
Malam semakin larut... Hawa dingin semakin menusuk ke dalam kulitku...
"Sayang.... Ayo kita kembali ke hotel... Aku sudah kedinginan mas... Walau sudah pake jaket tetap saja dingin rasanya... "Ucapku semakin mengeratkan pegangan tanganku di lengan nya...
"Emmmm baiklah sayang... Sepertinya kamu sudah tidak sabar yah mau bermain sama aku... "Ucapnya di temani dengan senyum genit di bibirnya
"Ihhhh... Apaan sih mas... Aku serius... Aku udah kedinginan ini... "Ucapku lagi
"Iya sayangku... Ya sudah ayo kita ke mobil... "
"He. Em... "
Kami berdua bergegas pergi dari taman dan menuju ke parkiran tempat mobil kami berada...
Mas Rizki membukakan pintu mobil itu untuk ku
"Silahkan masuk bidadariku.. "
"Terima kasih mas... "
Aku masuk dan duduk memasang sabuk pengaman... Sedang mas Rizki berputar menuju kemudi... Dia segera menstater mobil dan melaju dengan cukup kencang...
Tak lama kami sampai di hotel tempat kami menginap... Kami segera masuk ke kamar.. Karna memang cuaca hari itu sangat dingin sekali...
"Ceklek... "
__ADS_1
"Assalamualaikum... "Ucapku
Tanpa basa basi mas Rizki menggendongku dari belakang...
"Awwwww.... Sayang... Aku bisa jalan sendiri... Gak perlu di gendong tau... "Ucapku sambil mengeratkan pelukanku di lehernya agar tidak jatuh...
"Iya mas tau sayang... Tapi mas sudah tidak tahan... Kamu begitu menggodaku sayang... "Ucapnya dengan penuh sensasional
"Emmmmmm... "Aku hanya tersenyum genit kepadanya...
Tak menunggu lama mas Rizki segera menjatuhkanku di atas kasur yang empuk itu.... Di lepaskannya jaket.. Baju serta celana miliknya dan tentu juga milikku... Dia mulai bergerilya dengan tubuh polosku...
"Siap- siap sayang... Kamu akan mas buat kuwalahan malam ini... "Ucapnya dengan suara berat menahan nafsu yang sudah di ujung ubun- ubun...
Aku hanya tersenyum dan menikmati setiap belaian serta sentuhan jari... Dan bibir mas Rizki...
"Sabar sayang.... Sebentar lagi... "Ucapnya terus memacu adrenalin di dalam tubuhnya...
"Ahhhhhhhh...... "Ucap kami bersamaan setelah satu kenikmatan telah usai...
Mas Rizki membiarkan ku istirahat sebentar... Setelah aku kembali pulih... Baru dia melancarkan aksinya lagi...
Begitulah... Malam itu penuh dengan deru kenikmatan dan peluh keringat.... 5 ronde benar- benar di jalan kan oleh suamiku itu... Sampai akhirnya kami sama- sama tumbang... Dan tidur saling menutupi satu sama lain...
Pagi datang... Sinar matahari nampak malu melewati celah- celah di antara gorden di kamar hotel kami... Mataku terasa begitu silau dengan pancaran sinar sang mentari... Aku mencoba bangun dan kulihat tangan kekar suamiku itu masih setia memeluk pinggangku erat... Aku mengangkat tangan nya perlahan agar yang punya tangan tidak bangun... Ku lihat pemandangan kamar ini begitu berantakan ... Mirip kapal pecah... Baju.. Jaket... Bantal... Semuanya berhamburan ke sana kemari...Badanku terasa rontok mengingat perhelatan kami semalam begitu sangat menegangkan...Aku menapakkan kaki ku yang gemetar ke atas lantai...
__ADS_1
"Ya Allah... Capek sekali aku... Huft... "Ucapku..
Mas Rizki yang mendengar helaan nafas panjangku langsung terbangun dan duduk sambil memeluk tubuhku dari belakang...
"Emmmm... Good morning my wife... Are you ok??? "Ucapnya seraya menyendenkan badannya ke punggung ku
"Good morning too my husband... Iam not ok??? "Ucapku lagi
"Kenapa... Apa kamu sakit sayang... "Ucapnya yang segera bangkit dan berjongkok di depanku
"Hem.... Rasanya semua tulang dan ototku lemas... Aku capek sekali mas... "Ucapku dengan wajah sangat letih
"Ya Allah... Kamu pucat sekali sayang... Kamu sakit??? "
"Gak kog sayang... Aku cuma ingin mandi... Badanku lelah sekali... "Ucapku
"Oh... Biar mas yang akan menggendongmu dan memijatmu di kamar mandi sayang... "
"Emmmmm... "
Mas Rizki segera menggendongku ke kamar mandi... Dan meletakkan ku di dalam bath up... Di isinya bath up itu dengan air hangat dan juga wewangian aroma terapi... Mas Rizki ikut duduk di dalamnya dan memangku ku... Dia mulai memijat setiap inci tubuhku...
"Enak sayang... Pijitan mas?? "
"Enak mas... Badanku jadi lebih baik sekarang... "
__ADS_1
"Syukurlah kalau begitu... "
Mas Rizki terus memijat badanku dengan sangat lembut... Aku menyendenkan badanku ke dada bidangnya... Kami sangat menikmati pagi itu...