
" Azka turun di luan, aku mau ke kamar mandi " kata Kevin sambil mematikan telepon nya.
" baik lah " kata Azka.
Kevin kembali ke kamar nya sedangkan Azka turun sendiri dari tangga. semua orang di sana memakai pakaian yg sama karna mereka juga akan foto bersama atas permintaan ley.
" loh, Kevin mana " kata mereka semua.
" kata kk Kevin dia mau kekamar mandi dulu " kata Azka.
sedangkan rose sedang memotret Kevin sedang mengandeng tangan seorang perempuan yg sangat cantik di samping nya, memakan baju berwarna putih dengan rambut yg di sanggul serta mahkota bunga di kepalanya membuat mereka berdua seperti bak pangeran dan putri.
seketika hati Azka rasanya sangat sakit melihat tunangan nya memegang tangan seorang wanita secara terang terangan di hadapannya, terlihat wajah Kevin sangat bahagia di sana seperti kehidupan nya kini sudah lengkap karna kehadiran wanita itu.
" Kevin apa apaan ini " kata Haraf pada Kevin karna Haraf sangat marah.
" kenapa pa " kata Kevin seolah olah ngak bersalah.
" Kevin siapa wanita ini " kata ava udah marah, " Kevin kau itu sudah memiliki Azka kenapa harus ada perempuan ini apa kau gila " kata ava.
" dia David " kata Kevin pada mereka.
" hai " kata David.
mereka semua diam membantu, lalu mereka semua tertawa.
" ya Allah anak mama sampai di dandani kayak gini, mirib banget sumpalan dada siapa ini " kata halwa dengan tertawa kecil.
" jangan salah paham, ini semua kk Rosa yg minta, dan sumpalan dada ini punya kk Rosa " kata David dengan wajah memerah.
" haduh.. Kevin maafin mama ya mama salah sangka " kata ava menepuk belakang kevin.
" iya " kata Kevin.
" sudah sudah ayo mulai " kata Rosa.
mereka semua berbaris bersama di tempat yg sudah di atur oleh Rosa, sebelah kanan adalah Kevin dan bagian laki laki nya dan sebelah kanan azka di bagian perempuan nya. sedangkan anak anak berbaris rapi di depan Kevin dan Azka dan foto keluarga mereka sudah selesai.
" kk aku yg edit ya " kata Kila handal dalam pengeditan.
" baik lah " kata Rosa dengan tangan nya.
" kakek ngak yangka, David benar benar seperti perempuan " kata ley meminum es teh manis di sana.
" hhmm, David ngak di kasi penolakan sama kk Rosa " kata David.
" eh, David jangan ganti baju dulu ingat " kata rosa.
" iya kk " kata David.
" om, gendong diva bawa ke kamar nya ya, kasian kalok tidur di sofa, Deva juga tidur ya udah ngantuk kan " kata halwa melihat kedua putrinya sudah ingin tidur siang.
" iya " kata mereka berdua.
Adit menggendong diva kekamar nya sedangkan Deva memegang tangan Adit karna ingin kekamar nya juga.
" David sekolah mana " kata Haraf.
__ADS_1
" David pengennya sih pesantren tapi karna kita semua baru kumpul dan mama bilang pun masuk Mts aja ya David turutin " kata David sambil baring dan menjadikan paha halwa sebagai bantal nya dan David tertidur.
" yah, tidur suruh ke kamar aja kasian " kata ley.
" biar disini dulu lah dad, udah lama ngak kayak gini dulu dia masih kecil banget eh sekarang udah sebesar ini, rasanya kayak semalam baru melahirkan, waktu cepat banget berlalu " kata halwa.
" iya, dulu Kevin masih kecil dia ceria banget suka ikut sama sini kalok Haraf sedang keluar kota atau negeri sekarang dia pergi sendiri sekolah jauh dan lagi sifatnya sebelas dua belas sama papa nya " kata ava sambil memandangi anak nya itu.
" sama, dulu Rosa Kevin David masih main sama sama dengan hewan peliharaan mereka sekarang mereka sudah sibuk dengan sekolah mereka dan lagi Kevin sekarang sudah mau menikah, waktu ngak berasa " kata Ruby.
" lah Daddy, dulu mereka bertiga masih main sama sama Haraf yg suka manjain halwa dan Hanif yg sama aja kelakuan sama Haraf dan sekarang kalian udah besar udah pada nikah semua malah udah kasi Daddy cucu sekarang Kevin dia mau menikah apa sempat Daddy liat cicit Daddy nanti ya " kata ley.
" dad, umur itu rahasia ilahi, Daddy pikir gitu mungkin aja Haraf yg di Luan, dan Haraf ngak mau Daddy bicara kayak gitu " kata Haraf.
" iya iya " kata ley mengacak acak rambut Haraf.
" dad, Haraf bukan anak kecil lagi lah " kata Haraf karna ley sudah berhenti mengacak acak rambut nya.
" mau kalian udah sebesar ini, udah nikah, udah kasi Daddy cucu tetap di mata Daddy kalian itu masih anak anak, anak kecil yg suka nangis kalok ngak di kasi sesuatu yg di ingin kan nya " kata ley.
