
Hari ini Galaksi sudah kembali bekerja, dan nanti sore, ia akan bertemu dengan koleganya yang dari London itu.
Saat ini Galaksi tengah berada di ruang kerjanya, saat ia sedang mendatangani berkas, pintu ruangan terbuka.
"Assalamu'alaikum, suamiku," ucap Sky.
"Sayang." Galaksi pun menaruh pulpen yang tengah ia pegang ke meja, kemudian ia pun beranjak dan menghampiri istrinya itu.
"Tumben kamu kesini?" tanyanya, seraya mencium kening istrinya dan perut buncit istrinya itu.
"Debay bilang, ingin makan bareng sama papah nya," jawab Sky seraya mengelus perutnya.
"Benar begitu, baby," ucapnya seraya mengelus lalu mencium perut istrinya itu.
"Benar," ucap Sky dengan menirukan suara seperti anak kecil.
"Hahaha kau ini," ujar Galaksi seraya mencium seluruh wajah istrinya dengan gemas.
"Sudah mas, geli," ucap Sky.
"Baiklah, mau makan dimana? Disini apa diluar?" tanyanya.
"Mmm, disini aja mas. Kita pesan online saja," jawab Sky.
"Baik, kamu yang pesan makanan nya ya, mas mau lanjutin kerja dulu."
"Oke, mana handphone-nya mas."
Galaksi pun memberikan handphone-nya pada istrinya itu, Sky pun menerimanya, lalu ia pun mulai duduk di sofa yang ada di sana, dan mulai memesan makanan untuknya dan juga suaminya itu.
Sementara Galaksi, ia kembali duduk di kursi kerjanya, dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda tadi.
Sky yang telah selesai memesan makanan, ia pun hendak mengembalikan handphone itu ke suaminya.
Namun saat ia hendak mengembalikan, ada sebuah notifikasi yang masuk kedalam handphone suaminya, pesan itu berasal dari nomor yang tidak dikenal.
"Mas, ada pesan masuk, tapi dari nomor tidak dikenal," ucapnya memberitahukan pada suaminya itu.
"Oh ya?"
"He'eh, tapi kok pesannya berisi ungkapan rindu dan juga sayang sama kamu, siapa dia mas?" tanyanya dengan mata yang sudah tajam seolah-olah ingin menghabisi suaminya itu.
Deg.
Mendengar ucapan dari istrinya, membuat Galaksi ketika diam, ia baru teringat bahwa Monica sering mengirimkan nya pesan, namun diabaikan olehnya.
Dan hari ini, istrinya membaca pesan tersebut, meski di sana tidak ada nama Monica, dan hanya tertera nomor tidak dikenal saja.
Tapi tetap saja, membuat dia khawatir istrinya mengetahui kebohongan nya, buktinya sekarang istrinya itu menanyakan siapa orang yang mengirimkan pesan padanya, sungguh ceroboh, pikirnya.
"Mas kok diam? Kamu selingkuh dariku?!" tanyanya.
__ADS_1
Sungguh ibu hamil itu tak bisa membendung emosinya, apalagi hormon ibu hamil itu tak menentu, ditambah dengan masalah ini, lengkap sudah membuat Sky tak bisa mengendalikan emosi nya.
"Apa maksud mu, se- selingkuh? Siapa yang selingkuh, aku tidak selingkuh, sungguh," jawabnya seraya menghampiri istrinya itu.
"Lalu ini apa?" tanyanya seraya melihatkan isi pesan itu ke Galaksi, napasnya yang masih naik turun lantaran menahan emosi.
"Mana mas tau, apa disitu ada nama pengirimnya? Tidak ada kan, di sana hanya ada nomor tidak dikenal, itu tandanya orang yang salah kirim pesan," jelas Galaksi.
"Tapi kenapa disini ada namamu?"
"Sayang, memangnya nama Galaksi hanya aku saja? Di dunia ini pasti banyak yang namanya Galaksi. Sayang percaya padaku, aku tidak berselingkuh," ucapnya seraya memegang kedua tangan istrinya itu.
"Tapi aku masih memiliki seorang kekasih, saat sebelum kita menikah, aku memiliki seorang kekasih," batin Galaksi.
"Kamu percaya, kan?" tanya Galaksi.
Sky pun menghela nafasnya, kemudian ia pun mengangguk, melihat itu Galaksi pun langsung memeluk istrinya, dikecupnya kening sang istri.
"Tapi jika kamu ketahuan selingkuh dariku, aku tidak akan memaafkan mu," ucap Sky, masih dalam pelukan suaminya.
