
Ya, pria itu adalah paman dari Sky, lebih tepatnya adik kandung dari mendiang ibu Sky.
Pria itu bernama Laiv Steven Fransisca, atau biasa di panggil dengan Steven.
Biasanya Galaksi menyebutnya dengan nama bujang lapuk, bukan tanpa alasan Galaksi bicara seperti itu, lantaran Steven yang kini sudah menginjak usia 37thn masih menyandang status jomblo.
Ya, pria yang menjadi paman Sky ialah musuh dari suami Sky, takdir macam apa ini, entahlah.
Yang jelas saat ini Steven sangat senang, lantaran ia bisa menemukan keponakannya itu.
Ya, sejak pertama kali bertemu dengan Sky waktu di restoran itu, Steven sempat merasakan hatinya bergetar, apalagi ketika ia menatap wajah Sky yang mirip sekali dengan mendiang sang kakak.
Jadi sebab itu dirinya memerintahkan seseorang untuk mencari informasi dan identitas dari Sky, yang kala itu yang ia tau adalah sekretaris dari musuhnya.
Awalnya Steven ingin mencari tau sendiri, namun ada masalah dengan kelompok mafianya, alhasil dia kembali ke negaranya dan memerintahkan seseorang untuk mencari informasi.
Setelah didapat, ia pun sangat senang, namun ia juga bersedih, lantaran mendengar kabar bahwa sang kakak telah meninggal akibat kecelakaan bersama dengan suaminya.
Laiv Steven Fransisca, adalah seorang pria yang kini berusia 37thn, ia berasal dari Roma, Italia.
Steven sendiri adalah ketua dari geng mafia yang bernama Tiger, ia menjabat sebagai ketua ketika ayahnya meninggal dunia.
Ia memiliki seorang kakak yang bernama Laurence Fransisca, yang tak lain adalah ibu dari Sky Laurence Fransisca.
Ya, nama tengah dan nama belakang Sky memakai nama sang ibu.
Sebenarnya yang menjadi ketua dari klan mafianya ketika itu ialah sang kakak, Laura. Alias ibu dari Sky.
Namun kakak nya itu memilih berhenti dari dunia hitam mafia, dan memilih mengejar cinta dari seorang pria yang berasal dari Asia tenggara.
Kakak nya itu tidak perduli dengan penolakan dari ayahnya.
Ya, ayahnya itu tidak menyetujui hubungan kakaknya itu dengan kakak iparnya, apalagi ketika ayahnya itu mengetahui bahwa sang kakak lebih memilih kakak iparnya itu dibanding dengan mereka.
Apalagi ketika kakak dan kakak iparnya itu meminta ijin untuk menikah, ayahnya seketika itu murka dan marah, alhasil ayahnya mengusir kakaknya dari rumah.
Laura pun tak bisa berbuat apa-apa, ia pun pergi bersama dengan Yusuf sang calon suami.
Lagi pula ia sudah tidak tahan dengan peraturan ayahnya, yang mengharuskan dirinya untuk menjadi sempurna, dan juga terus mengekang dirinya.
Apalagi ketika dirinya diperintahkan oleh ayahnya itu untuk menjadi pemimpin di klan mafia ayahnya.
Sungguh Laura sebenarnya tidak mau, ia sungguh tidak tega harus menghabisi orang-orang, apalagi orang-orang yang tidak bersalah.
Laura sendiri memiliki sifat baik hati dari mendiang sang ibu, sementara Steven ia mewarisi sifat mendiang ayahnya.
Jadi sebab itu, ketika Laura tidak sengaja bertemu dengan Yusuf, seorang pria sederhana yang berasal dari desa, yang kala itu ia tengah berlibur di negara pria itu.
Mereka berdua bertemu di kota, yang dimana kala itu Yusuf tengah menempuh pendidikannya, di salah satu universitas yang ada di sana.
__ADS_1
Laura pun tertarik dan jatuh cinta pada kebaikan pria itu, bahkan ia pun rela mengikuti keyakinan dari suaminya dan hidup sederhana bersama suaminya itu.
Dan hal itu tidak membuat Laura menyesal, justru ia sangat senang, meskipun kehidupan nya yang sederhana namun bahagia.
Tidak seperti dirinya saat menjadi ketua dari klan mafia ayahnya, setiap hari hidupnya selalu di warnai rasa was-was dan takut.
Singkat cerita, setelah ayah dari Laura dan Steven mengusir Laura, sang kakak dari rumah.