" aduh " kata ley kembali karna kepala di tepuk dengan berkas berkas yg digulung oleh Alex dan Alex duduk di samping ley.
" kau bilang cuman tangani doang, rupanya di suruh rapat lah, mana mereka menggunakan bahasa China kau tau kan nilai bahasa ku jelek ngak ngerti semua jadinya, ku rekam aja lah " kata Alex langsing meminumnya habis es nya ley.
" jangan di habisin juga es ku, bisa minta sama pelayan kan " kata ley.
" sudah terlanjur, dan lagi kenapa aku nelpon ngak angkat " kata Alex.
" masa sih, ngak denger mungkin soal nya di kamar " kata ley.
" kebiasaan, udah lah aku mau ke kamar dulu udah jam berapa ini zhuhur pun belum dan dia siapa " kata Alex melihat perempuan cantik sedang tidur.
" cucu, kok papa nggak pernah liat " kata Alex.
mereka semua sudah mau tertawa tapi masih di tahan.
" cucu papa loh ini, anak kandung nya Adit masa papa ngak ingat " kata Adit kembali.
" iya masa papa ngak ingat " kata halwa kembali.
" aku aja tau loh " kata ley.
" masa sih, aku kok ngak tau ya, jangan main rahasia rahasia lah " kata Alex jadi bingung " dan David mana Devi diva juga mana kok ngak ada " kata Alex kembali.
" mereka bertiga sedang tidur " kata Adit.
" oo " kata Alex " jadi dia siapa, jawab jujur " kata Alex menginjak kaki ley.
" hobi kali nginjak kaki ku ya, sakit tau nggak, mana ini sepatu baru lagi "
" baru pakek, sudah lah ngak ada yg mau jawab ini dia siapa " kata Alex udah penasaran tingkat internasional tapi mereka semua ngak ada yg menjawab.
" Amelia kakek punya cokelat bentuk love, Amelia mau ngak " kata alex.
" mau " kata Amelia.
" jawab dulu, dia siapa " kata Alex kembali sambil memberi kan cokelat nya
__ADS_1
" kk David " kata Amelia mengambil cokelat nya dan berlari menuju Kila.
Alex terdapat sesaat dan yg lain malah tertawa apa lagi ley.
" eh, dia David tapi dia perempuan " kata Alex ngak nyangka.
" eh, kakek udah datang rupanya " kata David terbangun dan menyalami Alex.
" hadehh kebanyakan kerja kayak nya kekamar dulu lah aku " kata Alex berjalan dengan lemas mengetahui cucu nya di dandani seperti perempuan.
" David ayo gantian di sini " kata Rosa.
" iya kk " kata David berlari menujuk Rosa sedangkan Azka langsung berjalan menuju kamar ingin mengganti bajunya di bantu oleh ava Ruby halwa dan skyka.
" tangannya di sini satu lagi di sini dan kepala nya agak di miring kan ke kanan " kata Rosa membangun David tapi Kevin ngak karna Kevin sudah sangat berpengalaman soal foto ginian.
" gini " kata David memandang wajah Kevin.
" pas pertahanan kan ya " kata Rosa memotret mereka dengan beberapa gaya sangat mesra.
setelah pemotretan Rosa memposting foto Kevin dan David dan dalam sekejap mereka berdua jadi viral di mana mana karna Kevin di ketahui telah melakukan prewedding padahal status Kevin itu jomblo.
...makan malam¯\_(ツ)...
" Daddy mana " kata Haraf duduk di kursi makan dan ava mengambil kan makanan nya.
" katanya dia lagi ngak enak badan, dia bilang juga mau tidur aja, mau di panggil kan dokter tapi dia bilang ngak usah " kata Alex udah membujuk ley untuk kedokteran tapi ley bersikeras untuk menolak.
" nanti halwa bawakan makanan ke sana " kata halwa.
" om haraf " kata David
" iya David " kata haraf.
" apa ada pelayan baru, tapi kenapa baju nya sangat berbeda apa ada tamu " kata David kembali.
" ngak ada tamu kok, dan lagi ngak ada kita ngak ada karyawan baru kalok ada pun baju mereka pasti sama " kata Haraf.
" iya loh, liat dia melambaikan tangannya sambil tersenyum " kata David menunjuk ke jendela yg terbuka.
halwa berdiri dari kursi nya dan berjalan menuju jendela itu melihat ke kanan ke kiri tapi ngak ada siapapun.
" ngak ada siapapun David " kata halwa sambil menutup jendela itu.
" ada ma, lihat dia duduk di kursi kakek " kata David kembali.
Alex mendengar itu langsung duduk di kursi ley sambil memakan makanannya kembali.
" kok kakek duduk di situ, pelayan ambilkan makanan lagi, kasian kakek ini kita sedang makan dia tidak makan " kata David kembali.
" jangan ambil kan " kata Hanif.
" kenapa om, kasian kakek ini lihat wajah nya jadi sedih " kata David kembali.
" David denger kan papa, ngak ada siapapun di sini sekarang kembali makan jangan berbicara saat makan nanti bisa keselek " kata Adit
" iya pa, bye bye kakek " kata David kembali.
__ADS_1
¥¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya