
Sore hari...
Aku di jemput mas Rizki untuk acara resepsi Di aula pernikahan...
" Masyaallah sayang... Kamu cantik banget... "Ucapnya takjub..
" Mas ... Apaan sich... Aku kan malu.. ".
" Ya udah ayo masuk ke mobil... ".
" Ini mobil siapa mas... "..
" Mobil pinjem sayang... Yaudah ayo.. "
Suasana di aulia pernikahan sangat ramai...
Kami pun datang dan di sambut dengan hujan bunga mawar...
Kami berjalan bagai raja dan ratu...
Kami duduk di pelaminan... Dan langsung di serbu dengan para tamu yang mau bersalaman dengan kami... Kami pun mulai sibuk dengan membludaknya tamu ini...
" Dif... Aduh sahabat ku cantik banget... " kulihat Anis , Defi dan Nurul bebarengan...
" Ya Allah makasih yach temen2 udah dateng... " ucapku sambil memeluk mereka...
"Dif... Foto yuk"
" Ayok kita foto dulu "... Kami berempat ber swa foto...
" Langgeng ya Dif ... " mereka bergantian salaman dan memelukku.
" Terima kasih yach teman2... Ayo makan2 dulu... "
" Siap bu bos... Mumpung gratis yach " celetuk Nurul ..
Aku hanya tersenyum melihat tingkah mereka...
Selang beberapa lama aku melihat seorang tamu yang tak lain mas Akmal ...
Dia mulai beranjak dari tempatnya dan menghampiri kami... Dia bersalaman dengan ku dan mas Rizki ...
" Terima kasih mas sudah datang... "
Di hanya tersenyum.. Aku hanya memandanginya ...
Dia tak menoleh dan langsung pergi...
" Ya Allah mas... Maafin aku yah " gumamku dalam hati...
"Sayang kamu kenapa... Kamu gpp kan... Apa kamu haus... Mas ambilin minum yach... " ucap suamiku mengagetkanku
" Iya mas... Aku sangat lelah dan haus "
" Yaudah kamu duduk dulu.... Mas ambil air buat kamu.."
__ADS_1
Tak lama suamiku mengambilkan ku air mineral, aku duduk dan minum air itu...
" Mas masih lama gak... Aku capek mas... Pusing.. "
" Ya sayang sebentar lagi selesai kogh... Sabar ya sayang... "
Dia memandangiku dan terus memantauku... Seakan2 gak ingin sampai terjadi apa2 sama diriku...
Jam 10 semua acara telah selesai... Mas Rizki terus menuntunku... Ke mobil...
" Mas kita pulang ke rumah ku saja yach... " ucapku
" Tidak sayang kita pulang ke rumah kita sendiri.. "
"Mas aku capek banget... Pusing... Aku mau tidur dulu yah mas... "
" Iya sayang nanti mas bangunin kamu.. "
Sesampainya di rumah baru kita mas rizki tutup pagar pintu... Aku setengah sadar... Tapi aku kecapean banget sampai tak bisa berkata apa2.. .. Aku merasa mas rizki membopongku entah kemana... dia menurunkan aku di sebuah kasur...
" Mas aku capek mas... Pusing banget kepalaku... "
tak lama aku tak sadarkan diri lagi
" Sayang kamu kenapa..... " ucap Rizki ...
" Ya Allah kamu panas banget sayang... Bangun sayang... "..
Aku hanya bisa mendengar ucapan suamiku... Tanpa bisa berbicara... Karna rasanya berat banget kepalaku... Dia mengompresku dengan air dingin... Membuat kepalaku sedikit enteng...
Semakin lama keaadaan ku semakin membaik...
" Mas ... Bangun mas... Ayo pindah... Jangan tidur sambil duduk seperti itu... " ucapku membangunkan mas Rizki ... mas Rizki pun bangun dan mengucek kedua matanya...
" Sayang ... Maafin mas yach... Mas gak jagain kamu Sampai kamu seperti ini... Gimana sayang sudah enakan badannya"..
" Aku haus mas... Dan laper juga karna sedari tadi aku gak makan... "
" Kamu mau makan apa syang... Mas cari keluar dulu yach... "
" Mas ini sudah malam udah jam 2... Gak usah dech mas.... Aku mau minum saja.."
" Sebentar ya sayang mas buatin kamu susu hangat dulu"..
Mas Rizki berlalu... Aku pun heran ini rumah siapa... rumahnya bagus tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar... Rumah ini dua lantai... Khas rumah perumahan...
