
Malam harinya kami memikmati malam terakhir kita di rumah ibu... Karna besok kita akan pulang...
Mas Rizki membaringkan badannya di kasur ku itu...
Aku ikut membaringkan badanku di samping mas Rizki..
Aku memeluk mas Rizki yang bertelanjang dada... Aku sentuh alur sispek tubuh mas Rizki...
"Kenapa sayang... " ucapku membuyarkan lamunan mas Rizki yang sedari tadi hanya diam menatap langit- langit kamarku...
"Mas lega sayang.... Mas kemarin seperti membawa beban berat dalam hati mas... Mas selalu kepikiran kejadian itu syang... Sekarang beban itu sudah hilang" ucapnya menghela nafas panjang...
Aku sangat senang melihat mas Rizki yang mulai ceria lagi...
"Mas aku kan sebentar lagi PKL... Trz gimana "
"Emang kamu PKLnya dimana sayang.. "
"Aku PKLnya di desa B sayang... "
"Yah lumayan jauh itu sayang... "
"Iya temen-temen semua sepertinya akan menginap di sana syang... Trz aku gimana... Aku bolehkan menginap disana... Aku gak enak kalau harus pulang pergi mas"
"Yaudah kamu boleh menginap.. Asal ada syaratnya.. "
__ADS_1
"Apa syaratnya mas.. " ucapku mendengarkan serius
"Kamu harus cari penginapan atau kos yang cuma isinya kamu sendiri... "
"Kog gitu... " ucapku penuh tanya...
"Ya iyalah sayang kamu di sana satu bulan... Kalau mas kangen gimana... Kalau mas ingin bermesraan sama kamu gimana" ucapnya nakal...
"Emmmm kan di tahan dulu bisakan sayang... Ini cuma satu bulan kog"
"Gak bisa sayang... Mas ini normal... Mas gak mau sampek kecantol sama yang lain gara- gara gak di kasih jatah sama istrinya" ucapnya tertawa lepas
"Ihhhh awas saja kalau kamu nakal... Aku gak akan memaafkanmu mas" ucapku memonyongkan bibirku
"Makanya itu kamu harus cari kos yang kamarnya sendirian... Trz kamu juga harus bilang kalau kamu sudah punya suami... "Ucapnya
"Yah biar gak ada yang berani-berani menggoda kamu di sana"
"Ohhhh macam itu.. Ok lah tapi kamu gak nakal kan sayang... "Ucapku murung
"Enggak lah sayang... Di hatiku gak ada tempat untuk orang lain... Walau apapun yang terjadi cukup kamu satu di hatiku"ucapnya mencium bibirku dengan lahap..
Aku yang di cium tiba-tiba sangat kaget dan mulai mengimbangi ciuman itu... Aku sangat suka dengan cara mas Rizki yang memebuatku sangat spesial.... Dia melakukan dengan lembut... Tak pernah sekalipun dia kasar... Dia mulai menggerayangi setiap lekuk tubuhku... Dia mencium leher dan titik sensitif di area tubuhku... Aku sesekali menggelinjang geli... Kami mulai terbakar api asmara... Kami sama- sama membantu membuka baju... Dan kami bergumul di dalam selimut...
"Bismillahirrohmanirrohim " ucap mas Rizki...
__ADS_1
Dia memulai permainan itu... Kami sama-sama berdoa sebelum menjalankan sunnah itu... Agar kelak kami dapat keturunan yang sholeh dan sholehah... Sehat jasmani dan rohani...
Pergulatan itu selesai dengan indah dan romantis...
Mas Rizki bangun dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.. Setelah dia selesai... Sekarang giliranku... Aku memebersihkan diri dan berwudhuk untuk sholat malam berjamaah...
Kami melakukan sholat itu dengan khusuk dan penuh kehikmatan.... Kami meminta dan memohon kepada Sang pencipta kehidupan ... Agar apa yang kita lakukan barusan membuahkan hasil... Agar di dalam rumah tangga kami ada sesosok bayi kecil mungil yang dapat mempererat maghligai cinta ini...
Selesai sholat kami beranjak tidur... Karna besok kita harus pulang pagi-pagi sekali...
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading guys... Jangan lupa like dan komen dan vote juga yah... Agar novel ini berkembang... Selamat membaca dan sukses selalu buat kalian semua yang sudah membaca novelku ini...
__ADS_1
❤❤❤❤😘😍😍😍😍😘❤❤❤😍😘😍