Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 54


__ADS_3

Hari itu kami sangat sibuk melakukan PKL...


Sampai- sampai aku lupa untuk mengabari suamiku...


Kami benar- benar fokus... Agar apa yang kami lakukan hasilnya baik...


Sedang di rumah


Mas Rizki mondar mandir menelponku... Karna sudah dua hari ini istrinya itu tak pernah mengangkat telpon... Membalas sms pun sekarang jarang... Dia takut terjadi apa - apa sama istrinya itu...


Sebenarnya dalam hatinya dia sangat merindukan istrinya itu... Dia jarang tidur dan juga jarang makan... Dia ingin menyusul bidadarinya itu... Tapi apalah daya dia masih sangat sibuk di kampus...


Sore mulai berganti senja... Malam mulai merayap menutupi langit biru mengubahnya menjadi gelap dengan gantungan bulan dan bintang yang berkelap kelip... Menambah indah pemandangan langit malam itu...


Kami pulang ke kosan dan masing- masing punya kesibukan sendiri... Aku langsung mandi dan sholat magrib... Setelah sholat aku berdoa agar semua ini berjalan sesuai keinginan...


Selesai itu aku membereskan mukenah... Aku keluar... Di depan kosan ada taman kecil yang cukup indah.. Di situ ada kursi panjang yang langsung menghadap ke taman... Aku duduk di sana di temani lampu remang khas lampu taman... Aku duduk terdiam... Memikirkan sesuatu... Sepertinya aku kelupaaan sesuatu...


Dret... Dret... Dret....


"My husband" 50 panggilan tak terjawab...


Aku lihat dan shock...


"Ya Allah aku lupa belum ngabari suamiku... Pasti dia cemas... "

__ADS_1


Aku lalu memencet nomer telponnya dan mulai tersambung...


"Hallo assalamualaikum " ucapnya di seberang sana


"Waalaikum salam... Sayang apa kabar? Kamu oke kan" ucapku..


"Oke... " jawabnya singkat


Aku tahu pasti mas Rizki sangat marah... Karna dua hari ini aku gak ada kabar sama sekali...


"Sayang maaf yah... Aku terlalu sibuk... Sampai aku melupakan seseorang yang merindukanku... Aku tahu aku salah... Tapi aku bener- bener gak ada maksud untuk menduakanmu dengan segala tugas dan aktifitasku... Asal kamu tahu... Kamu tetap nomer satu di hatiku... I love you my love " ucapku panjang kali lebar kali tinggi agar dia tak merajuk lagi...


"Kenapa sih sayang... Kamu membuat malam- malamku tak nyenyak... Kamu membuat semua makanan yang ada di depanku seakan basi... Kamu membuat seluruh tubuhku memikirkanmu... Sampai hati kamu melupakanku... " ucapnya


"Maaf syang.... Maaf... Aku sudah lalai menjadi seorang istri... " aku terharu sampai bulir air mata berjatuhan...


"Terima kasih mas... Mas udah makan kah... "


"Belom sayang... Mas gak enak makan... Biasanya ada kamu yang nyiapin... Sekarang harus makan sendiri... Jadi aku gak selera sayang.... "


"Yaudah ayo aku temenin... Kamu harus makan sayang."


Ucapku merayunya...


"Yaudah sebentar mas akan ambil nasi dulu yah... "

__ADS_1


Dia pergi mengambil nasi goreng yang dia beli tadi...


Kami ngobrol panjang lebar... Aku bahagia dia selalu merindukanku.... Dia juga selalu setia kepadaku...


"Udah makannya sayang... "


"Udah alhamdulillah... Terima kasih sayang... Kamu sudah menemaniku... Walau cuma suaramu saja... "


"Iya sayang... Sama- sama... Kamu lagi apa sekarang"


"Ini mas lagi ngetik dan telponan sama istri ku yang cantik ini.. "


"Emmmm yaudah jangan lupa tidur dan makan sayang.. Selamat bekerja suamiku... " Ucapku mengakhiri percakapan itu....


"Iya sayang... Kamu juga... Jangan lupa makan.... Tidur... Dan jangan lupa terus merindukanku... I love u my sweet love"


"I love u too my husband... "


Aku menutup telponnya dan masuk ke dalam kamar... Karna suasana mulai dingin....


.


.


.

__ADS_1


.😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤


__ADS_2