
Siang harinya, setelah istirahat sebentar, Galaksi dan Sky pun berencana untuk makan siang bersama dengan para anggota keluarga yang ada di mansion.
"Sayang, kita makan siang terlebih dulu yuk, mumpung baby nya masih tidur," ajak Galaksi pada istrinya untuk makan siang, pada saat ia telah menyelesaikan ibadah nya.
"Iya mas, tapi kalau adek bangun gimana? Kan kamar kita kedap suara?" tanya Sky.
"Kamu tenang aja, mas udah menonaktifkan kedap suaranya kok. Jadi, kita bisa denger baby kita kalau nangis," jawabnya.
"Baiklah ayo."
Galaksi dan Sky pun turun ke bawah, saat mereka sudah berada di ruang makan, ternyata sudah ada Steven, Mike, Riri, bahkan Lily pun ada.
"Kak Lily, aku dengar kamu sedang tidak enak badan? Lalu bagaimana keadaan sekarang?" tanya Sky pada Lily, ia pun sudah duduk di kursi yang ada di samping suaminya.
Sementara di depannya adalah Steven, dan di sisinya ada Riri, dan sebelah Riri ada Mike.
Dan untuk Lily, ia duduk di samping Steven, dan untuk Galaksi sendiri ia duduk di kursi tunggal.
"Iya, dan untuk sekarang sudah lebih baik," jawab Lily.
"Syukurlah kalau begitu."
"Oh ya. Selamat atas kelahiran putra pertama kalian, Sky, tuan," ucap Lily memberikan selamat.
"Terima kasih kak," ujar Sky.
"Yasudah sebaiknya kita segera makan."
Mereka pun mulai menyantap makan siang mereka.
Tak lama terdengar suara tangisan bayi yang menggema didalam mansion itu.
Oeekkkk, oeekkkk, oeekkkk.
Beruntungnya mereka apalagi Sky sudah menghabiskan makan siang mereka.
"Mas sepertinya adek sudah bangun, aku ke atas dulu ya," ucapnya pada sang suami.
"Iya sayang."
"Sky boleh aku ikut?" tanya Riri.
"Tentu saja ayo," jawab Sky.
"Mas, aku ikut Sky ya," ucap Riri pada suaminya, dan Mike pun mengangguk.
"Aku ... "
"Lily kau tetap disini, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan mu," potong Galaksi, saat Lily ingin mengatakan sesuatu.
"Baik tuan."
__ADS_1
Sementara Sky dan Riri pun pergi ke kamar Sky.
Sebenarnya Sky cukup penasaran, ada hal penting apa yang ingin dibahas suaminya dengan Lily itu.
"Bagaimana dengan pengobatan mu?" tanya Galaksi pada Lily, lantaran selama menemani istrinya itu, Galaksi tidak pernah pulang ke mansion, bahkan sekedar mandi pun ia lebih memilih untuk mandi di kamar mandi yang ada di ruangan istrinya itu.
"Belajar dengan lancar tuan, dan saya pun sudah lebih baik," jawabnya.
"Baguslah jika begitu ... Jangan sampai penyakit kamu itu kembali kambuh, jika itu terjadi, maka itu bisa membahayakan orang lain, bukan hanya orang lain, tapi diri kamu sendiri pun," ujarnya.
"Kalau begitu, kamu boleh pergi," ujarnya lagi.
Dan Lily pun pergi dari sana, dan kini tinggallah ketiga pria.
"Oh ya Mike, aku dengar dokter itu sudah kembali ke Rusia apa benar?" tanya Galaksi pada Mike, setelah Lily pergi dari sana.
"Benar tuan," jawabnya.
"Lalu apa kamu sudah pastikan jika dokter itu benar-benar mengatakan bahwa Lily sudah sembuh?" tanyanya lagi.
"Dokter itu sudah memastikannya, bahwa Lily sudah sembuh, dia hanya perlu mengontrol emosinya saja," jawab Mike lagi.
"Baguslah jika begitu."
Ya, dulu sebelum Lily belum dinyatakan sembuh, Lily lebih patuh pada Galaksi, lantaran Galaksi mengingatkan dirinya pada mendiang kakaknya.
