Suami Misterius

Suami Misterius
Riri Melahirkan.


__ADS_3

Waktu berganti hari, hari berganti Minggu, dan Minggu berganti bulan.


Tak terasa waktu cepat berlalu, dan hari ini adalah hari ulang tahun Bintang yang ke satu tahun.


Yang nanti akan diadakan pada pukul tiga sore, acara ulang tahun itu diadakan di taman belakang mansion milik Galaksi yang satunya.


Ya, Galaksi memang menggunakan salah satu mansion nya untuk ia mengadakan acara apapun, lantaran hanya itulah yang diketahui publik.


Dan untuk mansion yang ia tempati dengan keluarga kecil nya, adalah mansion yang ia sengaja disembunyikan, lantaran ia tak ingin seseorang mengusik privasinya.


Dan hari ini taman belakang mansion itu sudah di sulap dengan tema kartun kesukaan Bintang yakni, ikan hiu.


Acara pun sebentar lagi akan dimulai, dan para tamu baik dari para kolega bisnis Galaksi dan juga beberapa teman Sky, termasuk Andin dan Agam berserta putri mereka pun sudah hadir di sana.


Dan tak lama mc pun sudah memulai acaranya, Galaksi, Sky, dan Bintang pun memakai kaos yang sama.


Setelah membaca do'a, acara tiup lilin dan potong kue pun dimulai, setelah itu para tamu yang hadir pun diperbolehkan untuk menyantap hidangan yang telah disediakan.


"Happy birthday my boy, ini ada hadiah untukmu dari om," ucap Steven, seraya memberikan satu kado yang lumayan besar pada Bintang.


"Terima kasih, om," ucap Sky mewakili putranya itu, lantaran putranya itu belum bisa berbicara, yang putranya itu bisa hanyalah kata mamah dan papah saja.


Tapi saat ini Bintang sudah bisa berjalan, dan berlari kecil.


"Dan ini dari Tante," ujar Lily.


"Terima kasih calon pengantin," goda Sky.


Lily yang di goda pun tersipu malu.


Ya, Steven dan Lily akan segara menikah, bulan lalu mereka sudah melakukan prosesi lamaran di sebuah hotel bintang lima.


Sky pun kini tengah duduk dan berbincang bersama dengan Andin, Riri, dan Lily.


Ia tengah menggendong Bintang, begitu pun dengan Andin tengah menggendong putrinya bersama Agam, yang diberi nama Hafizah.


Dan untuk Lily sendiri kini usia kandungannya sudah memasuki usia sembilan bulan.


Sementara untuk para pria, mereka tengah berbincang dengan rekan bisnis mereka masing-masing.


Acara pun kini sudah berakhir, dan semua tamu undangan pun sudah pulang ke rumah mereka masing-masing.


Begitupun dengan Galaksi, Sky, Lily dan Steven kembali ke mansion Galaksi yang selama ini ditempati oleh keluarga kecil Galaksi.


Sementara Riri dan Mike, mereka lebih memilih untuk pulang ke mansion mereka.


Tak lama mereka pun sampai di mansion, keempatnya turun dari mobil masing-masing.


Saat sudah berada di dalam mansion, mereka pun memutuskan untuk kembali ke kamar mereka masing-masing.

__ADS_1


"Adek sangat lelah ya. Tapi sebelum itu, kita mandi dulu ya," ucap Sky seraya mencium pipi gembul putarnya itu.


Sky pun memandikan putranya itu setelah itu ia pun memakaikan pakaian putranya.


Dan barulah, Sky memberikan putranya itu ASI miliknya.


Ya, Sky masih memberikan ASI eksklusif untuk putranya itu, dan jika putranya itu sudah berusia dua tahun, barulah Sky akan menghentikan ASI untuk putranya itu.


...***...


Di kediaman Mike dan Riri.


Malam harinya, di panthouse milik Mike.


Kini kedua pasturi itu masih tertidur, waktu sudah menunjukkan pukul setengah empat subuh.


Tiba-tiba Riri merasakan sakit di perutnya, sebenarnya sejak dari jam dua belas Riri sudah merasakan sakit di perutnya, dan ia yakin itu adalah kontraksi.


