Suami Misterius

Suami Misterius
Misi Penyelamatan.


__ADS_3

"Mike apa kamu sudah melacak keberadaan istriku itu?" tanya Galaksi pada Mike.


"Maaf, tapi sepertinya musuh kita kali ini sangat cerdas, dia menggunakan beberapa tempat untuk mengocek kita," jawabnya.


"Sialan! Lalu bagaimana dengan Steven apa dia berhasil menemukan keberadaan orang itu yang menyekap istri ku."


"Aku sudah tau dimana keberadaan mereka, mereka memang sengaja mengecoh kita dengan menempatkan beberapa titik agar kita tidak bisa melacak keberadaan mereka," ujar Steven yang tiba-tiba masuk ke sana.


"Benarkah, lalu dimana mereka?"


"Di gedung tua yang terbengkalai, letaknya berada di dalam hutan, dan jauh dari permukiman warga," jawab Steven.


"Lalu untuk apa lagi kita menunggu, ayo segera ke sana," ucap Galaksi dengan tidak sabaran.


"Kau tenang lah, kita atur strategi dulu, baru setelah itu kita menjalankan misi penyelamatan," ujar Steven.


"Kamu ini seperti tidak pernah memimpin klan mafia saja," ujarnya lagi.


"Aku sangat mengkhawatirkan istri dan calon anakku, kau mana paham," ucap Galaksi.

__ADS_1


"Hey, kau pikir aku tidak khawatir tentang keponakan ku, begitu? Tentu saja aku mengkhawatirkannya bodoh."


Galaksi dan Steven pun terus berdebat, dan hal itu membuat Mike pusing dibuatnya.


"Bisakah kalian berdua diam! Daripada bertengkar, lebih baik kita segera menyusun rencana untuk menyelamatkan nyonya!" ujar Mike dengan nada tinggi, ia tidak perduli lagi menggunakan nada tingginya pada atasannya itu.


Mendengar suara Mike yang meninggi itu, kedua pria yang dulunya bermusuhan itu pun diam.


"Hey Mike! Lancang sekali kau menggunakan nada tinggi padaku," ucap Galaksi.


"Maaf, tapi kali ini aku tidak berperan sebagai asisten mu, tapi sebagai kakak mu," ujar Mike.


Sementara Steven, ia menahan tawanya lantaran melihat Galaksi tak berdaya itu. "Prfffffttt," tawa nya.


"Kau!!" ucap Galaksi ketika melihat paman dari istrinya itu meledeknya dengan menahan tawanya.


"Tuan Steven, sebaiknya kau langsung jelaskan apa rencana kita," ujar Mike pada Steven, sebelum kedua pria itu kembali bertengkar.


"Jadi begini ... " Steven pun mulai menjelaskan rencana yang nantinya akan mereka jalankan untuk misi penyelamatan untuk Sky.

__ADS_1


"Baik, lalu kapan kita akan menjalankan rencana kita ini?" tanya Mike.


"Sekarang, tapi kita harus menjelaskan pada semua anak buah kita lebih dulu. Dan kau, Galaksi, lebih baik kamu dan pasukan mu lebih dulu pergi, nanti aku akan menyusul kamu dari belakang, karena aku tak ingin mereka mengetahui bahwa kamu mendapatkan bantuan. Biarkan mereka berpikir bahwa kamu sendiri yang menghadapi mereka," jelas Steven.


"Baiklah," ujar Galaksi.


"Dan kamu kakak, lebih baik kakak disini saja, menjaga orang-orang yang tinggal di mansion, takut nya mereka menyerang manison ini secara tiba-tiba," ujar Galaksi pada Mike dengan menyebut Mike sebagai kakak, entah apa yang ada dipikirannya.


"Hahaha, kau sungguh tidak pantas memanggil dia dengan sebutan kakak, hahaha lucu sekali," ujar Steven dengan tawanya yang lepas.


Sementara kedua pria yang berwajah dingin itupun, menatap tajam ke arah Steven yang masih tertawa.


"Ekkhhmm." Steven pun berdehem setelah melihat mata tajam dari kedua pria itu.


"Sorry, sebaiknya kita langsung menjalankan misi kita," ucapnya.


Mereka bertiga pun mulai menjalankan misi mereka, dengan Galaksi dan pasukannya lebih dulu berangkat ke tempat lokasi dimana istrinya itu diculik.


Sementara Steven, ia berangkat belakangan satu jam setelah Galaksi dan pasukannya berangkat, agar pihak lawan tidak curiga.

__ADS_1


Dan untuk Mike, ia ditugaskan untuk membantu mereka dari jarak jauh, dan tetap berada di mansion.


__ADS_2