
Waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore, kini Sky tengah duduk bersandar di sofa yang ada di ruang santai, di kamarnya.
Saat ini ia tengah membuka akun media sosialnya, yang sudah lama tidak ia buka.
Ia pun mulai mencari seseorang di beranda pencarian, cukup lama ia mencari, akhirnya ia menemukan orang yang ia cari, siapa lagi kalau bukan Monica.
Ya, Sky memang tangah mencari akun sosial media mantan suaminya itu, lantaran ia sangat penasaran bagaimana wajah dari mantan suaminya itu.
"Oh jadi ini mantan kekasih suamiku," ucapnya ketika ia melihat foto seorang wanita yang dimana tengah merangkul mesra seorang pria, yang tak lain ialah suaminya.
"Cantik sih, tapi cantikan juga aku," ucapnya lagi.
Benar-benar hormon orang hamil sering tak menentu, hanya melihat foto suaminya dengan wanita yang bernama Monica sudah membuat dia kesal, padahal foto itu sudah dari lama.
"Sayang kamu sedang apa?" bisik Galaksi di telinga istrinya, sehingga berhasil membuat istrinya itu terkejut.
"Astagfirullah, mas kamu ngagetin aja."
"Ya maaf, habis nya kamu serius banget, sampe gak nyadar kalau suami sendiri masuk ke kamar, lagi liatin apa sih?" tanya Galaksi.
"Lagi foto mantan mu, dan juga kamu," jawabnya, dengan nada sebal.
"Hah."
"Nih liat." Sky pun memberikan handphone-nya ke suaminya itu, agar ia melihat apa yang tadi ia lihat.
Galaksi pun mengambil handphone milik istrinya, dan ia pun menghela nafasnya, setelah melihat foto dirinya dan juga Monica.
Ia lupa dulu ternyata Monica sering meng-upload foto dirinya di akun sosial media milik wanita itu.
Tak ingin terjadi sesuatu nantinya, Galaksi pun berencana meretas akun media sosial Monica dan menghapus semua foto yang ada dirinya.
"Mas, kamu mau apa?" tanya Sky setelah melihat suaminya itu membawa laptop kemudian membukanya.
"Mas ingin menghapus semua foto yang ada mas nya di akun media sosialnya itu," jawab Galaksi.
"Apa? Emangnya mas tau kata sandinya?"
"Tidak."
"Lalu gimana caranya kamu menghapus fotonya."
"Caranya dengan meretas akun media sosialnya."
"Hah! Meretas?"
"Ya." Galaksi pun mulai menjalankan misinya.
"Sudah," ucap Galaksi setelah berhasil meretas akun media sosial milik Monica.
"Sudah?"
"Kok cepet."
"Ngapain lama-lama."
"Terus kamu ngembali-in lagi gak akun nya?"
"Iya, mas meretas cuman buat menghapus foto-foto yang ada mas nya, kok."
"Ohhh yasudah. Aku mau berendam," ucap Sky, ia pun beranjak dari duduk, dan mulai pergi ke kamar mandi.
"Berendam," gumamnya seraya tersenyum nakal, kemudian Galaksi pun menyusul istrinya itu ke kamar mandi.
__ADS_1
"Sayang," panggil Galaksi seraya membuka pintu kamar mandi.
"Astagfirullah, mas! Kamu ... Kamu benar-benar menguji kesabaran aku ya, tadi di kamar mengagetkan aku, sekarang disini," ucap Sky dengan menahan emosi.
"Hehehe maaf, sayang."
"Lalu kamu mau apa?" tanyanya.
"Aku mau ikut berendam dengan mu."
"Apa! Tidak," tolaknya.
"Kenapa? Dosa loh, nolak suami."
"Huffstt, baiklah. Tapi hanya berendam saja, tidak lebih," ujarnya dengan tegas.
"Oke. Sini mas bantu membuka pakaiannya," ucapnya.
"Tidak perlu aku bisa sendiri mas."
"Yaudah." Galaksi pun membuka pakaiannya di depan Sky tanpa beban.
"Mas!" pekik Sky seraya menutup kedua matanya, kini ia hanya memakai tank top, yang menutupi badannya.
Sementara kaki jenjang, dan paha mulusnya dibiarkan terekspos.
"Apa?" tanyanya.
"Kamu itu, buka baju sembarangan."
"Ya emangnya kenapa sih, kan kamu sudah liat semuanya," bisik Galaksi.
Blusss.
"Ya, tetap aja malu tau," ucapnya.
