
Hari sabtu sudah datang...
Hari yang sangat di tunggu oleh mas Rizki... Karna dia ingin membuat surprise untuk istri tercintanya...
Dia berniat mengunjungiku dan ingin menginap juga di kosan... Karna dia sudah sangat rindu dengan istrinya itu...
Sore itu dia berangkat menggunakan mobil...
Dia melajukan ke arah share lokasi yang sudah di kasih Ilham.... Dia menyuruh Ilham untuk tutup mulut... Kalau dia mau kesitu... Agar ini jadi sebuah kejutan...
Di tengah jalan dia melihat ada toko kue langgananku... Dia membelikan brownis kesukaanku 2 bungkus... Dia juga membelikan bakso 5 porsi... Dan tak lupa dia membelikan ku sepuket bunga mawar merah....
Di rasa cukup dia melajukan kembali mobilnya dengan ngebut... Karna dia sudah tidak sabar ingin bertemu wanita yang selalu ada di mimpinya tersebut...
Sedang di kosan...
Aku mandi karna habis pulang dari kegiatan... Kakiku masih sedikit sakit... Tapi sudah lumayan masih bisa ikut kegiatan... Walau hanya mengontrol saja....
Adzan magrib berkumandang dengan merdu... Aku mengambil wudhuk dan sholat... Selesai sholat ada seseorang yang mengetuk pintu.... Aku bertanya2.... siapa? Apa dia mas Rizki?...
Aku segera bangkit dengan hati- hati... Aku berjalan dan membuka pintu... Di depan ku lihat sosok seorang laki- laki yang tak asing bagiku... Dia Nizam anak pak RT yang kemarin menyerempetku....
"Assalamualaikum mbk Difa... " Ucapnya tersenyum
"Waalaikum salam... Ada apa yah malam- malam kesini" ucapku heran...
"Emmmm ini aku cuma mau jenguk kamu... Ingin tahu saja keadaan kamu... Karna dari kemarin aku belum sempet ke sini... " ucapnya...
"Oh alhamdulillah... Saya sudah lebih baik sekarang... Terima kasih sudah menjenguk saya... " ucapku
"Boleh gak kalau aku duduk di sini aku ingin ngobrol- ngobrol sama kamu sebentar saja... "
__ADS_1
"Emmmm gimana yah... Maaf bukan saya nolak... Cuma saya gak enak... Ini kan kosan wanita... Trz juga ini sudah malam... Jadi lebih baik mas pulang saja... " ucapku sangat ragu karna takut dia tersinggung... Secara diakan anak pak RT
"Aku udah izin sama bapak kog... Kalau aku mau kesini... Dan beliau kasih izin... Lagian kita ngbrolnya di depan kamar... Bukan di dalam kamar... Ayolah... " ucapnya memohon
Aku hanya menurut saja... Karna mau gimana lagi... Kami duduk di depan kamar... Dia sedari tadi menenteng kresek hitam yang entah apa isinya...
"Oh ya aku sampai lupa... Ini buat kamu... "
"Ini apa... "
"Ini ada martabak manis... Dan juga obat buat penahan nyeri... "
"Ohhh gak usah repot- repot... Tapi terima kasih yah.. " ucapku sambil mengambil kresek hitam itu
Kami mengobrol panjang lebar... Dia terus menatapku...
Aku jadi ilfil....
"Maaf... Gak usah seperti ini... Saya gak suka... " ucapku sewot sambil menghempas tangannya...
"Maaf yah... " ucapnya malu...
" lebih baik mas pulang... Ini sudah malam.. Saya juga mau istirahat.. "
Di balik pagar ada seorang lelaki yang sedari tadi diam memperhatikan kami... Dia sangat marah... Dan kecewa..
Saat mas Nizam pulang tak sengaja mataku melihat sosok yang ku rindukan..
"Mas Rizki... "Panggilku...
Aku menghampirinya dengan pelan- pelan...
__ADS_1
"Assalamualaikum.. Mas... " ucapku menyium tangannya
"Waalaikum salam... "Ucapnya acuh...
"Ayo mas masuk... "Ucapku...
"Gak usah mas kesini cuma mau ngasih kamu ini... Lagian sepertinya kamu sudah ada yang nemenin.. " Ucapnya menahan marah...
"Siapa mas... "
"Itu laki- laki tadi... Mending mas pulang saja.. "Ucapnya sambil membuka pintu mobil
"Sayang kamu salah faham... Please dengerin aku dulu"
Ucapku memegang tangannya... Mencoba menghalangi dia pergi...
Dia masuk ke mobil tanpa menggubrisku... Aku langsung ikut masuk... Dia tak berkata apa- apa...
Aku tahu dia sangat marah sekarang sama aku... Karna dia melihat semua itu... Dia melajukan mobil tanpa berkata- kata sedikitpun...
.
.
.
.
Hay... Kakak- kakak semua... Selamat membaca novelku... Semoga suka dan jangan lupa like... Komen dan vote juga yang banyak yah... Biar novelku berkembang... Terima kasih...
😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤
__ADS_1