
Lama menunggu namun masih belum ada hasil, semua anak buah Galaksi pun sudah mencari kemana Sky berada.
Dan Mike pun sudah meretas keamanan cctv, namun sayang cctv tersebut sudah di retas dan dihancurkan lebih dulu, sehingga ia belum bisa mengetahui kemana penculik itu membawa Sky pergi, dan siapa orang yang sudah menculik Sky.
Saat ini Galaksi masih berada di ruang kerjanya, pikirannya menjadi kacau setelah mendapat kabar bahwa istrinya itu telah di culik oleh seseorang yang masih belum tau itu.
Saat pikirannya kacau tiba-tiba ia ingat sesuatu, ia pun segera menghubungi salah satu anak buahnya yang ia tugaskan untuk mengawasi istrinya itu diam-diam.
"Halo tuan," ucap orang itu setelah orang itu mengangkat telepon dari Galaksi.
"Apa ketika pergi ke toilet, istriku membawa tasnya?"
"Tidak tuan, tas nyonya ada di tangan kami."
"Kalau begitu kau cek, apa di dalam sana ada handphone milik istriku?"
"Tunggu sebentar tuan."
Galaksi pun menunggu, dan tak lama orang itu pun mengatakan bahwa handphone milik Sky tidak ada di dalam tasnya.
"Maaf tuan, handphone milik nyonya tidak ada di dalam tasnya."
Tut.
Galaksi pun mematikan teleponnya secara pihak.
"Mike!!" panggilnya pada asistennya itu.
"Iya tuan."
"Cari istriku melalui handphone miliknya, aku lupa bahwa aku telah menyadap dan menyambung kan GPS handphone miliknya ke handphone milik ku," perintah Galaksi pada asistennya itu ketika Mike sudah berada di dalam ruangannya.
"Baik tuan."
"Hm, kerjakan dengan cepat."
"Baik kalau begitu saya permisi."
Mike pun keluar dari sana dan segera melaksanakan perintah dari tuannya.
...***...
Disisi lain tepatnya di negara berada, seorang pria yang tengah berjalan menuju ke ruang kerjanya menghentikan langkahnya ketika ada seseorang yang memanggilnya.
"Tuan," panggil seorang pria pada pria tadi.
"Katakan ada apa?" tanyanya langsung.
"Saya mendapatkan kabar bahwa keponakan anda tengah di culik oleh seseorang."
"Apa kamu bilang!! Dia diculik? Tapi bagaimana bisa?"
"Benar tuan, untuk itu saya pun tidak tau tuan."
"Kurang ajar, siapa yang berani menculik keponakan ku!!" geramnya.
"Kalau begitu cepat siapkan pesawat pribadi saya," perintahnya.
"Baik tuan, kalau begitu saya permisi."
"Hm."
__ADS_1
Orang itu pun langsung melaksanakan tugas dari tuannya itu.
Sementara pria tadi, ia langsung bergegas menuju kamarnya untuk mempersiapkan keperluannya, dan tak jadi menuju ke ruang kerjanya.
...***...
Hari sudah malam, dan kini Galaksi tengah berada di markas yang selama ini tidak pernah ia injak kan kakinya lagi di sana.
Namun kali ini ia menginjakkan kakinya lagi di sana, lantaran malam ini ia akan menyelamatkan istrinya itu dari seseorang yang bekerja pada salah satu pengedar obat-obatan terlarang.
Dan menurut informasi yang ia dapat, orang ini mengedarkan obat-obatan terlarang dari suatu komplotan mafia yang berasal dari luar.
Jadi oleh karena itu ia membawa anak buahnya yang dulu berprofesi sebagai mafia itu untuk berjaga-jaga, takutnya di sana banyak penjagaannya.
"Apa semua sudah siap?" tanya Galaksi setelah ia keluar dari dalam markas bersama Mike, pada salah satu orang kepercayaan yang ia tugaskan untuk menjaga markas.
Meski kini ia tak lagi menjadi ketua mafia, namun ia masih tetap mempertahankan markasnya.
"Semuanya sudah siap tuan," jawabnya.
"Bagus, mari kita berangkat."
"Baik."
Mereka semua pun mulai berangkat ke titik lokasi yang diduga Sky di sekap di sana.
Ya, Mike sudah berhasil melacak keberadaan istri dari tuannya itu.
Lokasi itu berada di sebuah villa yang jauh dari perkotaan.
...***...
Di bandara, terdapat seorang pria yang umurnya sudah memasuki kepala tiga itu, baru turun dari pesawat pribadi nya.
"Apa kau sudah menemukan dimana keponakan ku di culik?" tanyanya pada orang kepercayaannya.
"Sudah tuan, anak buah kita sudah mengirimkan dimana lokasi tempat di sekap nya keponakan anda berada," jawabnya.
"Bagus, kalau begitu jalan," ucapnya pada sang supir.
"Baik tuan."
Supir itu pun mulai melajukan mobilnya ke tempat yang di beritahu oleh orang kepercayaan pria tadi.
...***...
Jika Galaksi dan anak buahnya tengah menuju ke tempat Sky di sekap.
Lain lagi di sebuah kamar yang berada di villa yang letaknya di pinggiran kota.
Sky yang sedari tadi sudah sadar dari pingsannya, kini mulai mencoba membuka ikatan yang ada di kedua tangan dan juga kedua kakinya.
Ya, Sky diikat di kedua sisi ranjang dengan posisi tidur terlentang.
