Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 33


__ADS_3

2 bulan kemudian


Perutku semakin nembuncit... Aku bingung bagaimana kalau teman2 ku tanya tentang perutku ini... Aku mondar mandir mencari alasan yang tepat... Mas Rizki hanya bingung melihatku mondar mandir seperti itu...


"Sayang kamu kenapa... "Ucapnya memelukku dari belakang


"Mas aku bingung... Perutku semakin hari semakin membesar.. Nanti kalau temen kuliahku tanya aku harus jawab apa sayang... "


"Ya jawab saja sejujurnya... Kalau kamu sudah menikah... Dan hamil" ucap mas Rizki sambil terus membelai perutku


"Terus kalau aku di tanya siapa suaminya gimana.. "


"Ya bilang saja suminya mas Rizki... Bereskan sayang... "


"Tapi mas... "


"Tapi apa lagi sayang... Kamu malu punya suami terganteng... Terkece... Dan terkeren kayak mas gini... "Ucapnya membalikkan badanku dan tersenyum


"Ya enggaklah sayang... Aku bangga... Aku cuma gak enak sama yang lain syang... Aku takut mereka berfikir kalau selama ini aku dapat nilai bagus gara- gara aku istri kamu.... "


"Udah gak usah di fikirin apa kata orang... Yang penting kamu gak pernah ngelakuin itu... Kamu emang mahasiswa yang pintar kog... Tanpa bantuan aku, kamu memang sudah pintar.. "


Aku menghela nafas dan terus memeluk suamiku itu... Aku suka wanginya saat belum mandi... Makanya dia jarang mandi karna aku yang menyuruh... Dia mandi saat mau ngampus saja... Karna hari ini hari minggu dia libur... Dan aku juga tak ada jadwal...


"Sayang kapan kita kerumah ibu... "Ucapku sambil terus memeluknya..


"Gak usah lah sayang... Kamu gak boleh pergi jauh2 dulu.. Aku takut kandungan kamu bermasalah.. "


"Tapi aku ingin sayang... Pasti ibu senang mendengar kalau aku positif hamil"

__ADS_1


"Nanti saha y sayang... Nanti kalau kamu sudah 4 bulanan lah... Kita ke sana... "


"Tapi kamu sudah memberitahu ibukan kalau aku hamil"


"Udah sayang... " ucapnya


"Maaf sayang mas membohongimu... Mas gak akan memberitahu ibu sebelum kandungan kamu kuat... "Gumam mas Rizki di dalam hati...


Kami berdua memang gak ada acara hari itu.... Kami ingin santai di rumah.. Dan menikmati susana... Mulai aku hamil aku jarang memasak... Karna aku gak tahan bau nasi... Makanya kita kadang pesen online atau pergi mencari makan di luar...


Kita bermalas malasan di atas kasur... Mas Rizki bermain hp... Aku hanya tidur-tiduran di lengan mas Rizki sambil melihat dia main game online...


"Sayang... Kamu ingin anak laki2 apa perempuan"ucapku sambil membelai dadanya yang bidang tak berbaju...


"Emmmm enaknya punya anak apa y syang... Kalau mas sih yang penting sehat.. Dan tak kurang suatu apapun... Tapi kalau boleh milih... Aku ingin punya anak cowok.. Karna kalau kakaknya cowok kan enak syang... Bisa ngejagain adeknya"


"Emmmn iya yah... Tapi punya anak cewek seru juga sayang.. Bisa di kuncir... Bisa di bandoin... Dan yang paling penting bajunya anak perempuan itu bagus2 syang... " ucapku manja...


"Iya... Mas pingin punya anak berapa... "


"Mas sih pingin punya anak 2 saja sayang... Seperti aku dan mas Rama.. "


"Gak asyik sayang... Kurang banyak... Gak rame kalau cuma 2...kalau aku pingin nya 11 anak.. Biar kalo hari raya rame syang... Trz kita bisa buat kesebelasan "Ucapku sambil tersenyum


"Hah 11 sayang... Aku gak mau sayang... "Dia ternganga mendengar keinginanku


"Kenapa... Kan banyak anak banyak rezeki syang"Ucapku bertanya


"Aku gak masalah anaknya sayang... Anak itu membawa rezekinya masing2.... Tapi yang aku pikirkan kamunya sayang... Aku kasihan kalau kamu harus mengandung dan melahirkan 11 anak... Aku gak mau membuatmu payah... Dan membuatmu lelah... Cukup 2 atau maksimal 4 lah sayang...Aku sudah sangat bersyukur sekali... "Ucapnya menatapku dan membelai rambutku...

__ADS_1


Aku terharu mendapat jawaban dari nya.... Dia gak hanya memikirkan ingin punya anak... Tapi dia juga memikirkanku... Kondisiku..


"Ya Allah jagalah anak yang di kandunganku ini... Dan jagalah calon ayahnya juga" doaku dalam hati...


Kami terus bercanda... Tak sengaja mas Rizki mencium bibirku... Dia sangat semangat menciumi bibir dan leherku...Aku sudah ingin... Aku terus membalas ciuman panasnya... Kami bercumbu rayu di atas ranjang... Tapi mas Rizki menghentikan aksinya... Aku sangat kecewa..


"Kenapa mas... Kog berhenti... "Ucapku penuh nafsu


"Maaf sayang... Mas baru inget... Dokter tak memeperbolehkan kita "main",,, Karna kandungan kamu masih lemah... "


"Ohhh iya... Aku lupa... Padahal aku sangat ingin melakukannya mas... "Rengekku pada nya


"Iya sayang... Nanti kalau kamu dan anak kita kuat... aku akan sering melakukannya sayang... "Ucap mas Rizki mengakhiri dengan ciuman bibir..


"Iya mas. "


Semenjak hamil aku selalu ingin di belai... Di peluk... Dan di manja mas Rizki... Mungkin bayinya selalu ingin di jenguk ayahnya...


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading guys.... Jangan lupa like dan komen dan vote juga yah... Itu membuatku author semngat menulis... Semoga suka dan sukses selalu buat kalian yang membaca novelku...


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


__ADS_2