Lily mengalami sakit pada kejiwaannya itu disebabkan oleh mendiang ayahnya, dulu ia sering melihat ayahnya yang selalu memukuli dirinya dan sang kakak, bahkan ia pernah melihat ayahnya membunuh ibunya dengan cara ditusuk dan kemudian tubuh ibunya itu dipotong-potong.
Waktu itu Lily masih berusia lima tahun, dan kakaknya berusia tujuh tahun.
Dan ayahnya pun masuk kedalam penjara, dan dihukum mati, lantaran salah satu warga memergoki ayahnya yang tengah membunuh ibunya itu, dan orang itu pun menghubungi polisi.
singkat cerita, ayahnya kabur dari penjara, dan ayahnya itu menculik dirinya untuk dijual ke seorang yang menjual manusia.
Namun kakak nya berhasil membuat dirinya terbebas dari jeratan sang ayah.
Ia pun diminta untuk lari dan kabur oleh sang kakak, Lily kecil pun terus berlari, dan pada saat ia membalikkan badannya, ia melihat kakaknya sudah mati dibunuh oleh ayahnya dengan ditusuk oleh pisau.
Dan Lily kecil pun masih bisa melihat kakaknya tersenyum ke arahnya, hingga akhirnya kakaknya itu pun menutup mata dan terjatuh ke tanah.
Ingin sekali Lily kecil membantu sang kakak, namun ia tak bisa lantaran ayahnya itu terus mengejarnya.
Sampai akhirnya Lily bertemu dengan ibu Galaksi dan juga Galaksi.
Hingga mereka pun membawa Lily kecil ke mansion mereka.
Karena itulah kejiwaan Lily terganggu, sampai ia menjadi seorang psycophath.
Dan sebab itulah Lily patuh pada Galaksi, karena Lily sudah menganggap Galaksi sebagai kakaknya.
Bahkan Lily pun patuh ketika Galaksi meminta dia untuk berobat ke psikiater.
__ADS_1
Itulah sepenggal kisah dari Lily.
Kembali ke Galaksi.
Saat ketiga pria itu asik berbincang, tiba-tiba handphone milik Steven berbunyi.
Steven pun mengangkat telepon itu yang ternyata dari salah satu anak buahnya.
"Hm."
" ... "
"Apa? Apa kamu serius?"
" ... ."
"Baiklah aku akan segera ke sana."
Tut. Steven pun mematikan sambungan telepon itu.
"Ada apa?" tanya Galaksi.
"Heh, pria itu sudah meninggal," jawabnya.
"Apa? Jadi kamu masih menyekap dia?" tanay Galaksi lagi.
"Tentu saja, kau pikir aku harus membebaskannya begitu?"
"Ya, bukan begitu maksudku. Maksudku, kenapa tidak di bawa ke pihak saja, toh dia sudah tidak memiliki anak buah lagi."
"Hey bung ingat, aku ini bukan dirimu yang sudah meninggalkan dunia mafia, dan aku tidak akan segan-segan memberikan pelajaran kepada orang yang telah berani mengusik ketenangan ku, apalagi mengusik keluarga dan orang yang aku sayangi," jelas Steven.
"Heh seterah kau saja."
"Ya, aku pamit dulu, bilang pada keponakan ku, aku ada pekerjaan yang harus aku urus," ucapnya.
"Hm."
Steven pun pergi dari sana, dan pergi ke tempat dimana ia menyekap Arthur.
Saat ia sudah berada di sana, ia melihat tubuh Arthur sudah terbujur kaku, dengan banyak koreng dan luka ditubuh pria itu, akibat terus digaruk, sehingga mengakibatkan koreng, bahkan lalat pun sudah mengurumi tubuh pria itu.
Ia pun memerintahkan pada anak buahnya itu untuk mengkremasi jasad pria itu, lalu membuang sebagian abunya ke tengah laut.
Anak buah Steven pun langsung menjalankan perintah yang diberikan oleh bos mereka.
Setelah memberikan perintah pada anak buahnya, Steven pun kembali ke panthouse miliknya, dan tidak kembali ke mansion Galaksi.
...***...
Guys maaf jika banyak typo, aku nya lagi kurang sehat, asam lambung ku lagi kumat๐
__ADS_1