"Hahaha, sudah sekarang buka mata kamu, aku sudah berendam di bathtub," ujar Galaksi.
Sky pun membuka matanya perlahan, dan benar, suaminya itu sudah berada di dalam bathtub.
"Kemari," ucap Galaksi.
Sky pun menurut, ia pun ikut masuk kedalam bathtub.
Di dalam bathtub, Galaksi membantu istrinya itu membuka pakaiannya yang masih melekat di tubuh istrinya.
Setelah selesai melepaskan pakaian istrinya, ia pun membuang sebarang arah.
"Biar aku bantu gosok punggung kamu, ya," bisik nya seraya mengelus perut buncit istrinya dari belakang.
"Hm." Sky pun hanya berdehem, percuma ia menolak toh suaminya itu tak mau mendengarkan nya.
Galaksi pun mulai menggosok punggung istrinya itu, namun satu tangannya tidak mau diam.
"Mas," ujar Sky, seraya melepaskan tangan suaminya yang tidak mau diam itu.
"Pegang dikit doang."
"Mas," lenguh Sky, lantaran suaminya itu lagi-lagi memegang dadanya.
Sky pun mencubit lengan suaminya itu, lantaran tak mau diam.
"Awww sayang sakit."
__ADS_1
"Lagian kamu gak mau diam."
"Iya-iya maaf, hehehe."
Mereka pun masih asik berendam dalam bathtub, tanpa melakukan hal lebih, hanya berendam saja.
Namun entah, ketika mereka sudah berada di dalam kamar, mungkin akan melanjutkan kegiatan yang tertunda di dalam kamar mandi tadi🤭😅
...***...
Keesokan harinya, kini Sky tengah berada di supermarket.
Saat ini ia tengah berbelanja bulanan, ditemani oleh Lily.
Lantaran suaminya itu ada meeting penting dengan kliennya, sehingga Galaksi tidak bisa menemani Sky, meski hanya sebentar.
Saat dirinya sudah selesai belanja, dan hendak pulang ke mansion.
Tapi pada saat dia baru keluar dari supermarket, ada seorang wanita yang menghadangnya.
"Maaf ada apa ya?" tanya Sky pada wanita itu.
"Ikut aku sekarang," ucap wanita itu, wanita itu pun menarik tangan Sky.
Namun dihempaskan oleh Sky.
"Anda lancang sekali, main tarik-tarik tangan saya. Apa anda tidak melihat saat ini saya tengah mengandung, jika terjadi sesuatu sama kandungan saya, apa anda ingin bertanggung jawab," ujar Sky dengan nada dingin.
"Ya, aku ingin sekali melenyapkan kalian berdua," batin wanita itu, seraya menatap ke arah perut Sky.
"Baiklah, tapi bisakah kamu ikut dengan ku, ada hal yang penting, yang aku ingin sampaikan," ucapnya.
"Sky, sebaiknya kita pulang ke mansion," bisik Lily yang sedari tadi diam.
Lily takut wanita itu berani macam-macam dengan Sky, karena ia tau siapa wanita itu.
"Tidak apa kak Lily, kak Lily kan ada, lagi pula, pasti suamiku menyuruh seseorang untuk menjagaku dari jauh," bisik Sky pula.
"Baiklah, saya akan ikut dengan mu," ujar Sky pada wanita itu.
"Bagus, ayo ikuti aku."
Wanita itu pun berjalan lebih dulu, disusul Sky dan Lily dari belakang.
Tak butuh waktu lama, mereka pun sampai di sebuah cafe.
Mereka pun masuk kedalam, dan wanita itu pun memesan ruang VIP untuk dirinya dan Sky bicara berdua.
"Kamu," tunjuk wanita itu pada Lily.
"Kamu tunggu di luar," ucapnya.
"Maaf. Tapi saya ditugaskan untuk menjaga nyonya saya, jadi saya tetap akan ikut masuk, meski anda melarangnya," ujar Lily dengan nada dingin.
"Tapi ... "
"Jika anda tidak mengijinkan kakak saya ikut masuk, maka saya tidak akan masuk kedalam," potong Sky.
Pasalnya ia pun takut, jika wanita itu berbuat macam-macam padanya dan juga pada calon anaknya.
Apalagi dia saat hamil, ia tidak bisa banyak gerak.
"Huh, baiklah."
__ADS_1
Wanita itu pun langsung masuk kedalam, Lily dan Sky pun masuk kedalam mengikuti wanita itu.