Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 79


__ADS_3

Mas Rizki pulang ke rumah ibunya... Tanpa memberitahu apapun...dia berencana membuat kejutan yang sangat apik untuk hari ini...


"Gimana nak... Kamu sudah siap untuk melamar Putri kan hari ini... "


"Iya bu saya sudah siap... Dan sangat siap" Ucap mas Rizki


Ibunya sangat senang dengan antusias anak nya itu...


"Yaudah kita berangkat aja sekarang... Jangan sampai Putri menunggu lama... "Ucap ibunya


Bapak yang sebenarnya tidak setuju merasa bersalah sama menantunya itu... Dia sedari tadi mengurung diri di kamar...


"Ya Allah... Semoga Difa baik- baik saja... Dia menantu yang baik... Jagalah dia ya Allah... Jaga juga calon cucuku yang ada di perutnya... " doa bapaknya yang seperti tak rela kalau menantunya itu harus punya madu...


"Dimana bapak bu... ". Ucap mas Rizki yang sedari tadi tidak melihat bapaknya itu...


"Bapak kamu di kamar... Dia gak ikut.. " ucap ibunya kesal sama suaminya itu...


"Aku mau ke kamar bapak... Minta doa restu kepadanya"


"Yaudah jangan lama- lama... Nanti telat.. " ucap ibunya...


" iya... "


Mas Rizki berlari menuju kamar orang tuanya itu... Dia melihat bapaknya duduk di samping kasur memegang kepalanya dengan kedua tangannya... Dia mendengar suara isak dari mulut bapaknya itu...


Perlahan mas Rizki menghampiri bapaknya itu dan menepuk bahu nya...

__ADS_1


"Pak... Kenapa bapak menangis...". Ucap mas Rizki berlutut di hadapan bapaknya


"Nak... Apa kamu yakin akan menduakan istrimu... Dia anak baik nak... Dia juga lagi mengandung anak kamu... Cucu bapak... Apa kamu gak kasihan sama dia nak... "


"Pak.... Sebenarnya Rizki juga berat memilih keputusan ini... Tapi istriku itu orang yang sangat sabar... Dia mau di madu hanya untuk menyenangkan hati ibu pak... Sebenarnya tak sedikitpun istriku itu membenci ibu... Tapi aku yang takut sendiri... Makanya aku jarang ke sini... Pak doakan semoga semua ini berjalan sesuai rencana ku pak... "


"Kamu berencana apa nak... "Ucap bapaknya...


"Udah nanti bapak akan tau sendiri... Ayo bapak ikut saja... "


"Tapi kamu yakin kan kamu tidak akan menduakan istrimu nak"


"Iya pak... Aku tak akan sanggup menduakan istriku... Aku sangat menyayanginya pak... "


"Alhamdulillah... "


"Bapak mau kemana... Bapak mau ikut" ucap istrinya dengan tersenyum...


" Iya... Aku gak mau melewatkan hari dimana anakku melamar gadis untuk ke dua kalinya... Walau sebenarnya berat... Tapi Rizki berhasil membujukku.. "Ucap bapaknya Menyesal...


Kamipun berangkat ke gedung lamaran... Karna itu permintaan keluarga perempuan...


Di gedung itu terlihat bunga mawar berjejer rapi... Menghiasi meja dan kursinya... Dekorasi minimalis yang indah dengan nuansa pink...


Mas Rizki memantapkan hatinya.... Dia menyebut nama ku dalam hatinya...


"Difa ini untuk kamu sayang... Hanya untukmu... Maaf jika aku melakukan ini... Kamu sungguh baik buatku"

__ADS_1


Gumamnya dalam hati...


"Ayo besan... Silahkan masuk... Ayo Rizki... Kamu tampan sekali nak.. "Ucap bu Kusuma menyalami ibu dan bapak mas Rizki...


"Ayo nak... "Ucap ibu mas Rizki


"Saya mau ke toliet dulu bu... Saya kebelet.. " ucap mas Rizki..


"Oh ok nak... Toiletnya di sana.. " ucap bu Kusuma menunjukkan jalan...


"Ok bu terima kasih... "Ucapnya menjawab...


Mas Rizki pergi dari hadapan ke dua orang tuanya... Dan kedua orang tua Putri... Mas Rizki segera mencari operator sound system..


Saat bertemu... Dia menghampirinya...


"Mas tolong nanti saat aku bilang... "Nyalakan... " tolong stel lagu ini yah... Biar romantis... "Ucapnya


"Baik mas... "Ucap orang yang menunggu sound itu...


"Terima kasih ya mas... Pastikan jangan sampai meleset... Aku ingin membuat kejutan buat calon ku itu... "


"Baik mas... "


"Terima kasih... "


Mas Rizki pergi menuju meja acara ... Aku sudah duduk di kursi berderet... Di sampingku ada ibu dan bapak serta keluargaku...

__ADS_1


Sedang di hadapanku sudah ada Putri dan keluarganya...


__ADS_2