
Akhirnya Fakih sudah selesai sekolah nya...
Dista mengajak ku dan Fakih untuk pulang bareng dan mengantarkan ku ke rumah Anis...
"Emmm Terima kasih yah Dis...Kamu sudah mau memberi tumpangan buat aku dan Fakih"
"Udah gak usah seperti itu...Lagian kayaknya Farah seneng banget tuh di temenin Fakih..."
Terlihat di belakang Fakih dan Farah sedang asyik bercanda ala anak kecil...Entah apa yang mereka ceritakan....Mereka seperti sudah akrab sekali...
20 menit kemudian aku sudah sampai di depan rumah Anis...Aku segera turun bersama Fakih...
"Makasih yah Dista...Sudah mau mengantar kami ke sini...Kalian gak mau turun dulu.."Tawarku
"Enggak bisa Dif...Maaf aku sudah ada janji sama suami mau makan siang bareng...Kami pulang dulu yah.."Ucapnya
"Oh iya...Fakih ayo salim dulu sama Tante Dista..Sekalian pamit sama Farah.."Ucapku kepada anak lelaki ku itu
" Baik bunda... Terima kasih yah Tante... Sudah mengantar bunda dan Fakih ke rumah adek Alanis..."Ucapnya sambil mencium tangan Dista
"Iya nak...Sama- sama...Pinter banget sih..."Ucap Dista sambil mencubit pelan pipi anakku itu...
"Farah...sampai ketemu lagi besok yah.."Ucapnya sambil melambaikan tangan ke arah Farah
"Iya Fakih..bye..bye..."
Mobil Dista pun beranjak pergi dari rumah Anis..
Aku segera masuk..Kulihat mobil dr.Anita masih ada di depan rumah Anis...
"Fakih nanti kalau sudah di dalam jangan berisik yah..Karna adek Alanis lagi sakit.."
__ADS_1
"Baik bunda..."
Aku pun masuk dengan Fakih..Aku langsung ke kamar Anis..Terlihat dr.Anita masih intens memeriksa keadaan Alanis...
Aku masuk dengan perlahan agar tidak mengganggu pemeriksaan dr.Anita
"Emmm Dif...Gimana nich Alanis.."Ucap Anis yang sudah sesenggukan
"Tenang Nis...Kita tunggu saja dr.Anita selesai memeriksa Alanis yah...Semoga saja Alanis tidak papa.."Ucapku menenangkan Anis yang super panik
Dr.Anita sudah selesai memeriksa keadaan Alanis...Terlihat mukanya nampak gelisah juga...
"Bagaimana dok.."Ucapku
"Sebaiknya kita langsung saja bawa Alanis ke rumah sakit terdekat...Karna saya takut kondisinya akan mengkhawatirkan kalau Alanis tidak segera di tangani dengan baik...Apalagi dia masih balita .." Ucap dr.Anita
"Ya Allah Alanis...Gimana ini Dif..."
"Ya sudah kita bawa ke rumah sakit saja Nis...Kamu gendong Alanis..Biar aku Carikan taksi buat kita.."
"Terima kasih yah dok..."Ucap ku
"Ya sudah ayo Bu..."Ucap dr.Anita
Kami berempat pun segera keluar dan masuk ke dalam mobil dr.Anita...
Dr.Anita pun langsung tancap gas menuju rumah sakit...Aku mencoba mengabari mas Rizki agar ikut ke rumah sakit...Dan untung saja mas Rizki sudah selesai mengajar..Jadi dia bisa langsung menyusul kami ke rumah sakit...
15 menit kami sudah sampai di rumah sakit...Dr.Anita ternyata sudah mengkoordinasikan suster dan perawat untuk langsung menangani Alanis...
Kami pun segera menuju ke UGD untuk pemeriksaan lebih lanjut buat Alanis...
__ADS_1
Anis yang sejak tadi panik tambah panik ketika tidak di perbolehkan masuk oleh dr.Anita...Dia hanya bisa menangis...Aku merasa sangat kasihan Karna dalam masa seperti ini harusnya Alan ada menemani nya...Tapi bagaimana lagi tuntutan tugas..
Aku mencoba menenangkan hati sahabat ku itu...
"Sabar Nis...Mending kita berdoa saja buat Alanis yah...Semoga dia baik- baik saja..."
"Iya Dif... Terima kasih kamu sudah mau menemani aku di saat seperti ini.."
"Itulah gunanya sahabat Nis...Gak perlu berterima kasih...Lagian Kita kan saudara harus saling membantu..."
"Emmmm...."
Tak lama mas Rizki datang...
"Ayah..."Ucap Fakih sambil berlari menghampiri mas Rizki
"Anak ayah... Assalamualaikum.."
"Waalaikum salam yah...Yah kasihan adek Alanis lagi sakit..."
"Iya sayang...Ayo kita ke bunda ...Ayah mau lihat kondisi adek Alanis.."
"Iya yah..."
Mas Rizki menghampiri ku dan Anis...
"Bagaimana keadaan Alanis sayang???"Ucap mas Rizki pelan
"Gak tahu mas... Masih di periksa sama dr.Anita...Semoga saja tidak ada masalah yang serius...Kasihan Alanis mas..."
"Iya sayang...Amin..."
__ADS_1
"Nis...Yang sabar yah.."Ucap mas Rizki kepada Anis yang masih saja bersedih
"Iya mas...Terima kasih sudah mau datang...Kalian berdua memang saudara yang baik..."Ucapnya