Sky belum tau siapa orang yang menculiknya, ia pun terus berusaha, namun sayang ikatan itu terlalu kuat.
Dan pada saat ia berusaha membuka ikatan yang mengikat tangan dan kakinya, tiba-tiba pintu terbuka dari luar.
Ia pun menoleh ke arah pintu, dan betapa terkejutnya saat ia mengetahui siapa pria itu.
Sungguh dirinya tidak percaya dengan orang itu, pria yang selama ini bersikap culun, namun bisa berbuat jahat padanya.
__ADS_1
"Adi," lirih nya.
Ya, pria yang menculik Sky adalah Adi, teman kuliahnya dulu, Adi seorang pria dengan tampilan seperti orang culun itu, kini berani menculik Sky.
"Halo Sky, sayang," ucapnya seraya berjalan ke arah Sky.
Sungguh Sky benar-benar tidak percaya dengan pria yang berada di hadapannya ini, pria itu berbeda saat kuliah dulu.
"Kenapa, kamu kaget ya, melihat aku? Kamu tidak percaya bukan?" tanyanya setelah ia membuka kacamata bulatnya, dan juga membuka rambutnya yang ternyata selama ini hanya wig.
"Baiklah aku akan memberitahukan sesuatu padamu, dengarkan baik-baik," ujarnya kemudian ia pun mengambil kursi yang ada di sana, lantas ia pun duduk.
"Asal kau tau, aku berpenampilan seperti orang culun itu hanya kamuflase, kamu tau bukan kamuflase itu apa? Dan asal kamu tau, kenapa aku melakukan itu, aku melakukan ini semua hanya untuk penyamaran ku saja, kenapa? Karena aku adalah seorang pengedar narkoba, jadi sebab itu aku menyamar, agar tidak ada yang tau siapa aku sebenarnya, yang hanya tau aku adalah orang-orang yang membeli obat-obatan terlarang. Apa kau sudah puas, maka sekarang giliran kau untuk memuaskan ku, hahaha," jelasnya.
"A- apa maksud mu?"
"Husst, jangan pura-pura tidak tau sayang. Aku yakin kau pun tau apa maksud ku, karena aku yakin kau sudah memuaskan suamimu itu hahahaha," jawabnya seraya tertawa.
"Jangan macam-macam kamu, aku bisa saja menghajar mu!!"
"Benar kah, kamu bisa menghajar ku? Tapi bagaimana caranya? Bukankah tangan dan kaki mu sudah aku ikat?" ledeknya.
"Sialan kamu Adi, aku pastikan kamu tidak akan selamat, aku yakin sebentar lagi suami ku akan menyelamatkan ku."
"Hahaha, seterah kau saja. Tapi aku pastikan, sebelum suamimu menyelamatkan mu, aku sudah mencicipi tubuh indah mu ini," ucapnya sambil menatap Sky yang terbaring dengan tatapan nafsunya.
"Tidak Adi, aku mohon jangan," mohon Sky.
"Ohhh, sungguh sebenarnya aku tak tega melihat kau memohon padaku, tapi aku sayangnya aku tidak perduli," bisik nya di telinga Sky.
Pria itu pun mulai menyentuh wajah Sky.
"Bibir ini, sungguh aku penasaran dengan rasa bibir ini," ucapnya seraya mengusap bibir Sky dengan ibu jarinya.
"Adi aku mohon jangan," ucap Sky ketika pria itu sudah membuka peniti hijabnya, namun hijab itu belum terbuka sepenuhnya sehingga rambutnya tak terlihat.
"Aw kau sangat merdu saya, aku jadi tidak sabar mendengar suara merdu yang keluar dari mulut mu, ketika kita bersenang-senang nanti, hahaha."
"Brengsek kamu!!! Sungguh aku tidak akan membiarkan kamu mendekati aku, aku tidak akan rela menyerahkan tubuhku ini pada pria brengsek seperti mu!!" pekik Sky seraya meludahi Adi.
Dan sialnya pria itu berhasil menghindar.
"Sialan kau!!!" teriaknya tak terima, ia pun langsung menampar pipi Sky dengan keras, sehingga meninggalkan jejak di sana.
Lantas pria itu pun langsung mengukung Sky, dan ia pun mulai mendekati bibir Sky, untuk ia cium.
Sky pun memberontak, namun sayang tenaga nya tak cukup kuat, sehingga pria itu berhasil mencengkeram dagunya dengan kuat.
"Dengarkan aku baik-baik, kau sudah keterlaluan, kau sudah berani meludahi ku, maka akan ku buat kau tersiksa!" ucapnya lantas pria itu pun mulai mendekati wajahnya dengan wajah Sky.
Namun sebelum dirinya berhasil mencium bibir Sky, tiba-tiba pintu di dobrak dengan kasar.
Brakkkk.
...***...
Guyss, aku boleh minta tolong gak? Tolong jangan pernah skip bacanya ya🤗
Kalau semisal kalian ingin nabung bab sampai tamat, gpp kok, yang penting bacanya dari bab awal sampai akhir.
Karena kalau kalian bacanya di skip, nantinya karya aku gk memenuhi retensi.
__ADS_1
Ini aja aku masih blm diumumkan retensi nya, apakah lulus apa gk, soalnya pembacanya blm cukup dan datanya blm tersedia, jadi plis jangan di skip ya🙏☺️
Dan aku ucapkan banyak-banyak terima kasih ke kalian, karena udh mau baca karyaku yg tak seberapa ini, thank you guys😘