Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 71


__ADS_3

Ujian skripsi telah tiba...


Aku sudah siap dengan segenap jiwa... Walau aku sedang hamil... Aku tetap semangat...


"Mas doain aku yah... Biar skripsiku lancar... "Ucapku memeluknya sebelum berangkat...


"Iya pasti mas doain... Pasti kamu bisa... Asal jangan lupa berdoa.. Dan baca alfatihah yang banyak... Dan juga tenang... Di buat santai saja sayang... "


"Emmmmm mas tau gak siapa yang nguji kira- kira... "


"Yah mana mas tau sayang... Emang kenapa??? "


"Ya gpp kalau mas tau kan enak sayang... Aku bisa mempersiapkan dengan matang... " ucapku sambil mendongakan wajah ku ke wajah suamiku itu...


Dia hanya tersenyum dan mengecup bibirku dengan manis..


"Sayang kamu tau gak... Ada caranya biar lancar sebelum ujian.. "


"Apa mas... Mau dong.. "


"Kata orang kalau mau lancar itu harus " main" dulu sama suaminya gitu... "


"Itu mah bukan kata orang mas... Memang mas nya aja yang pingin... Ya kan.. "Ucapku mencubit hidung yang agak mancung itu..


"Lho beneran sayang... Mas gak bohong.. "Ucapnya mulai merayuku


"Gak ah mas... Aku mau siap- siap dulu aja... "Ucapku melepas pelukannya dan berjalan menjauh


"Sayang ayolah inikan masih jam 7... Sedang ujian skripsinya kan jam 9... Masih ada waktu... 15 menit saja sayang... Please.. "Dia terus mengejarku...


Tak sadar aku tersandung rokku sendiri... Aku hampir jatuh... Untung ada suamiku yang dengan cepat menarikku dan akupun jatuh di pelukannya...


"Hati- hati dong sayang... Kamu itu sedang mengandung... Mas gak mau sampai terjadi apa- apa sama kalian... Cukup waktu itu saja sayang... kehilangan anak kita.... Dan hampir kehilanganmu... "Ucapnya menatapku dan terus memelukku... Kulihat dia menyeka air matanya ...

__ADS_1


"Maaf mas... Habisnya kamu ngejar aku... Aku kan reflek lari.... Maaf... Aku janji gak akan seperti itu lagi.. " aku mengangkat kedua jari tanganku...


"Kamu harus inget sayang... Kamu hidup di sini bukan untuk diri kamu sendiri.. Kamu sudah terikat denganku... Kamu juga akan segera terikat dengan anak kita... Kalau kamu sampai kenapa- kenapa... Mas gak bisa hidup sayang... Bagi mas cukup kamu yang menemani hidup mas... Gak akan ada Difa lain di hati mas... Cukup KAMU.. " dia menekan kata kamu...


Aku sangat menyesal... Aku tau sekarang betapa suaminya mencintainya... Aku sangat bersyukur mendapatkannya... Walau badai mengahadang pas awal- awal kita menikah... Tapi sekarang badai itu perlahan mulai reda menjadikan pelangi di dalam kehidupanku... Penuh dengan warna warni...


" Thank you for the love you have given me all this time.. I'm very happy ... Can be your wife "Ucapku sok inggris... Entah kata- kata itu benar atau salah penulisannya dalam bahasa inggris...


Yang penting aku sangat bahagia...


"Emmm sayang... Emang kamu tahu artinya.. "Ucapnya


"Hehehehe aku tau sedikit - sedikit... Entah itu benar atau salah pengucapannya.. Yang penting aku ingin ngomong seperti itu mas... "


"Iya sayang... Thanks you my sweet wife.. "


Dia mengecupku dengan mesra dan hangat... Dia terus merambatkan ciumannya ke leher... Tubuhku rasanya seperti di jalari sengatan listrik yang membuatku mabuk kepayang...


"Sebentar mas... "Ucapku menghentikan perhelatan itu..


"Sayang... Ayo lah tanggung... Mas sudah ingin nih... "Ucapnya terus menciumiku...


"Mas... Ini dari Evi... Siapa tahu penting... "Ucapku mencoba menjauh...


Kulihat suamiku yang sudah nafsu berat... Dia mencucu kesal karna tak dapat jatah...


"Halo Ev ada apa...??? "


"Dif ujiannya di majukan jam setengah 9 yah.. "


"Oh iya Ev makasih yah... Aku akan segera berangkat "


"Ok.. Aku tunggu.. "

__ADS_1


"Ok... "


Aku merapikan bajuku... Dan berjalan menghampiri suamiku..


"Mas skripsinya di majuin jam setengah 9... Ayo berangkat.. "Ucapku


"Yah... Gagal deh... Padahal sudah di ujung ini sayang.. "


"Apanya yang sudah di ujung mas.. "Ucapku tersenyum


"Yah nafsunya sayang... Ayolah sayang sebentar saja.. " ucapnya mengerlingkan mata...


"Nanti malam ya sayang... Honey... Sweety"ucapku mengecup bibirnya itu..


"Emmm yaudah lah... Tapi 3 ronde yah... "Ucapnya


"Insyaallah kalau masih kuat... Hehehe... Yaudah ayok mas... " aku menyeret tangan suamiku dan menuju ke mobil...


Kamipun langsung bergegas pergi ke kampus...


.


.


.


.


.


Happy reading guys... Jangan lupa like komen dan vote juga yah... Biar novel ini berkembang... Dan makasih yang masih setia membaca novel ku...


😘😍❤😘😍😘❤😍❤😍😘❤😍😘😍😘❤

__ADS_1


__ADS_2