " kata mereka.
......jam 8 pagi.........
" ma ini namanya apa " kata David menunjuk makanan yg halwa bikin.
" ini namanya bubur ayam " kata halwa menyiapkan nya di mangkok.
" kalok ini " kata David.
" ini risol " kata halwa.
" kalok ini " kata David kembali.
" ini tahu isi ini bakwan udang" kata halwa kepada David.
" kenapa mama ngak pernah masak ini di rumah kakek " kata David.
" hhmm karna di rumah kakek itu udah banyak makanan jadi kalok kita buat bikin mubajir saja " kata halwa.
" OOO " kata David.
" kolam renang nya udah selesai " kata halwa yg membawa kolam renang plastik.
" udah selesai dari tadi tapi airnya belum penuh masih setengah airnya lama banget " kata David.
" mama om om itu sahabat mama ya " kata David sambil meminum susunya.
" mereka lebih dari sahabat mama mereka seperti Keluarga mama " kata halwa kepada
" assalamualaikum " kata mereka sudah datang.
" waalaikum salam David buka pintu nya ya " kata halwa.
" iya ma " kata David.
¥¥¥¥¥✧(>o<)ノ✧
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.