Ayahnya itu meminta dirinya untuk menemukan kebenaran kakaknya itu, ayahnya ingin sekali meminta maaf pada kakaknya itu.
Hingga ajal menjemput sang ayah, dirinya belum bisa menemukan keberadaan dari kakaknya itu, padahal ia sudah memerintahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Kakaknya itu.
Namun masih saja belum di temukan, ada satu hal yang ia sesali, ia tidak mengetahui dimana rumah suami dari kakaknya itu.
Ia hanya tau negara tempat tinggal suami dari kakaknya itu, dan Steven yakin kakaknya itu menutup semua akses tentang dirinya, agar Steven tidak bisa menemukan dimana keberadaan Kakaknya itu.
...***...
Di ruang rawat Sky.
"Apa sudah selesai bercerita nya?" tanya Galaksi pada Steven, dengan raut wajah kesalnya.
Bagaimana tidak sejak saat Steven mengatakan bahwa dirinya adalah paman dari istrinya itu.
Sky lebih memilih duduk berdua di atas hospital bad bersama dengan pria itu.
Alhasil dirinya mengalah, dan lebih memilih duduk di sofa.
"Ck memangnya kenapa hah?" tanya Steven.
"Cih, aku tidak suka jika istriku dekat denganmu," jawabnya sengit.
"Hey bung, ingat, dia adalah keponakan ku, dan aku adalah pamannya."
"Cih, aku masih tidak percaya, kamu pasti berbohong."
"Seterah kau saja, yang jelas aku sudah membuktikan bahwa aku adalah paman dari istrimu ini," ucapnya seraya memeluk Sky, dan hal itu berhasil membuat Galaksi marah.
"Hay lepaskan, jangan sesekali memerlukannya!!" ucapnya dengan garam, seraya melepaskan pelukan Steven dari Sky.
"Ck kau ini." Steven pun berdecak.
"Awas kau minggir!!" ucap Galaksi seraya menyuruh Steven untuk jauh-jauh dengan istrinya itu.
"Ihhh mas Galaksi apa-apaan sih, aku kan masih ingin mendengar cerita keluarga mendiang ibuku, lagian om Steven kan paman ku."
"Tapi sayang ... "
"Tidak ada tapi, lebih baik mas kembali duduk sana," usir Sky.
__ADS_1
Dan hal itu berhasil membuat Galaksi menganga tak percaya, sementara Steven, pria itu senang melihat raut wajah musuhnya itu.
"Huh, baiklah," ujarnya, Galaksi pun berjalan ke arah sofa dengan gontai.
"Paman," panggil Sky.
"Iya."
"Kalau boleh Sky tau, nama kakek dan nenek Sky siapa?" tanyanya.
"Kamu tau, nama belakang mu."
"Iya, kenapa?"
"Itu adalah singkatan nama dari kakek dan nenek mu."
"Jadi, Fransisca itu singkatan dari nama kakek dan nenek."
"Iya, Fransisca itu singkatan dari Frans dan Sisca."
"Oh begitu."
"Maafkan pamanmu ini, yang baru bisa menemui mu, seandainya paman bisa menemukan keberadaan ibu mu lebih dulu, mungkin paman tidak akan mengijinkan kamu menikah dengannya," ucapnya seraya menatap sengit ke arah Galaksi.
"Apa maksud paman?" tanya Sky tak mengerti.
"Karena dia ... "
"Sayang jangan pernah dengarkan pria tua itu," sela Galaksi.
"Hey!! Kenapa kau selalu mengatakan kalau aku ini pria tua?"
"Tapi aku benar kan, kau kan sudah tua. Umurmu saja sudah 37thn," jawab Galaksi dengan enteng.
"Kalian itu kenapa sih? Ribut mulu," ujar Sky sekaligus bertanya pada suami dan pamannya.
"Hah, sebenarnya kita ini pernah musuhan. Dan paman mu adalah musuh ku," jawab Galaksi.
"Apa? Tapi kenapa kalian ber ... " Sky tak melanjutkan perkataannya karena Mike masuk kedalam.
"Permisi tuan, maaf saya terlambat," ucap Mike pada Galaksi, namun ia dikejutkan dengan sosok pria yang ia kenal.
"Hm tak apa, apa pria itu dan komplotannya sudah kamu bawa ke kantor polisi?"
"Sudah tuan, mereka semua sudah masuk kedalam sel penjara."
"Bagus, sayang sebaiknya kita pulang ke mansion," ajak Galaksi pada istrinya itu, Sky pun menurut ia pun turun dari hospital bad.
Mereka pun pergi dari rumah sakit itu.
__ADS_1