"Iya sayang, aku janji tidak akan berpaling darimu, hanya dirimu yang aku cinta," ujarnya.
"Dan aku janji, aku akan segera mengakhiri hubungan ku dengan Monica, aku tidak ingin kehilanganmu Sky," ujarnya lagi dalam hati.
Tak lama pintu pun diketuk dari luar, Galaksi pun melepaskan pelukannya.
"Masuk," ucapnya.
"Permisi tuan, saya ingin menyerahkan ini, tadi ada kurir makanan yang mengantar makanan ini, katanya anda memesannya," ucap OB itu.
"Ya, taruh di atas meja."
OB itu pun menaruh makanan itu di atas meja, kemudian ia pun pamit undur diri.
"Sebaiknya kita makan, kamu jangan berpikir macam-macam ya, ingat kata dokter, jangan terlalu stres," ujar Galaksi ketika OB itu sudah keluar.
"Hm."
"Aku akan menyuapi mu, buka mulutmu," ucapnya, dan Sky pun membuka mulutnya.
"Sayang jangan marah, kan aku sudah bilang, aku tidak tau siapa yang mengirimkan pesan itu."
"Aku tidak marah, hanya kesal."
"Bohong."
"Yasudah kalau mas tidak percaya."
"Huh, iya-iya mas percaya. Yasudah, sekarang makan lagi ya."
"Mas juga makan."
__ADS_1
"Iya sayang, ini mas makan," ucapnya seraya menyuapkan satu sendok makanan kedalam mulutnya.
Lantas mereka pun mulai makan siang bersama.
...***...
Sore harinya, setelah pertemuan dengan koleganya yang dari London di sebuah restoran mewah, kini Galaksi hendak pulang ke mansion, lantaran ia merindukan istri dan calon anaknya.
Namun pada saat ia hendak masuk kedalam mobil, tiba-tiba ia mendapat pelukan dari arah belakang.
"Hey siapa kau? Lancang sekali memelukku!!" pekik Galaksi, ia pun mencoba melepaskan pelukan dari seseorang yang entah siapa.
Tapi pada saat ia mendengar suara yang ia kenal, membuat dia diam mematung.
"Honey ini aku, Monica kekasih mu," ucap orang itu yang tak lain ialah Monica.
Ya, orang yang memeluk Galaksi tiba-tiba adalah Monica, saat itu ia hendak makan di restoran tempat Galaksi bertemu dengan koleganya.
Namun saat Monica turun dari mobilnya, ia melihat seseorang yang sudah lama tidak pernah ditemuinya itu.
Monica pun langsung berlari, dan memeluk Galaksi dari belakang pada saat Galaksi hendak masuk kedalam mobilnya.
"Monica kau," ucap Galaksi ketiak Monica melepaskan pelukannya.
"Iya ini aku honey," ujarnya.
"Kamu darimana saja, kenapa tidak pernah menemui ku, bahkan membalas pesanku saja tidak, aku merindukan mu," ujarnya lagi, ia pun kembali memeluk Galaksi.
"Monica lepaskan." Galaksi pun melepaskan pelukan dari wanita itu, yang sialnya masih kekasihnya itu.
"Kenapa?" tanyanya dengan wajah dibuat cemberut.
"Huffstt, tidak enak dilihat orang," jawab Galaksi.
"Huh, lalu apa masalahnya?" tanyanya lagi dengan memutar bola matanya jengah.
"Sudahlah kau tidak akan mengerti," ujar Galaksi ia pun hendak kembali masuk kedalam mobil, namun lengannya ditahan oleh Monica.
"Kamu mau kemana?" tanya Monica.
"Tentu saja aku akan kembali ke kantor," jawabnya.
"Aku ikut."
"Tidak," tolak Galaksi dengan tegas.
Bagaimana tidak ia menolak keinginan Monica untuk ikut ke perusahaan nya, bisa-bisa semua orang yang ada di kantor mengetahui bahwa ia tengah berselingkuh.
Lantaran semua orang hanya tau, bahwa Sky adalah istrinya, dan tidak ada satu orang pun tau bahwa Monica adalah kekasihnya.
Dan yang hanya tau bahwa ia dan Monica menjalin hubungan adalah orang-orang yang dulu pernah menjalin kerjasama pada saat dirinya menjadi ketua mafia, dan masih tinggal di negara Rusia.
__ADS_1
Namun di negara ini tidak ada seorang pun yang tau, bahwasanya ia dan Monica sepasang kekasih, sebelum ia menikah dengan Sky.