" Sayang ini minumlah biar perut kamu hangat... " ucapkan menyodorkan susu hangat
" Mas ini rumah siapa... Kenapa kita ke sini.. Bukan
ke rumah ibu saja"
" Sayang besok saja yah mas jelasin... Lebih baik kita istirahat biar besok badan kamu lebih fit.. " ucapnya sambil melangkah ke atas kasur dan menarikku di pelukannya..
" Emmmm kamu wangi banget mas... Aku suka kamu peluk seperti ini.. " jawab ku sambil mengeratkan pelukan itu... Mas Rizki hanya tersenyum Dan tidur
__ADS_1
Jam setengah 5 aku bangun untuk masak dan sholat subuh..
Aku pergi ambil wudhu dan langsung sholat
Setelah sholat aku menyempatkan mengaji sebentar..
Setelah itu Aku pergi ke dapur..
Aku melihat di kulkas cuma ada roti.. Susu dan telor saja... Aku lihat di lemari gantung cuma ada mie instan.. Aku mencari tempat beras tapi aku tak menemukannya... Aku bingung mau masak apa.. Aku langsung pergi ke kamar dan ambil hp untuk serching cara membuat sandwich telor...
Akhirnya aku membuat sarapan roti panggang isi telor.. Aku lihat ada saos sambal aku masukkan juga... Aku buat dua sandwich... Dan aku membuat dua gelas susu...
Sedangkan di atas mas Rizki bangun dan mencariku... Dia lihat aku di bawah... Dia tenang dan langsung sholat subuh... Setelah sholat dia pergi ke dapur dan memelukku dari belakang...
" Ya Allah mas aku kaget banget... Aku kira siapa..." ucapku sambil mengelus dada...
" Emmm sayang... Mas cari kamu ternyata kamu ada di dapur... Kamu lagi masak apa sayang.. "
" Ini mas aku masak roti bakar... Dengan telor... Dan aku juga buatin susu buat mas... " aku menaruhnya di depan dapur.. Ada mini bar yang langsung mengarah ke dapur.. Jadi bisa melihat orang yang masak di dapur...
" Mas duduk saja di sana yah... ini sudah matang... Oh ya mas sudah sholat emangnya ini hampir jam setengah 6 lho.. "
" Sudah sayang... Yaudah ayo kita makan bareng "...
Aku mengangguk dan berjalan ke luar dapur dan duduk di mini bar tersebut...
Kami makan bersama...
" Enak sayang... Kamu jago banget sih... " ucap suamiku sambil mencubit pipiku...
" Terima kasih mas... Mas Ini rumah siapa.. Kog aku cari2 beras... Sayuran... Dan bumbu2 saja gak ada.. "
" Ini rumah kita sayang...maklum aku baru beli 2 bulan sebelum kita menikah... Aku tinggal sendirian jadi gak ada yang masakin.. Makanya cuma ada itu sayang... Nanti mas ajak kamu belanja keperluan rumah di super market yah... "
" Mas gak bohong kan... Juga aku dari kemaren mau tanya... Sebenarnya mas kerja apa sich... "
" gak lah sayang... Mas itu seorang dekan dan dosen di kampus N.. Kalau kamu mau kuliah , di kampus itu saja ya syang biar bisa bareng mas.. " aku terkejut
" Ya Allah ternyata dosen pantesan saja "
" Kenapa sayang kogh kamu kayak terkejut begitu... "
" Gpp mas. Aku baru tahu kalau mas seorang dosen ...kenapa selama ini mas gak bilang kalau mas seorang dosen"
" y gpp saja sayang... Menurut aku yang penting aku sayang sama kamu... "
Dia mendekatkan wajahnya ke wajahku dan mencium mesra bibirku.. Aku tak bisa menghentikannya.. Aku pasrah dan ikut mencium bibirnya...
Kami sama2 berdiri dan memantapkan ciuman ini...
Aku tak mau terlalu lama... Aku takut ini akan menjadi awal dari semuanya... Aku melepas ciuman itu... Dan aku mulai menjauh darinya...
" Sayang kamu mau kemana... ayo lah sayang .. Mas sudah tidak sabar lagi sayang " ucap mas Rizki ...
" Maaf mas... Maaf sekali... Aku tak bisa mas... Aku takut... Tolong mas... Tolong biar rasa cinta ini tumbuh mekar.. Aku janji akan memberikan semuanya untukmu.." tangisku pecah dan aku berlari ke kamar...
__ADS_1
Aku melihat dia nampak kecewa.. Tapi aku belum siap...
" Maaf mas. " ucapku dalam hati....