Riri pun membangun kan suaminya itu, Mike pun terbangun dan mendapati istrinya yang tengah merintih kesakitan.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Mike.


"Mas, sepertinya aku mau melahirkan," jawab Riri dengan lirih.


"Benarkah? Kalau begitu ayo kita segera ke rumah sakit." Mike pun segera memakai bajunya, ia hanya memakai kaos oblong dan juga celana pendek.


Sementara Riri kini tengah memakai baju tidur panjangnya, Mike pun memakaikan hijab pada istrinya, kemudian ia pun. Langsung menggendong istrinya untuk turun ke bawah.


Setelah berada di basement, Mike pun langsung mendudukkan istrinya itu, dan ia pun langsung masuk kedalam mobil, setelah itu ia pun mulai menjalankan mobilnya menuju rumah sakit xxx.


Beruntung hari masih gelap, tidak banyak kendaraan yang berlalu lalang, sehingga Mike pun sampai di rumah sakit dengan cepat.


Setelah sampai, Riri pun langsung dibawa ke ruang bersalin oleh beberapa perawat, dan dokter pun langsung menjalankan tugasnya, lantaran Riri sudah memasuki pembukaan lengkap.


Mike pun ikut masuk menemani istrinya.


Sementara, diluar kedua orang tua Riri tengah menunggu harap-harap cemas.


Tak lama Riri pun telah melahirkan anak pertamanya, jenis kelamin anaknya itu adalah laki-laki.


Mike pun terharu dan bahagia, lantaran saat ini ia sudah menjadi seorang ayah.


Begitupun dengan kedua orang tua Riri, yang berbahagia, lantaran putri mereka telah menjadi seorang ibu.


Setelah putranya itu dibersihkan dan dipakaikan bedong, Mike pun langsung mengadzani putra pertamanya itu.


Skip time.


Saat ini Riri sudah di pindahkan ke ruang inap VIP.

__ADS_1


Saat ini Mike tengah duduk di samping istrinya itu, sejak tadi ia tak henti-hentinya mencium punggung tangan istrinya yang tidak di infus.


Sementara untuk kedua mertua Mike, mereka pergi untuk sholat subuh di mushola yang tersedia di sana.


Dan nantinya, mereka akan bergantian dengan Mike.


Dan untuk bayi mereka, masih berada di ruangan khusus.


"Sayang, terima kasih. Aku sangat bahagia, lantaran sudah menjadi seorang ayah," ucapnya seraya mencium punggung tangannya.


"Sama-sama, aku pun sangat bahagia mas, lantaran sudah menjadi seorang ibu," ujarnya.


"Oh ya mas, apa kamu sudah menghubungi tuan Galaksi?" tanay Riri.


"Oh astaga, aku belum menghubungi mereka sayang. Tapi sepertinya nanti saja, toh ini masih pagi ini," jawabnya.


"Iya kamu benar, tapi kamu jangan lupa ya."


"Iya."


Tak lama, kedua orang tua Riri pun masuk kedalam, dan Mike pun langsung pergi untuk menjalankan ibadah.


"Sayang, aku sholat dulu ya," ucapnya.


"Iya mas."


"Bu, pak. Aku titip istriku sebentar ya," ujar Mike pada kedua mertuanya itu.


"Iyo nduk."


"Iya nak."


Ucap kedua orang tua Riri.


Setelah itu Mike pun keluar dari ruangan istrinya, dan pergi menuju mushola.


Tak lama, Mike pun kembali datang ke ruangan istrinya, ia datang dengan membawa beberapa bungkus makanan untuk ibu dan bapak mertuanya itu.


"Pak, Bu, sarapan dulu," ucap Mike seraya menaruh beberapa kantong makanan di atas meja.


"Oalah ndok, ndak usah repot-repot," ucap ibu Riri.


"Gak pa-pa Bu, gak ngerepotin kok," ujarnya.


"Yowis makasih ya."


Ibu dan bapak Riri pun mulai memakan sarapan yang dibelikan oleh menantu mereka itu.


Sementara Mike ia kembali duduk di dekat istrinya itu.

__ADS_1


__ADS_2